INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Program Penjaminan Kredit Korporasi Akan Ciptakan KMK Rp 100 T

Jumat, 24 Juli 2020 | 17:39 WIB
Oleh : Herman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Pekan depan, pemerintah akan mengumumkan perluasan program penjaminan kredit modal kerja (KMK). Bukan hanya untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) seperti yang telah diluncurkan pada 7 Juli lalu, tetapi juga diperluas untuk sektor korporasi swasta.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu menyampaikan program penjaminan kredit korporasi ini ditargetkan bisa menciptakan sekitar Rp 100 triliun kredit modal kerja hingga akhir 2021. Namun realisasinya akan lebih didorong di tahun 2020 untuk mendukung pertumbuhan ekonomi agar tidak sampai terjadi resesi.

“Kita akan dorong sektor usaha memanfaatkannya secepat mungkin. Kita akan berikan sedikit insentif supaya mereka lebih cepat memanfaatkannya di 2020, jangan nunggu sampai 2021. Mungkin nanti akan kita tetapkan batas waktunya, di mana kalau mereka menggunakan lebih cepat akan mendapatkan manfaat lebih besar dalam konteks bagian yang dijamin,” kata Febrio dalam acara diskusi yang digelar BKF secara virtual, Jumat (24/7/2020).

Dia mengatakan perluasan program penjaminan kredit modal kerja ini karena melihat realisasi dari penjaminan kredit UMKM yang cukup menggembirakan. Hingga pekan lalu, jumlah kredit modal kerja untuk UMKM yang masuk dalam pipeline dan disiapkan perbankan untuk mendapat jaminan pemerintah mencapai Rp 31 triliun. “Melihat program penjaminan kredit modal kerja UMKM berjalan baik, minggu depan akan kita luncurkan. Ini memperluas penjaminan kredit modal kerja, kalau jilid pertama untuk UMKM, yang ini untuk korporasi dengan kredit Rp 10 miliar ke atas,” kata Febrio Kacaribu.

Penempatan Dana di BPD
Selain itu, pemerintah juga akan melakukan penempatan dana jilid ke-2. Sebelumnya, sebesar Rp 30 triliun dana milik pemerintah telah ditempatkan di empat bank umum milik pemerintah atau Himpunan Bank-Bank Milik negara (Himbara) untuk mendorong perekonomian dan sektor rill.

Dari dana Rp 30 triliun tersebut, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Rp 10 triliun, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) Rp 5 triliun, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Rp 10 triliun, dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Rp 5 triliun. “Karena kita lihat ini berjalan dengan baik, ini akan kita perluas. Bank yang terlibat akan lebih banyak, terutama secara spesifik Bank Pembangunan Daerah (BPD), karena kita melihat BPD ini langsung berhubungan dengan UMKM-UMKM di daerah,” jelas Febrio.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kepala BKF Sebut RI Masih Berpeluang Tidak Resesi

Pemerintah saat ini tengah bekerja keras agar pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2020.

EKONOMI | 24 Juli 2020

FREN dan KAEF Pimpin Daftar Saham Teraktif

PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) dengan frekuensi 46.611 kali.

EKONOMI | 24 Juli 2020

Kapitalisasi HMSP dan ASII Anjlok Paling Dalam

PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) mengalami penurunan terdalam sebesar Rp 75 (4,2 persen) mencapai Rp 1.685 dengan kapitalisasi pasar Rp 195,9 triliun.

EKONOMI | 24 Juli 2020

Sejalan Mata Uang Asia, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 14.450

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.511- Rp 14.612 per dolar AS.

EKONOMI | 24 Juli 2020

IHSG Ditutup Melemah 62 Poin ke 5.082, Ini Pemicunya

IHSG sempat mencapai rekor tertinggi di 5.149 dan terendah 5.074.

EKONOMI | 24 Juli 2020

Dirut Pegadaian Raih Dua Penghargaan CEO 2020

Dirut Pegadaian, Kuswiyoto, berhasil meraih dua penghargaan bergengsi atas kepemimpinan dalam pengelolaan perusahaan di tengah pandemi.

EKONOMI | 24 Juli 2020

Ketegangan AS-Tiongkok Tekan Bursa Eropa

Pan-Eropa Stoxx 600 turun 1,7 persen pada awal perdagangan.

EKONOMI | 24 Juli 2020

Bursa Shenzhen Ambles 5% karena Ketegangan AS-Tiongkok Meningkat

Di Hong Kong, indeks Hang Seng turun 2,51 persen pada sore hari.

EKONOMI | 24 Juli 2020

Pemerintah Kembali Lelang 7 Surat Utang Negara

Pemerintah melelang tujuh surat utang negara dengan harapan bisa meraup dana sebesar Rp 40 triliun.

EKONOMI | 24 Juli 2020

Ferry Juliantono: Gerakan Koperasi Protes Keras Bank Bukopin Dikuasai Asing

gerakan koperasi di Tanah Air protes keras terkait perkembangan di Bank Bukopin saat ini yang dikuasai pihak asing.

EKONOMI | 24 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS