Hadapi Corona, Trump Akan Rilis Paket Stimulus US$ 1 Triliun
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

Hadapi Corona, Trump Akan Rilis Paket Stimulus US$ 1 Triliun

Rabu, 18 Maret 2020 | 05:24 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Washington, Beritasatu.com - Gedung Putih berencana membuat paket kebijakan stimulus bernilai US$ 850 miliar hingga US$ 1 triliun karena pemerintahan Presiden AS Donald Trump berupaya memerangi dampak ekonomi dari pandemi virus corona. Demikian diungkapkan sumber yang mengetahui rencana tersebut.

Seorang pejabat Trump mengatakan paket itu meliputi US$ 500 miliar hingga US$ 550 miliar pembayaran langsung atau pemotongan pajak, US$ 200 miliar hingga US$ 300 miliar dalam bentuk bantuan untuk bisnis kecil (UKM), serta US$ 50 miliar hingga US$ 100 miliar untuk bantuan maskapai dan industri.

"Sebesar US$ 250 miliar dari paket berpotensi digunakan untuk melakukan pembayaran langsung ke Amerika," seorang pejabat Gedung Putih mengatakan kepada The Wall Street Journal pada Selasa (17/3/2020), atau Rabu dini hari WIB.

Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan pada Selasa bahwa pemerintah ingin mendapatkan dana darurat bagi warga Amerika segera. "Orang Amerika membutuhkan uang tunai sekarang," kata Mnuchin dalam konferensi pers Gedung Putih mengenai upaya terbaru pemerintah memerangi corona. "Maksudnya sekarang dan dalam dua minggu ke depan."

Para miliarder tidak akan menerima bantuan pembayaran langsung itu.

Gedung Putih sekarang tengah membahas paket stimulus itu dengan Kongres. Langkah itu perlu dilakukan untuk menyeimbangkan bantuan individu dan pekerja serta industri.

Pemerintahan Trump menyebut bahwa industri penerbangan sangat penting. Presiden Donald Trump dan Mnuchin juga mencatat industri pelayaran dan perhotelan menghadapi tantangan berat karena sejumlah perjalanan ditutup. "Kita akan menjadi besar," kata Trump di wartawan. "Kami ingin menjadi besar, solid." “Kami tidak ingin maskapai gulung tikar. Kami tidak ingin kehilangan pekerjaan," kata presiden.

Partai Demokrat telah menjelaskan bahwa pekerja dan industri harus mendapat bantuan signifikan. "Bantuan ekonomi apa punharus bergantung pada manfaat yang diterima pekerja dan keluarga mereka, bukan CEO dan pemegang saham," kata Senator Tom Udall, seorang Demokrat asal New Mexico kepada CNBC.

Senator Elizabeth Warren pada Selasa menguraikan serangkaian ketentuannya untuk bisnis besar yang menerima uang bailout federal. Mereka termasuk pembelian kembali saham.

Rencana stimulus AS di tengah kondisi bursa saham AS yang mulai pulih dari salah satu perdagangan terburuk sehari sebelumnya. Trump mengatakan Senin bahwa AS mungkin bisa mengendalikan wabah corona paling cepat Juli atau Agustus. Bursa saham merosot ketika Trump menyampaikan komentar itu.

Indeks utama naik selama briefing gugus tugas corona Selasa, ketika Trump dan para pejabatnya mengisyaratkan bahwa pemerintah memobilisasi respons ekonomi.

Pasar telah kehilangan triliunan dolar di tengah penyebaran virus korona, yang telah melumpuhkan industri-industri besar dan memaksa pemerintah di seluruh dunia mengambil langkah drastis untuk mencoba memperlambat penyebaran penyakit itu.

Lebih dari 183.000 orang telah tertular virus COVID-19 dan setidaknya 7.167 telah meninggal, menurut Universitas Johns Hopkins. Di AS, lebih dari 5.000 orang telah terinfeksi corona dan setidaknya 85 orang telah meninggal, menurut Johns Hopkins.

Trump awal bulan ini menandatangani paket pendanaan US$ 8,3 miliar yang ditujukan untuk penelitian vaksin dan mendukung negara-negara yang berjuang melawan virus. RUU kedua saat ini sedang berjalan melalui Kongres.



Sumber:CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Tekan Penyebaran Corona, Pengusaha Tekstil Sumbang 2 Juta Masker

Kalangan dunia usaha ikut membantu pemerintah dalam menekan penyebaran pandemi virus corona.

EKONOMI | 17 Maret 2020

Imbas Corona, Hipmi Minta UMKM Diberikan Insentif

Pelaku usaha UMKM khususnya food and beverage (F&B) langsung merasakan dampak merebaknya pandemi corona.

EKONOMI | 17 Maret 2020

Cegah Corona, Asuransi Aspan Siapkan Rencana Strategis bagi Mitra dan Karyawan

Asuransi Aspan akan membuat kebijakan dengan mengimplementasikan peraturan alternatif dalam bekerja untuk membantu mengurangi penyebaran virus corona.

EKONOMI | 17 Maret 2020

Lebarkan Sayap, Waralaba Gorengan Ini Hadir di 7 Provinsi

Sekitar 65 persen-70 persen mitra Tapisi sudah punya lokasi untuk berdagang.

EKONOMI | 17 Maret 2020

Keberpihakan Pemerintah Terhadap Rumah MBR Masih Rendah

Pengembang menilai, banyak kebijakan yang dikeluarkan pemerintah justru menghambat kelangsungan program sejuta rumah.

EKONOMI | 17 Maret 2020

Phapros Optimalkan Penggunaan Teknologi Komunikasi untuk Cegah Covid-19

Kegiatan operasional Phapros masih berjalan normal dan saat ini skema work from home (WFH) akan diberlakukan untuk karyawan dengan kriteria tertentu.

EKONOMI | 17 Maret 2020

Indonesia Peringkat 4 Negara dengan Pemimpin Wanita Terbanyak di Dunia Usaha

Menurut laporan Women In Business 2020 Indonesia dan Meksiko menduduki urutan ke-4 dengan persentase wanita di posisi manajemen senior paling banyak.

EKONOMI | 17 Maret 2020

Imbas Corona, Kadin Usulkan Insentif Usaha Transportasi

Pandemi corona telah memukul dunia usaha dan investasi di sektor transportasi.

EKONOMI | 17 Maret 2020

Kembali Loyo, Kurs Rupiah Ditutup di Rp 15.172/US$

Ini merupakan level terendah sejak Oktober 2018.

EKONOMI | 17 Maret 2020

BEI Diminta Kaji Pembebasan Biaya Transaksi Perdagangan

Untuk menjaga agar indeks harga saham gabungan (IHSG) tidak jatuh terlalu dalam,

EKONOMI | 17 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS