Hungaria Ingin Kerja Sama Infrastruktur Air di Indonesia Berlanjut
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

Hungaria Ingin Kerja Sama Infrastruktur Air di Indonesia Berlanjut

Sabtu, 25 Januari 2020 | 07:34 WIB
Oleh : Thereis Kalla / WBP

Jakarta, Beritasatu.com -Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Hungaria Peter Szijjarto didampingi Duta Besar Hungaria untuk Indonesia Judith Nemeth Pach mengunjungi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera) Basuki Hadimuljono dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa untuk melanjutkan kerja sama sistem penyediaan air dan peluang sektor teknologi nirsentuh.

Kunjungan Menteri Hungaria tersebut membahas langkah lanjut kerja sama di bidang pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum Ibukota Kecamatan (SPAM-IKK) dan dukungan Hungaria dalam teknologi nirsentuh/Multi Lane Free Flow (MLFF) pada gerbang tol.

“Untuk kerja sama pembangunan SPAM-IKK tahap pertama sudah selesai 100 persen, pembangunannya di 36 ibu kota kecamatan. Dengan keberhasilan tersebut, Pemerintah Hungaria kembali menawarkan kelanjutan kerja sama di bidang air minum dan akan dihitung kebutuhannya bersama Bappenas karena air bersih menjadi salah satu prioritas kerja lima tahun ke depan,” kata Basuki Hadimuljono dalam pernyataaan resminya yang diterima Investor Daily, Sabtu (25/1).

Pelaksanaan kerja sama pembangunan SPAM-IKK tahap pertama di 36 ibu kota kecamatan telah dimulai sejak 2017 dengan anggaran US$ 36,443 juta. Lingkup kerja sama pembangunan tersebut mencakup konstruksi bangunan intake dengan kapasitas pompa air baku sebesar 22-44 liter per detik, Instalasi Pengolahan Air (IPA), reservoir dengan kapasitas tampung 300-600 m3 dan pompa distribusi.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan, berdasarkan evaluasi kerja sama pembangunan SPAM-IKK tahap pertama, pengaturan poin kesepakatan dalam penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) harus ditingkatkan dari sebelumnya hanya 50 persen menjadi 75 persen. “Tadi sudah kami sampaikan bahwa kita ingin dalam kerja sama berikutnya dengan struktur pembiayaan yang sama, penggunaan TKDN bisa meningkat,” ujar Menteri Suharso Monoarfa.

Selain itu, dalam pertemuan tersebut dibahas prakarsa dukungan Hungaria dalam teknologi nirsentuh (MLFF) pada gerbang tol. Pemerintah Hungaria sedang menyiapkan dokumen untuk proses tender/lelang. “Walaupun Pemerintah Hungaria prakarsa teknologi tersebut, mereka harus tetap mengikuti proses lelang. Selayaknya proses lelang, jika nanti ada pihak lain menawarkan teknologi yang sama dengan harga yang lebih rendah, maka pihak Hungaria berhak untuk menyamakan penawaran (right to match),” tutur Suharso Monoarfa.

Menurut Basuki, proses lelang implementasi teknologi nirsentuh (MLFF) akan dimulai pada April 2020 dan ditargetkan pengumuman pemenang sudah keluar akhir tahun 2020. Kempupera telah menerima prakarsa proyek tersebut dari perusahaan asal Hungaria, Roatex Ltd. Zrt dan telah disetujui sebagai prakarsa proyek sejak 31 Oktober 2019 lalu.

Saat ini Roatex Ltd. Zrt sedang menyempurnakan studi kelayakan dan penyiapan dokumen badan usaha yang akan melaksanakan pembayaran nontunai MLFF lambat 31 Januari 2020.

Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Hungaria Peter Szijjarto menyatakan, untuk membangun sistem teknologi nirsentuh pada gerbang tol membutuhkan biaya US$ 90 juta. Namun biaya itu, tergantung dengan proses lelang bersama kompetisi.

Direktur Perumusan Kebijakan dan Evaluasi, Ditjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kempupera Hery TZ mengatakan perusahaan asal Hungaria tersebut menawarkan teknologi GNSS atau Global Navigation Satellite System (GNSS). Jika dibanding dengan RFID (Radio Frequency Identification atau pengenal frekuensi radio) yang saat ini membutuhkan alat pembaca di setiap tempat, dengan satelit, alat pembacanya tidak harus di setiap tempat, sehingga membuat harg lebih murah.

GNSS merupakan sistem pembayaran yang menggunakan alat yang dipasang di mobil dan dibaca lewat satelit. Penggunaan GNSS banyak diterapkan di negara-negara Eropa Timur termasuk Hungaria.

Meskipun begitu, Hery menyatakan penerapan teknologi nirsentuh (MLFF) pada gerbang jalan tol akan dilakukan secara bertahap dengan peralihan ke sistem RFID terlebih dulu. "Kalau teknologi MLFF nanti semua kendaraan harus diregistrasi terlebih dulu, sehingga pada tahap awal akan dipakai sistem RFID untuk meregister. Setelah semua 100 persen terdaftar baru pindah ke GNSS," ungkapnya.



Sumber:Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Antisipasi Penyebaran Korona, Menhub Tutup Penerbangan Rute Wuhan

Hingga saat ini pemerintah belum mengeluarkan peringatan perjalanan atau travel warning menuju Tiongok terkait virus korona

EKONOMI | 25 Januari 2020

Pekan Ini, Kapitalisasi Bursa Berkurang Rp 48 Triliun

Rata-rata nilai transaksi harian juga berkurang sebesar 9,53 persen menjadi Rp 6.446 triliun dari Rp 7.125 triliun.

EKONOMI | 25 Januari 2020

Citilink Indonesia Cetak Kinerja Positif di 2019

Citilink meraih net profit margin yang diperkirakan mencapai sekitar 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

EKONOMI | 24 Januari 2020

Said Abdullah Dorong Peleburan Asabri dan Taspen ke BPJS Ketenagakerjaan Dipercepat

Politisi PDI Perjuangan Said Abdullah mendorong agar peleburan Asabri dan Taspen ke BPJS Ketenagakerjaan dipercepat sebelum 2029.

EKONOMI | 24 Januari 2020

Perluas Segmen Kelas Atas, Hartadinata Ekspansi ke Bandung

Pangsa pasar perhiasan emas dan berlian di Bandung sangat potensial.

EKONOMI | 24 Januari 2020

Barata Indonesia Perpanjang Kontrak Ekspor Komponen KA

Barata Indonesia akan mengekspor Bogie melalui Standart Car Truck (SCT).

EKONOMI | 24 Januari 2020

Pemerintah Ingin Tingkatkan Ekspor Furnitur

Pelaku usaha mebel harus bersatu.

EKONOMI | 24 Januari 2020

Kalbe Bidik Pertumbuhan Penjualan Hingga 9%

Kalbe Farma akan memperluas jaringan distribusi, dan memperkuat SDM dalam menunjang operasional perusahaan.

EKONOMI | 24 Januari 2020

2020, Waralaba Kuliner Tapisi Ekspansi ke Bali, Surabaya, dan Bandung

Selain pasar domestik, Tapisi berencana akan membuka cabang di Malaysia dan Singapura.

EKONOMI | 24 Januari 2020

Plut Harus Jadi Tempat Pendampingan UMKM

Plut harus jadi pendamping UMKM.

EKONOMI | 24 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS