Minyak Jatuh di Bawah US$ 30 Karena Kekhawatiran Permintaan
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Minyak Jatuh di Bawah US$ 30 Karena Kekhawatiran Permintaan

Rabu, 18 Maret 2020 | 08:01 WIB
Oleh : WBP

New York, Beritasatu.com - Harga minyak memperpanjang pelemahannya pada akhir perdagangan Selasa atau Rabu pagi WIB (18/3/2020), karena kekhawatiran penyebaran virus corona COVID-19 akan semakin mengurangi permintaan minyak global.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April turun US$ 1,75 atau 6,1 persen, menjadi US$ 26,95 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara , minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Mei turun US$ 1,32 atau 4,39 persen, menjadi US$ 28,73 per barel di London ICE Futures Exchange.

Para pelaku pasar cemas tentang risiko penurunan permintaan minyak di tengah kian merebaknya wabah virus corona yang menyebabkan penutupan beberapa negara di Eropa dan Asia.

Sementara , masih ada tanda perang harga di pasar minyak, karena Arab Saudi dan Rusia - dua produsen minyak utama - tidak membuat upaya mendamaikan perbedaan mereka, para ahli mencatat.

Mengingat permintaan menurun akibat pembatasan yang semakin drastis untuk memerangi virus corona, perilaku dua produsen minyak utama dunia itu digambarkan sebagai "tindakan menghancurkan diri sendiri," kata Carsten Fritsch, analis energi di Commerzbank Research, mengatakan dalam sebuah catatan Selasa (17/3/2020), seperti dikutip oleh Xinhua.

Kegagalan untuk mencapai kesepakatan awal bulan ini antara Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, yang dipimpin Rusia, tentang pengurangan produksi minyak, telah memicu kekhawatiran kemungkinan perang harga.

Arab Saudi, anggota utama OPEC, dan Rusia telah mengumumkan peningkatan signifikan dalam produksi minyak mereka, yang akan membanjiri pasar yang telah kelebihan pasokan.



Sumber:Xinhua, Antara


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Bursa Asia Menguat Didorong Dow Karena Stimulus

Perkembangan seputar wabah global virus corona cenderung terus mendominasi sentimen investor pada Rabu.

EKONOMI | 18 Maret 2020

BEI Terapkan Split Operation dan Kerja dari Rumah

BEI telah melakukan pembatasan kegiatan-kegiatan, seperti sosialisasi, rapat, dan kegiatan lain yang memerlukan interaksi dengan orang banyak.

EKONOMI | 18 Maret 2020

IHSG Diprediksi Melemah, Investor Bisa Pantau Saham Ini

Secara teknikal IHSG perdagangan hari ini akan bergerak di rentang 4.405 - 4.518.

EKONOMI | 18 Maret 2020

Lima Hari Tertekan, Akhirnya Harga Emas Menguat

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April, melonjak naik US$ 39,3 atau 2,64 persen, menjadi US$ 1.525,8 per ounce.

EKONOMI | 18 Maret 2020

Dow Rebound 1.000 Poin Karena Stimulus US$ 1 Triliun

Dow Jones Industrial Average ditutup naik 1.048 poin atau 5,2 persen menjadi 21.237,31 setelah sempat turun di bawah 20.000 untuk pertama kalinya sejak Februari

EKONOMI | 18 Maret 2020

Hadapi Corona, Trump Akan Rilis Paket Stimulus US$ 1 Triliun

US$ 500 miliar hingga US$ 550 miliar pembayaran langsung atau pemotongan pajak.

EKONOMI | 18 Maret 2020

Tekan Penyebaran Corona, Pengusaha Tekstil Sumbang 2 Juta Masker

Kalangan dunia usaha ikut membantu pemerintah dalam menekan penyebaran pandemi virus corona.

EKONOMI | 17 Maret 2020

Imbas Corona, Hipmi Minta UMKM Diberikan Insentif

Pelaku usaha UMKM khususnya food and beverage (F&B) langsung merasakan dampak merebaknya pandemi corona.

EKONOMI | 17 Maret 2020

Cegah Corona, Asuransi Aspan Siapkan Rencana Strategis bagi Mitra dan Karyawan

Asuransi Aspan akan membuat kebijakan dengan mengimplementasikan peraturan alternatif dalam bekerja untuk membantu mengurangi penyebaran virus corona.

EKONOMI | 17 Maret 2020

Lebarkan Sayap, Waralaba Gorengan Ini Hadir di 7 Provinsi

Sekitar 65 persen-70 persen mitra Tapisi sudah punya lokasi untuk berdagang.

EKONOMI | 17 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS