Go Digital Jadi Modal Pelaku UMKM Berdaya Saing
INDEX

BISNIS-27 475.43 (1.56) | COMPOSITE 5239.25 (8.44) | DBX 942.586 (3.09) | I-GRADE 144.073 (0.48) | IDX30 452.114 (0.96) | IDX80 117.485 (0.01) | IDXBUMN20 304.584 (-1.03) | IDXG30 122.866 (0.56) | IDXHIDIV20 403.689 (1.47) | IDXQ30 132.106 (0.2) | IDXSMC-COM 215.133 (-0.89) | IDXSMC-LIQ 255.556 (-1.51) | IDXV30 109.857 (-1.2) | INFOBANK15 865.729 (4.79) | Investor33 393.055 (1.58) | ISSI 152.239 (-0.26) | JII 564.942 (-0.02) | JII70 190.105 (-0.16) | KOMPAS100 1059.8 (3.26) | LQ45 825.804 (1.41) | MBX 1459.88 (2.01) | MNC36 298.184 (1.34) | PEFINDO25 269.462 (-4.26) | SMInfra18 256.042 (-0.93) | SRI-KEHATI 333.768 (1.39) |

Go Digital Jadi Modal Pelaku UMKM Berdaya Saing

Jumat, 10 Juli 2020 | 20:40 WIB
Oleh : Lona Olavia / Whisnu Bagus Prasetyo

Jakarta, Beritasatu.com - Perubahan perilaku konsumen dengan mengurangi aktivitas di luar rumah terbukti memberi peluang kepada UMKM yang sudah terhubung dengan ekosistem digital untuk bertahan di tengah pandemi Covid-19. Namun sayangnya, peluang tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Pasalnya, dari sekitar 64 juta UMKM di Indonesia, baru 13 persen yang terhubung ke ekosistem digital.

Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM Ahmad Zabadi, menegaskan digitalisasi UMKM merupakan sebuah keniscayan. "Untuk itu, pemerintah telah menetapkan target digitalisasi sebanyak 10 juta UMKM di tahun 2020," kata dia dalam Urbancity.id webinar bertajuk "Koperasi dan UMKM Go Digital Di Era New Normal" di Jakarta, Jumat (10/7/2020).

Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), hingga saat ini baru 8 juta UMKM yang telah terdigitalisasi. "Digitalisasi UMKM tidak hanya bisa memasarkan produk dan layanan melalui marketplace. Mereka yang sudah ada di marketplace harus bertahan dan memiliki transaksi berkelanjutan. Dari data yang kami terima, kegagalan UMKM di marketplace karena produk dan pelaku belum siap," kata dia.

Pakar Digital Marketing Adreas Agung Bawono mengimbau, perilaku konsumen yang serba online dalam memenuhi kebutuhan hariannya perlu cepat diadaptasi oleh pelaku UMKM dengan melakukan digitalisasi bisnis. “Ketika butuh sesuatu barang, kini setiap orang cukup membuka smartphone, lalu browsing di google, instagram, facebook atau youtube. Nah, ketika produk dan layanan UMKM tak tersedia pada fasilitas media sosial tersebut, maka sudah pasti akan tertinggal,” katanya.

Menyadari pentingnya digitalisasi, Kepala Ekonom PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) Ryan Kiryanto mengungkapkan, BNI kian memantapkan langkah transformasi menjadi perbankan digital, termasuk di antaranya membuat Program Klaster bagi para pelaku UMKM. Kisah sukses Program Klaster BNI ini dicatat dalam buku bertajuk "Inovasi Pengembangan UMKM melalui Klaster Binaan Unggulan". Langkah nyata yang BNI lakukan dalam digitalisasi layanan bagi UMKM dilakukan dalam bentuk pengembangan teknologi informasi pendukung diantaranya digital loan processing.

Dalam rangka menyukseskan digitalisasi pengembangan UMKM, BNI juga bekerja sama dengan start up untuk penyaluran kredit dan pembentukan ekosistem finansial berbasis digital, terutama untuk klaster UMKM pada sektor produksi. Kerja sama yang dilakukan BNI dalam mengembangkan UMKM antara lain dengan PT ARUNA. Kerja sama ini berjalan dalam bidang perikanan yaitu digunakan untuk membangun ekosistem finasial konsep Rumah Nelayan Indonesia.

Adapun pada sektor pertanian, BNI berkolaborasi dengan PT Agri Tekno Karya pemilik Aplikasi HARA. Kerja sama ini memungkinkan dilakukannya digitalisasi ekosistem bisnis petani dan pengembangan konsep Rumah Tani Indonesia. “Konsep Rumah Nelayan dan Rumah Tani Indonesia adalah untuk mengembangkan value chain ecosystem base yang berfungsi sebagai penyedia data digital nelayan dan petani dan pusat transaksi untuk memenuhi semua kebutuhannya,” jelasnya.

Pengembangan Digitalisasi yang dilakukan BNI ini sambungnya juga mendukung pengembangan UMKM melalui program klaster berbasis tekonologi digital. Hal ini mulai membantu dalam percepatan penyaluran kredit ke nelayan dan petani, terutama dalam program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Terlihat pada portofolio penyaluran KUR BNI dengan skema klaster pada tahun 2019 yang telah mencapai Rp 5,9 triliun yang menyentuh lebih dari 94.000 pelaku UMKM di seluruh Indonesia.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

PNM Siapkan Kas Internal untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

Dalam masa pandemi Covid-19, PNM tetap menyalurkan pembiaayan kepada usaha ultra mikro dan UMKM.

EKONOMI | 10 Juli 2020

Dua Kawasan Ekonomi Khusus Disetujui, Mana Saja?

KEK Nongsa Digital Park memiliki luas lahan 166,45 hektare dengan total investasi Rp 16 triliun.

EKONOMI | 10 Juli 2020

Peserta yang Dilayani BPJamsostek Naik Jadi 15.000 Per Hari

Pandemi Covid-19 ini tentunya memberikan tantangan tersendiri.

EKONOMI | 10 Juli 2020

RUU Cipta Kerja Dinilai Munculkan Peluang Baru Bagi Pekerja

Pekerja seharusnya melihat peluang dan opsi lain di tengah ketidakpastian ekonomi.

EKONOMI | 10 Juli 2020

Imbas Covid-19, Bumi Serpong Damai Pangkas 50% Capex

Pangkas sebesar 50 persen dari rencana awal Rp 4-5 triliun.

EKONOMI | 10 Juli 2020

Kuartal I, BSDE Raih Marketing Sales Rp 1,8 Triliun

BSDE tengah mengkaji memangkas target pra penjualan dari Rp 7,2 triliun akibat dampak pandemi Covid-19. Sementara dana belajan modal diturunkan 50% dari target.

EKONOMI | 10 Juli 2020

Venteny Dorong Perusahaan Berakselerasi di Era Baru

Pelaku bisnis harus dapat segera beradaptasi dengan situasi dan kondisi bisnis saat ini.

EKONOMI | 10 Juli 2020

Pemulihan Ekonomi, Perlu Ada Terobosan Percepatan Realisasi PEN

Program dengan biaya Rp 589,65 triliun tersebut sejauh ini belum memberikan efek yang signifikan, sehingga perlu ada terobosan yang dilakukan pemerintah.

EKONOMI | 10 Juli 2020

JICT Raih Penghargaan Anugerah BUMN 2020

'JICT berhasil memperoleh penghargaan sebagai 'The Best III Emerging Enterprise 2020'.

EKONOMI | 10 Juli 2020

BRIS dan KRAS Pimpin Daftar Saham Teraktif

PT BRI Syariah Tbk (BRIS) dengan frekuensi 54.960 kali.

EKONOMI | 10 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS