Menkeu: Imbas Corona Investasi Bisa Merosot Minus 4%
INDEX

BISNIS-27 503.122 (7.61)   |   COMPOSITE 5724.74 (89.25)   |   DBX 1066.46 (9.81)   |   I-GRADE 166.255 (3.05)   |   IDX30 491.004 (8.8)   |   IDX80 129.735 (2.65)   |   IDXBUMN20 364.991 (9.26)   |   IDXG30 133.352 (2.1)   |   IDXHIDIV20 441.973 (8.53)   |   IDXQ30 143.512 (2.54)   |   IDXSMC-COM 247.38 (3.5)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (8.02)   |   IDXV30 127.096 (4)   |   INFOBANK15 976.214 (12.27)   |   Investor33 422.656 (6.59)   |   ISSI 167.54 (3)   |   JII 607.336 (12.69)   |   JII70 209.626 (4.39)   |   KOMPAS100 1162.4 (23.4)   |   LQ45 904.834 (17.52)   |   MBX 1587.29 (26.24)   |   MNC36 315.598 (5.98)   |   PEFINDO25 317.232 (4.1)   |   SMInfra18 287.626 (7.78)   |   SRI-KEHATI 361.444 (5.7)   |  

Menkeu: Imbas Corona Investasi Bisa Merosot Minus 4%

Rabu, 1 April 2020 | 10:55 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Keuangan sekaligus Ketua Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, ancaman stabilitas keuangan menjadi sangat nyata di tengah mewabahnya virus corona (covid-19).

"Pertumbuhan ekonomi akan turun karena konsumsi rumah tangga merosot, demikian juga dengan investasi," kata Sri Mulyani dalam keterangannya secara live streaming, Rabu (1/3/2020).

Dia mengatakan, investasi merosot dari 6 persen menjadi 1 persen atau bahkan negatif 4 persen. Sementara konsumsi domestik diperkirakan tumbuh 3,2 persen hingga 1,6 persen. Ekspor yang tahun 2019 pertumbuhannya negatif, akan lebih dalam lagi pada tahun ini. Begitu juga impor tetap tumbuh negatif.

Dia mengatakan, Covid-19 yang telah menyebar ke 200 negara berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi global. Bahkan JP Morgan memprediksi ekonomi dunia akan minus 1,1 persen, The Economist Intellegence Unit memproyeksi minus 2,2 persen, dan IMF proyeksikan ekonomi dunia akan negatif. Termasuk, Amerika Serikat yang juga diprediksi akan negatif dan memicu angka pengangguran naik 30 persen.

Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah pandemi covid-19 berisiko anjlok menjadi 2,3 persen pada skenario berat. Bahkan, hingga -0,4 persen dalam skenario sangat berat.

"Berdasarkan assessment yang dilihat, BI, OJK (Otoritas Jasa Keuangan), LPS (Lembaga Penjaminan Simpanan) dan kami memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan turun 2,3 persen, bahkan dalam skenario yang lebih buruk bisa negatif 0,4 persen. Sehingga kondisi ini menyebabkan penurunan kegiatan ekonomi dan berpotensi menekan lembaga keuangan, karena adanya kredit yang tidak bisa dibayarkan dan relaksasi kredit, perusahaan sulit dalam sisi pendapatan sehingga kesulitan bayar hutang," ujar dia.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bursa Tertekan, Bumi Benowo Incar Dana IPO Rp 156 M

Sebesar 75 persen dana IPO untuk membeli tanah seluas 58.719 m2 di Kebomas, Gresik.

EKONOMI | 1 April 2020

Menkeu: Skenario Terburuk, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Minus 0,4%

Pemerintah memperkirakan ekonomi Indonesia tahun ini hanya akan tumbuh 2,3 persen, bahkan untuk skenario terburuk, perekonomian bisa minus 0,4 persen.

EKONOMI | 1 April 2020

Rupiah Pagi Ini di Zona Merah

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 16.325 - Rp 16.3402 per dolar AS.

EKONOMI | 1 April 2020

Dibuka, IHSG Menguat ke Zona Hijau

Pukul 09.15 WIB, indeks harga saham gabungan naik 49,3 poin (1,08 persen) menjadi 4.587.

EKONOMI | 1 April 2020

Hutama Karya Kebut Pembangunan Tol Padang-Sicincin

PT Hutama Karya (Persero) terus kebut pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS.

EKONOMI | 1 April 2020

Bursa Bergejolak karena Corona, Selektif Pilih Saham Blue Chip

Saham blue cip berkapitalisasi pasar besar cepat pulih.

EKONOMI | 1 April 2020

Emas Antam Turun ke Rp 13.000 Per Gram

Harga emas Antam per 250 gram Rp 218,5 juta.

EKONOMI | 1 April 2020

Bentuk Tim Waspada Corona, ICM Tingkatkan Layanan Penghuni Apartemen

Saat ini ada sekitar 35 site apartemen di Jakarta dan kota-kota lain di Indonesia yang pengelolaannya dipercayakan kepada ICM.

EKONOMI | 1 April 2020

Harga Minyak Melemah di Perdagangan Asia Pagi ini

Patokan minyak mentah berjangka internasional Brent turun 1,14 persen menjadi US$ 26,05 per barel.

EKONOMI | 1 April 2020

Bursa Asia Pagi Ini di Zona Merah

Di Jepang, Nikkei 225 turun 1,76 persen pada awal perdagangan.

EKONOMI | 1 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS