Harga Emas Tergerus Akibat Penguatan Dolar
INDEX

BISNIS-27 475.43 (1.56) | COMPOSITE 5239.25 (8.44) | DBX 942.586 (3.09) | I-GRADE 144.073 (0.48) | IDX30 452.114 (0.96) | IDX80 117.485 (0.01) | IDXBUMN20 304.584 (-1.03) | IDXG30 122.866 (0.56) | IDXHIDIV20 403.689 (1.47) | IDXQ30 132.106 (0.2) | IDXSMC-COM 215.133 (-0.89) | IDXSMC-LIQ 255.556 (-1.51) | IDXV30 109.857 (-1.2) | INFOBANK15 865.729 (4.79) | Investor33 393.055 (1.58) | ISSI 152.239 (-0.26) | JII 564.942 (-0.02) | JII70 190.105 (-0.16) | KOMPAS100 1059.8 (3.26) | LQ45 825.804 (1.41) | MBX 1459.88 (2.01) | MNC36 298.184 (1.34) | PEFINDO25 269.462 (-4.26) | SMInfra18 256.042 (-0.93) | SRI-KEHATI 333.768 (1.39) |

Harga Emas Tergerus Akibat Penguatan Dolar

Selasa, 31 Maret 2020 | 05:39 WIB
Oleh : / Whisnu Bagus Prasetyo

Chicago, Beritasatu.com - Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange melanjutkan penurunan pada akhir perdagangan Senin atau Selasa pagi WIB (31/3/2020) karena dolar AS menguat ketika para pelaku pasar mengukur potensi dampak ekonomi global akibat penyebaran virus corona (Covid-19).

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni jatuh US$ 10,9 atau 0,66 persen, menjadi US$ 1.643,2 per ounce. Emas berjangka juga anjlok US$ 26,2 atau 1,59 persen menjadi US$ 1.625 per ounce pada akhir pekan lalu.

Logam mulia diperdagangkan di bawah tekanan karena indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,9 poin atau 0,91 persen, menjadi 99,26 pada pukul 17.55 GMT. Kenaikan dolar membuat emas yang dihargakan dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Masalah rantai pasokan yang mengganggu emas dan menaikkan harga pada minggu-minggu sebelumnya telah dapat diselesaikan dan tidak lagi mempengaruhi harga perdagangan logam mulia, para analis mencatat.

Emas juga berada di bawah tekanan karena bursa AS menguat. Dow Jones Industrial Average naik 690,70 poin, atau 3,2 persen 22.327,48. S&P 500 naik 3,4 persen menjadi 2.626,65 sedangkan Nasdaq Composite ditutup 3,6 persen lebih tinggi menjadi 7.774,15.

Namun demikian, prospek logam kuning masih tetap berkilau. Suku bunga yang lebih rendah dan kebijakan ekonomi yang lebih longgar cenderung menguntungkan emas karena mereka mengurangi potensi kerugian memegang aset-aset yang tidak memberikan imbal hasil.

"Kejatuhan resesi akibat wabah corona pada ekonomi global menunjukkan bahwa investor cenderung untuk terus mencari tempat berlindung di emas," analis di BNP Paribas mengatakan dalam sebuah catatan, seperti dikutip dari Xinhua.

"Kami memperkirakan permintaan emas tetap kuat, setidaknya sampai kondisi ekonomi mulai stabil."

Logam mulai lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 40,2 sen atau 2,77 persen menjadi US$ 14.132 per ounce. Sedangkan, platinum untuk pengiriman Juli jatuh US$ 17,8 atau 2,4 persen, menjadi US$ 723,8 per ounce.



Sumber: Xinhua, Antara


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Wall Street Rebound Didorong Saham Teknologi, Dow Naik 3%

Dow Jones Industrial Average naik 690,70 poin, atau 3,2 persen 22.327,48.

EKONOMI | 31 Maret 2020

Kota Modern Kembangkan Kavling Siap Bangun

Harga properti di Kota Modern dinilai masih reasonable dan marketable untuk dibeli.

EKONOMI | 30 Maret 2020

Social Distancing Diperpanjang, Wall Street Dibuka Menguat

Wall Street dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Senin (30/3/2020). Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik 0,34 persen, S&P 500 naik 1 persen.

EKONOMI | 30 Maret 2020

Progres Pembangunan Fasilitas Observasi Penyakit Menular di Pulau Galang Sudah 92%

Pembangunan RS Khusus di Pulau Galang segera rampung.

EKONOMI | 30 Maret 2020

K-LINK Indonesia Siap Bantu Pemerintah Atasi Wabah Covid-19

Terkait Covid-19, K-Link Indonesia siap bantu pemerintah.

EKONOMI | 30 Maret 2020

Dalam 2 Minggu, Pergerakan Penumpang di Bandara Soetta Turun 34,51%

Pada 16-29 Maret 2020, terjadi tren penurunan pergerakan penumpang pesawat di Soekarno-Hatta (Bandara Soetta) dan Halim Perdanakusuma.

EKONOMI | 30 Maret 2020

Maybank Tebar Dividen Rp 368,5 Miliar

PT Bank Maybank Indonesia Tbk sepakati adanya pembagian dividen tunai sebesar Rp 4,83 per saham.

EKONOMI | 30 Maret 2020

Di Tengah Wabah Virus Corona, Proyek-proyek BUMN Tetap Berjalan

Melalui MoU ini, Bahlil berharap realisasi investasi dan juga penciptaan lapangan kerja bisa semakin meningkat, di tengah ancaman krisis virus corona.

EKONOMI | 30 Maret 2020

La Nyalla Apresiasi Respon Cepat OJK Tangani Dampak Corona

OJK membuka hotline pengaduan publik terkait pelaksanaan restrukturisasi kredit akibat dampak virus corona.

EKONOMI | 30 Maret 2020

Pandemi Corona, Grab Perluas Program Bantuan Mitra

Grab mempersiapkan skema bantuan tambahan yang bertujuan untuk mengurangi kendala keuangan yang dihadapi oleh para mitra.

EKONOMI | 30 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS