Triwulan II, Hanya Tujuh Sektor Usaha yang Positif
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Triwulan II, Hanya Tujuh Sektor Usaha yang Positif

Rabu, 5 Agustus 2020 | 12:00 WIB
Oleh : Herman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II-2020 mengalami kontraksi cukup dalam. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Indonesia pada triwulan tersebut minus 5,32 persen year-on-year (YoY).

Kepala BPS, Suhariyanto memaparkan, pandemi Covid-19 telah menimbulkan goncangan ekonomi yang mengarah pada resesi global. Berbagai kebijakan yang dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19 pada akhirnya menurunkan tingkat konsumsi dan investasi. Kondisi ini pada akhirnya memengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia di triwulan II-2020.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan II-2020 secara YoY terkontraksi sebesar 5,32 persen. Sementara bila dibandingkan dengan triwulan I-2020 atau q-to-q juga terkontraksi 4,19 persen. Secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi Indonesia semester I-2020 dibandingkan semester I-2019 terkontraksi 1,26 persen,” kata Suhariyanto, di Jakarta, Rabu (5/8/2020).

Dari 17 sektor lapangan usaha, Suhariyanto menyampaikan secara YoY hanya ada tujuh sektor yang masih tumbuh, yaitu pertanian 2,19 persen, jasa keuangan 1,03 persen, jasa pendidikan 1,21 persen, real estate 2,30 persen, jasa kesehatan 3,71 persen, pengadaan air 4,56 persen, serta informasi dan komunikasi 10,88 persen. Namun dari tujuh sektor ini, enam sektor mengalami pertumbuhan melambat, kecuali sektor informasi dan komunikasi yang tumbuh signifikan. Sementara itu yang mengalami kontraksi paling dalam sektor transportasi dan pergudangan sebesar 30,84 persen.

Suhariyanto memaparkan, ekonomi beberapa mitra dagang Indonesia juga terkontraksi akibat adanya pembatasan aktivitas untuk mengendalikan penyebaran Covid-19. Bahkan beberapa negara sudah mengalami resesi ekonomi antara lain Amerika Serikat -9,5 persen, Singapura -12,6 persen, Korea Selatan -2,9 persen, Hong Kong -9,0 persen, dan Uni Eropa -14,4 persen.

Sedangkan Tiongkok yang menjadi mitra dagang utama Indonesia pada triwulan II-2020 masih bisa tumbuh positif 3,2 persen setelah pada triwulan sebelumnya mengalami kontraksi hingga -6,8 persen.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Siang Ini, Mayoritas Bursa Asia Tergerus

Shanghai SE composite di Tiongkok melemah 9,02 poin (0,29 persen) mencapai 3.381.

EKONOMI | 5 Agustus 2020

Sesi Siang, IHSG Naik 8 Poin ke 5.083

Sebanyak 165 saham naik, 221 saham melemah dan 151 saham stagnan.

EKONOMI | 5 Agustus 2020

Triwulan II, Ekonomi Tumbuh Minus 5,32%

Hal ini dampak dari pandemi Covid-19, yang juga dialami banyak negara di dunia yang mengalami kontraksi ekonomi pada kuartal kedua.

EKONOMI | 5 Agustus 2020

Emas Antam Melesat ke Rp 1,048 juta Per Gram

Untuk pecahan 500 gram: Rp 494,320 juta.

EKONOMI | 5 Agustus 2020

OJK Setujui Kookmin Jadi Pemegang Saham Pengendali Bukopin

KB Kookmin Bank menguasai 33,90 persen saham Bukopin.

EKONOMI | 5 Agustus 2020

Rupiah Menguat Sejalan Mata Uang Asia Pagi Ini

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.523-Rp 14.540 per dolar AS.

EKONOMI | 5 Agustus 2020

IHSG Cenderung Flat di Awal Perdagangan

Pukul 09.15 WIB, indeks harga saham gabungan turun 4,3 poin (0,11 persen) menjadi 5.068.

EKONOMI | 5 Agustus 2020

Kian Banyak Orang Kaya Pakai Tabung Melon

Kuota gas elpiji 3 kg sering habis di tengah jalan hingga akhirnya terjadi kelangkaan. Kelompok yang berhak pun dirugikan.

EKONOMI | 5 Agustus 2020

OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Masih Terjaga

OJK terus mengoptimalkan berbagai kebijakan untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional.

EKONOMI | 5 Agustus 2020

Pemulihan Ekonomi Nasional Dimulai dari UMKM

Pemulihan ekonomi mulai dari pemulihan UMKM.

EKONOMI | 5 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS