Kemperin Pastikan Industri Terapkan Teknologi Pengolahan Limbah Efektif
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Kemperin Pastikan Industri Terapkan Teknologi Pengolahan Limbah Efektif

Sabtu, 26 September 2020 | 15:49 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Semarang, Beritasatu.com - Jawa Tengah (Jateng) sebagai daerah pengembangan industri baru di antaranya Kawasan Industri Kendal, Batang dan Kawasan Industri Brebes menimbulkan pencemaran. Untuk itu, Kementerinan Perindustrian (Kemperin) melalui Balai Besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri (BBTPPI) telah menyiapkan teknologi pencegahan pencemaran pengolahan limbah bagi industri.

Untuk menjawab permasalahan itu, BBTPPI Kemperin mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Limbah Industri secara online di Semarang melibatkan IKM produk pangan, batik, dan industri yang berada di sekitar Solo Raya. Pesertanya meliputi 40 Industri Menengah Besar, 50 IKM di Solo Raya dan 110 industri lain se-Jateng yang berpotensi bermasalah dalam pengolahan limbah.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemperin, Doddy Rahadi, mengatakan pihaknya saat ini telah mengidentifikasi isu-isu yang harus dihadapi di sektor industri. Salah satunya pencemaran sungai Bengawan Solo akibat limbah industri dan peternakan di sekitar daerah aliran sungai (DAS ) Bengawan Solo. "Hal ini sejalan dengan kebijakan Gubernur Provinsi Jateng terkait pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran pada sungai Bengawan Solo," kata Doddy dalam keterangan tertulisnya Sabtu (26/9/2020).

Untuk mengendalikan dampak negatif limbah, menurutnya, pengelolaannya harus sesuai dengan karakteristik limbah tersebut. Saat ini perkembangan teknologi pengelolaan limbah terus berkembang sejalan makin tingginya permasalahan lingkungan.

Dia juga menyampaikan apresiasi pada BBTPPI yang telah melakukan inovasi teknologi dalam pengelolaan limbah industri, seperti PLANET 2020 (Pollution Prevention based on Anaerobic-Aerobic-Wetland Integrated Technology 2020). HAOP (Hybrid Advance Oxidation Process), Elektro-Flotasi, Online Monitoring Emisi (Adaptive Monitoring System) dan Online Monitoring Air Limbah. "Saya mengimbau dunia industri tidak perlu bergantung teknologi impor dalam mengelola limbah. Kemperin telah memiliki teknologi pengolahan limbah cair berbasis teknologi biologi, fisika, kimia, maupun teknologi lanjutan bersifat Advance Oxidation Process," urainya.

Sementara Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jateng, Widi Hartanto, menambahkan di wilayah Solo Raya terdapat 260 industri besar, dua ribuan IKM-UKM dan usaha ternak babi di sekitar sungai Bengawan Solo. Diduga, pencemaran sungai Bengawan Solo bersumber dari industri, peternakan tersebut dan limbah domestik.

Terkait itu Widi menyatakan, Gubernur Jateng memberikan waktu 1 tahun untuk industri membenahi pengolahan limbahnya terhitung sejak Desember 2019. Artinya, pihak industri hanya punya waktu 3 bulan lagi. "Industri besar rata-rata telah memiliki IPAL, hanya harus dipastikan lagi apa IPAL-IPAL itu telah efektif?" ungkapnya.

Terkait limbah industri di Bengawan Solo, Kepala BBTPPI, Ali Murtopo Simbolon, menyatakan kesiapannya mendukung pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran pada sungai tersebut.

Berdasarkan SK Gubernur Jateng No 660.1/23 Tahun 2020 tentang Pembentukan Tim Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran pada Sungai Bengawan Solo di Provinsi Jateng, BBTPPI telah ditunjuk menjadi anggota pada Kelompok Kerja 3 Pengendalian Pencemaran Point Source (Sumber Tentu) Industri Besar/Menengah, IKM/UKM, Rumah Sakit dan Hotel. "Kami telah mengunjungi 15 industri yang berpotensi bermasalah dengan pengolahan limbahnya. BBTPPI juga melakukan pembinaan terhadap 26 industri yang propernya masih merah/hitam. Terakhir, kami juga telah menindaklanjuti kunjungan kerja Bapak Gubernur Jateng ke IKM Batik, Pangan, Peternakan Babi dan PT Acidatama," urai Ali.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Percepat Digitalisasi Pendidikan, Direktur EBIS Telkom Tinjau Langsung Pemanfaatan Pijar Sekolah di SMAN 8 Garut

Adanya pandemi Covid-19, dunia pendidikanpun terkena dampak. Tak pelak dunia pendidikan di Garut juga terdampak. Salahsatunya adalah SMAN 8 Garut, yang sejak

EKONOMI | 26 September 2020

Kemenperin Tambah Dua Sektor Percontohan Industri 4.0

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menambah dua sektor percontohan penerapan industri 4.0, yakni farmasi dan alat kesehatan.

EKONOMI | 26 September 2020

Pentingnya Peran Literasi Keuangan dalam Memulai Usaha

Dengan memiliki pemahaman literasi keuangan yang baik, bisa terhindar dari hal-hal yang merugikan.

EKONOMI | 26 September 2020

Kepala BKPM: Satu Lagi Perusahaan Korea Relokasi Investasi ke RI

Investasi PT Sejin Fashion Indonesia juga akan meningkatkan devisa negara karena 100 persen hasil produksinya akan diekspor.

EKONOMI | 26 September 2020

Harga Minyak Turun karena Kenaikan Kasus Covid-19

Brent untuk penyerahan November turun 2 sen, menjadi US$ 41,92 per barel.

EKONOMI | 26 September 2020

Harga Emas Jatuh karena Penguatan Dolar

Kontrak emas paling aktif pengiriman Desember di divisi COMEX New York Mercantile Exchange, turun US$ 10,6 atau 0,56 persen, menjadi US$ 1.866,3 per ounce.

EKONOMI | 26 September 2020

Rumah.com Pelihara Optimisme Para Pencari Rumah

Melalui survei Rumah.com Consumer Sentiment Study, Rumah.com bisa memberikan advokasi yang berkualitas bagi konsumen.

EKONOMI | 26 September 2020

Jasorder Ramaikan Pasar E-Commerce Indonesia

Jasorder kini ikut meramaikan pasar e-commerce Indonesia dengan potongan harga dari pemesanan awal.

EKONOMI | 26 September 2020

Sepanjang 2020, Obligasi dan Sukuk di BEI Rp 65,43 Triliun

Total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 462 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 441,34 triliun dan US$ 47,5 juta.

EKONOMI | 26 September 2020

Sepekan Transaksi, Kapitalisasi Bursa Menguap Rp 127 Triliun

Frekuensi perdagangan ambles 5,46 persen menjadi 583.566 kali dari pekan lalu sebesar 617.256 kali transaksi.

EKONOMI | 26 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS