Erick Targetkan Pembentukan Holding Jiwasraya Mulai Februari
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

Erick Targetkan Pembentukan Holding Jiwasraya Mulai Februari

Rabu, 15 Januari 2020 | 22:23 WIB
Oleh : WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menargetkan holdingisasi PT Asuransi Jiwasrata (Persero) untuk menyelamatkan perusahaan milik negara tersebut dapat mulai dilakukan pada pertengahan Februari 2020.

"Holdingisasi kan baru ditandatangani prosesnya pada pertengahan Februari, dari situ baru bisa terlaksana. Memang kita harus ikuti langkah demi langkah dari pembentukan holding itu sendiri," kata Erick di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Manajemen PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mengakui tidak akan sanggup membayar polis nasabah yang mencapai Rp 12,4 triliun yang jatuh tempo mulai Oktober-Desember 2019 (gagal bayar). Kesulitan keuangan ini disebabkan kesalahan investasi yang dilakukan oleh manajemen lama Jiwasraya.

"Karena memang salah satu yang kita usulkan juga bagaimana tupoksi (tugas pokok dan fungsi) menteri BUMN adalah memerger atau melikuidasi tapi Bu Sri Mulyani (Menteri Keuangan) nanti kan untuk menjual atau menyuntikkan," ungkap Erick Thohir.

Erick juga mengaku masalah dan solusi terkini Jiwasraya akan dijelaskan ke DPR pada 20 Januari 2020.

"Nanti tanggal 20 ada pertemuan antara kami, Menteri Keuangan dan DPR, kita yang penting jelaskan secara terbuka transparan, yang pasti kita amat mempriortiaskan sesuai arahan Presiden untuk penyelesaian ke nasabah," ungkap Erick Thohir.

Dari pembentukan holding tersebut, Erick memperkirakan dapat mendatangkan dana segar (cash flow) sekitar Rp 1,5 triliun - Rp 2 triliun.

"Lalu pembentukan Jiwasraya Putra dimana nanti kita cari partner strategic untuk angkanya Rp 1 triliun - Rp 3 trilun dan tentu pembentukan holding itu kalau kita tarik 4 tahun ke depan kan bisa sampai Rp 8 triliun.

Lalu juga ada aset saham yang hari ini kita deteksi valuasinya bisa sampai Rp 2 triliun - Rp 3 triliun, dengan konsep itu ya saving plan bisa berjalan," ungkap Erick Thohir.

Selain holdingisasi, Erick juga akan melakukan restrukturisasi terhadap produk-produk Jiwasraya.

"Yang akan kita lakukan tentu dengan restrukturisasi dari tadinya (investasi di saham) yang bunganya tinggi jadi bunga yang real. Bunga beneran, kalau itu bunga beneran kan cash flow-nya akan terjamin dan dengan dana terkumpul itu tadi akan dikembalikan bertahap ke nasabah," jelas Erick Thohir.

Kasus Jiwasraya ini juga sudah masuk ke ranah hukum yang ditangani oleh Kejaksaan Agung. Kejaksaan Agung sudah menetapkan lima orang tersangka yaitu Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro, Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) Heru Hidayat, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Harry Prasetyo, mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya Hendrisman Rahim dan mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Jiwasraya Syahmirwan.

Kelimanya seusai diperiksa pada Selasa (14/1) langsung ditahan di lima rutan yang berbeda.

PT Asuransi Jiwasraya (Persero) telah banyak melakukan investasi pada aset-aset dengan risiko tinggi untuk mengejar keuntungan tinggi, diantaranya penempatan saham sebanyak 22,4 persen senilai Rp 5,7 triliun dari aset finansial.

Dari jumlah tersebut, 5 persen dana ditempatkan pada saham perusahaan dengan kinerja baik, sisanya 95 persen dana ditempatkan di saham yang berkinerja buruk.

Selain itu, penempatan reksa dana sebanyak 59,1 persen senilai Rp 14,9 triliun dari aset finansial. Dari jumlah tersebut, 2 persennya dikelola oleh manajer investasi dengan kinerja baik. Sementara 98 persen dikelola oleh manajer investasi dengan kinerja buruk.

Akibatnya, PT Asuransi Jiwasraya hingga Agustus 2019 menanggung potensi kerugian negara sebesar Rp 13,7 triliun.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Hadapi Dunia Digital, MTF Dorong Mahasiswa Lewat Kompetisi Bisnis

Kompetisi digelar sebagai wadah bagi generasi milennial untuk menyalurkan ide-ide kreatif dan inovatifnya dalam dunia bisnis.

EKONOMI | 15 Januari 2020

Kemkeu Ancam Sanksi Tegas KAP Kasus Jiwasraya dan Asabri

Selanjutnya, di tahun 2016-2017 laporan keuangan Jiwasraya diaudit PricewaterhouseCoopers (PwC).

EKONOMI | 15 Januari 2020

Menyusutnya Defisit Perdagangan Picu Penguatan Rupiah

Kinerja perdagangan yang cenderung membaik ini direspons positif pelaku pasar sehingga berpotensi menguatkan rupiah.

EKONOMI | 15 Januari 2020

BPS: Rokok Berkontribusi Besar Terhadap Garis Kemiskinan

Garis kemiskinan pada September 2019 sebesar Rp 440.538 per kapita per bulan atau naik 7,27 persen dibandingkan periode sama tahun 2018.

EKONOMI | 15 Januari 2020

Kemkeu: Kasus Jiwasraya Tidak akan Berdampak Sistemik

Dampak sistemik pada sektor asuransi maupun investasi merupakan efek yang dapat menyentuh hingga ke sistem jaringan.

EKONOMI | 15 Januari 2020

Komisi VI DPR Putuskan Bentuk Panja Jiwasraya

Proses penegakan hukum tetap harus berjalan tanpa menunggu keputusan politik di DPR.

EKONOMI | 15 Januari 2020

Kasus Jiwasraya, BEI Koordinasi Otoritas Lain soal Sanksi Anggota Bursa

Kejaksaan Agung telah menggeledah 13 perusahan yang diduga terlibat dalam skandal ini, di antaranya 11 manajer investasi (MI).

EKONOMI | 15 Januari 2020

Pembangunan Jalan Pintas Mengwitani-Singaraja Dilanjutkan

Kempupera teruskan pembangunan jalan pintas Mengwitani-Singaraja.

EKONOMI | 15 Januari 2020

Jokowi Akui Banyak Investor Balik Badan Terkendala Masalah Pelayanan

Hal lain yang menjadi kendala dalam investasi adalah regulasi yang saat ini jumlahnya mencapai 42.000 yang mengalami tumpang tindih.

EKONOMI | 15 Januari 2020

Pasarkan Kopi, Menkop dan UKM Bekerja Sama dengan M Bloc Space

Kemkop dan UKM terus pasarkan kopi.

EKONOMI | 15 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS