Konsolidasi dan Perbaikan Tata Kelola Akan Dorong Kinerja Pertamina
INDEX

BISNIS-27 431.53 (-3.35)   |   COMPOSITE 4906.55 (-27.45)   |   DBX 934.495 (-1.3)   |   I-GRADE 129.531 (-1.1)   |   IDX30 408.573 (-4.05)   |   IDX80 107.231 (-1.06)   |   IDXBUMN20 271.434 (-3.2)   |   IDXG30 114.42 (-1.08)   |   IDXHIDIV20 364.598 (-3.27)   |   IDXQ30 119.596 (-1.07)   |   IDXSMC-COM 210.435 (-0.56)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (-1.95)   |   IDXV30 101.606 (-0.8)   |   INFOBANK15 772.076 (-4.94)   |   Investor33 357.854 (-2.78)   |   ISSI 144.258 (-0.69)   |   JII 521.112 (-3.55)   |   JII70 177.199 (-1.37)   |   KOMPAS100 960.444 (-7.38)   |   LQ45 749.999 (-7.62)   |   MBX 1355.95 (-8.44)   |   MNC36 267.764 (-2.13)   |   PEFINDO25 261.843 (-3.84)   |   SMInfra18 232.762 (-2.06)   |   SRI-KEHATI 301.662 (-2.42)   |  

Konsolidasi dan Perbaikan Tata Kelola Akan Dorong Kinerja Pertamina

Kamis, 11 Juni 2020 | 16:57 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - PT Pertamina (Persero) terus melakukan perampingan bisnis dan penguatan kinerja guna merebut lebih banyak pasar sekaligus bersaing di level global. Perbaikan tata kelola perusahaan diharapkan meningkatkan kontribusi pada negara dan pertumbuhan ekonomi.

Ekonom senior Piter Abdullah mengatakan, perbaikan pengelolaan BUMN sangat diperlukan bila ingin meningkatkan kinerja. Pasalnya saat ini BUMN masih mendua, antara pelayanan publik dan bisnis murni yang berorientasi keuntungan. "Selama masih mendua seperti ini, sulit untuk optimal," kata dia dalam keterangan yang diterima Kamis (11/6/2020).

Di sisi lain, mengubah BUMN untuk menjadi entity bisnis murni juga tidak mudah dan banyak tantangannya. Amanah konstitusi tentang pengelolaan kekayaan negara untuk rakyat Indonesia menyebabkan sulit untuk mengubah peran BUMN. Karena itu, langkah konsolidasi, perampingan yang dijalankan Pertamina tepat dan perlu diperkuat agar semakin maksimal. “Kebijakan konsolidasi, perampingan usaha dan lainnya itu menurut saya diperlukan,” kata Piter.

Menurut Piter, sesungguhnya kinerja Pertamina masih jauh di bawah potensinya. Dengan diberi kepercayaan lebih besar, segala potensi dapat dioptimalkan.

Menurut Piter, saat ini Pertamina tengah mengalami tantangan untuk mengalokasikan subsidi BBM agar tepat sasaran, dimana premium tidak lagi dikonsumsi untuk kendaraan pribadi. Dengan menggunakan BBM nonsubsidi, akan menciptakan udara lebih bersih. "Subsidi juga dapat dialihkan untuk sektor kesehatan masyarakat yang terdampak Covid-19, juga pekerja yang terkena PHK," kata pria dosen Perbanas ini.

Pengamat energi Mamit Setiawan mengatakan, Pertamina sebagai entitas energi nasional yang bisnis unitnya dari hulu dan hilir sangat berkontribusi terhadap perekonomian nasional.

Untuk sektor hulu, banyak produksi migas Pertamina sangat membantu penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dalam APBN. Belum lagi dari kegiatan pengeboran, pembuatan fasilitas produksi, perawatan sumur dan kegiatan hulu migas, menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal. "Kehidupan ekonomi bisa tumbuh dengan hadirnya Pertamina," kata dia.

Di sektor hilir lebih banyak lagi. Dengan fungsi sebagai public service obligation (PSO) Pertamina membantu dalam mendorong pertumbuhan perekonomianm mulai BBM satu harga, subsidi LPG ukuran 3 kg, harga BBM murah. "Pembangunan yang dilakukan Pertamina seperti kilang, fasilitas produksi jelas menciptakan lapangan pekerjaan," kata dia.

Yang lain, pemerintah perlu melakukan perampingan, sehingga BUMN bisa lebih efisien dalam bergerak. Mamit melanjutkan, dengan konsolidasi, dan perampingan usaha merupakan salah satu cara untuk memperbaiki kinerja BUMN.

Sekadar catatan, tahun lalu Pertamina menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk daftar Top 500 Fortune Global 2019. Peringkat Pertamina melonjak dari posisi 253 tahun 2018 menjadi 175 tahun lalu. Bahkan mengalahkan raksasa e-commerce asal Tiongkok, Alibaba Grup milik Jack Ma dan raksasa AS, Facebook milik Mark Zuckerberg.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kapasitas Penumpang Pesawat Akan Ditingkatkan Bertahap

Pesawat nantinya akan dapat melakukan pengangkutan hingga 100 persen secara bertahap.

EKONOMI | 11 Juni 2020

Program BSPS Jangkau 2.000 RTLH di Bengkulu

Penyaluran bantuan program BSPS atau bedah rumah tersebut akan di bagi menjadi dua tahap.

EKONOMI | 11 Juni 2020

Rupiah Ditutup Melemah ke Posisi Rp 14.020

Penyebabnya adalah penambahan pasien positif virus corona di Indonesia

EKONOMI | 11 Juni 2020

IHSG Kembali Melemah ke Posisi 4.854

Investor asing melakukan jual bersih sebesar Rp 280,14 miliar

EKONOMI | 11 Juni 2020

Jasa Marga Bagikan Dividen 5% dari Laba Bersih Perseroan Tahun 2019

Subakti Syukur diangkat sebagai Direktur Utama PT Jasa Marga yang baru.

EKONOMI | 11 Juni 2020

Kemtan Perkuat Sistem Logistik Pangan Nasional

Dalam rangka antisipasi kemungkinan terjadinya krisis pangan

EKONOMI | 11 Juni 2020

Nobu Bank Luncurkan "WhatsApp for Business" bagi UMKM

Untuk menyediakan layanan "WhatsApp for Business", Nobu Bank mendapat dukungan pendampingan dari Facebook.

EKONOMI | 11 Juni 2020

Aplikasi GrabMerchant Bantu UMKM Hadapi New Normal

Aplikasi GrabMerchant ini diharapkan dapat mendorong inklusi digital bagi UMKM Indonesia khususnya dalam menghadapi new normal.

EKONOMI | 11 Juni 2020

22 Juni, Transnusa Kembali Layani Sejumlah Rute Penerbangan

Transnusa mengoperasikan rute-rute tersebut dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan dan tata cara yang berlaku di masa pandemi ini.

EKONOMI | 11 Juni 2020

Waskita Beton dan Yodya Karya Garap Proyek Stadion dan Oil Tank Storage

Waskita Beton akan terus memperluas kontrak proyek dari pasar eksternal melalui kerja sama berbagai perusahaan.

EKONOMI | 11 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS