Harga Minyak Terhempas Akibat Perang Dagang
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Harga Minyak Terhempas Akibat Perang Dagang

Selasa, 19 November 2019 | 09:45 WIB
Oleh : WBP

Houston, Beritasatu.com - Harga minyak turun lebih dari satu persen pada akhir perdagangan Senin atau Selasa pagi WIB (19/11/2019), menghapus sebagian besar keuntungan minggu lalu. Pelemahan bersamaan dengan ketidakpastian kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.

Harga minyak mentah berjangka Brent ditutup pada US$ 62,44 per barel, turun 86 sen, atau 1,4 persen. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berakhir 67 sen atau 1,2 persen lebih rendah pada US$ 57,05 per barel.

Kedua harga acuan tersebut membukukan kenaikan mingguan kedua berturut-turut pekan lalu, dengan Brent naik 1,3 persen dan WTI naik 0,8 persen.

"Investor memantau kekhawatiran kesepakatan perdagangan Amerika Serikat-China mungkin tidak akan tercapai, yang mendorong harga minyak lebih rendah," kata para analis.

Perang dagang 16 bulan antara dua ekonomi terbesar dunia telah memperlambat pertumbuhan global, mendorong para analis untuk menurunkan perkiraan pertumbuhan permintaan minyak dan meningkatkan kekhawatiran bahwa kelebihan pasokan akan berkembang pada 2020.

Tiongkok dan Amerika Serikat melakukan "pembicaraan konstruktif" tentang perdagangan dalam pembicaraan telepon tingkat tinggi pada Sabtu (16/11/2019), media pemerintah Xinhua melaporkan pada Minggu (17/11/2019), tetapi tanpa memberikan beberapa rincian lainnya.

Pada Senin (18/11/2019), CNBC mengutip sumber Pemerintah China yang mengatakan bahwa Beijing pesimistis soal kesepakatan perdagangan karena keengganan Presiden AS Donald Trump menurunkan tarif.

Sementara kekhawatiran pasokan minyak mentah yang berlimpah pada 2020 membebani pasar. Stok minyak mentah AS terlihat naik 1,1 juta barel minggu lalu, yang akan menjadi kenaikan mingguan keempat beruntun, sebuah jajak pendapat pendahuluan menunjukkan.



Sumber:Xinhua, Antara


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Awal Sesi, Rupiah Turun Sejalan Mata Uang Asia

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.079 - Rp 14.092 per dolar AS.

EKONOMI | 19 November 2019

Dibuka Menguat, IHSG Perlahan Turun di Awal Sesi

Pukul 09.20 WIB, IHSG turun 1 poin (0,02 persen) menjadi 6.121.

EKONOMI | 19 November 2019

Wall Street Naik Tipis Menyusul Negosiasi Perdagangan AS-Tiongkok

Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup naik 31,3 poin (0,11 persen) mencapai 28.036.

EKONOMI | 19 November 2019

Sentimen Negatif Global Bayangi IHSG, Ini Daftar Rekomendasi Saham

Sikap pesimitis Tiongkok terhadap pembicaraan perdagangan dengan AS membuat bursa saham negatif.

EKONOMI | 19 November 2019

Harga Emas Naik Dipicu Memudarnya Kesepakatan Perang Dagang

Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Desember naik US$ 3,40 atau 0,23 persen, menjadi US$ 1.471,90 per ounce.

EKONOMI | 19 November 2019

Uji Coba Pelabuhan Maloy Kutim Timur Dijadwalkan Maret 2020

KEK Maloy menjadi sarana pertumbuhan perekonomian di Kutai Timur.

NASIONAL | 19 November 2019

Kemenpan Luncurkan Program Kostra Tani

Program Kostra Tani bertujuan menghidupkan kembali serta memperkuat peran serta kapasitas petugas Balai Penyuluhan Pertanian Tingkat Kecamatan.

EKONOMI | 18 November 2019

Intac: Sistem Pajak di Indonesia Rapuh

Sistem pajak Indonesia dinilai tak memiliki acuan atau standar yang bisa dijadikan tolak ukur dalam membangun pajak.

EKONOMI | 18 November 2019

Penerimaan Pajak Tumbuh Tipis 0,23 Persen

Penerimaan pajak hanya mampu tumbuh tipis 0,23 persen year on year per akhir Oktober 2019.

EKONOMI | 19 Desember 2018

Menkop dan UKM Ajak Pengelola Wisata Alam Susun Model Bisnis

Pengelola wisata alam harus bisnis spesifik.

EKONOMI | 18 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS