INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Tiongkok Punya MRT Berkecepatan 160 Km Per Jam

Minggu, 27 September 2020 | 11:02 WIB
Oleh : WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Tiongkok memiliki kereta metro bawah tanah atau MRT tercepat yang mampu melaju hingga 160 kilometer per jam. MRT tersebut bakal melayani penumpang di line 18 dan 22 Kota Guangzhou, Provinsi Guangdong di Tiongkok selatan, pada Oktober.

Dengan beroperasinya MRT di dua jalur tersebut, maka Kawasan Perdagangan Bebas di Nansha (NFTZ) menuju Stasiun Guangzhou Selatan hanya membutuhkan waktu tempuh 25 menit, demikian media Tiongkok, Minggu.

Demikian halnya dari NFTZ menuju Stasiun Guangzhou Timur hanya perlu 30 menit.

Kedua jalur tersebut akan diperpanjang hingga Zhongshan, Dongguan, dan Zhuhai yang berbatasan langsung dengan Makau.

MRT buatan CRRC Zhuzhou Locomotive Co Ltd tersebut merupakan kereta bawah tanah pertama berkecepatan 160 kilometer per jam di kawasan Guangdong-Hong Kong-Makau.

Kereta tersebut menggunakan teknologi tercanggih dan inovatif karena bisa dioperasikan melalui sistem kendali berbasis kecerdasan artifisial (AI) dan perawatannya berbasis mahadata dan komputasi awan, demikian laman berita qq.com.

Otoritas perkeretaapian Guangzhou untuk sementara telah memesan 40 rangkaian MRT tersebut untuk beroperasi di jalur 18 (NFTZ-Guangzhou Selatan) dan jalur 22 (NFTZ-Guangzhou Timur).

Beberapa kota di Tiongkok selama ini mengoperasikan MRT berkecepatan 80-100 kilometer per jam.

Beijing merupakan kota di Tiongkok yang memiliki jalur MRT terbanyak, yakni 20 jalur termasuk jalur khusus Bandara Internasional Ibu Kota Beijing (BCIA) dan Bandara Internasional Daxing.

Namun Kota Beijing belum memiliki MRT berteknologi levitasi magnetik (maglev), seperti di Shanghai dan Changsha, Provinsi Hunan di barat daya Tiongkok yang mampu melaju dengan kecepatan di atas 100 kilometer per jam.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Arab Saudi Akan Buka Kembali Visa Turis pada Awal 2021

Pariwisata merupakan pilar utama strategi reformasi ambisius Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman untuk mengurangi ketergantungan ekonomi pada minyak.

DUNIA | 27 September 2020

Kasus Covid-19 di Kolombia Lewati 800.000 dengan 25.000 Kematian

Konser dan acara besar tetap dilarang dan perbatasan darat dan air ditutup.

DUNIA | 27 September 2020

14 Anggota Dewan Negara dari Umno Bantah Dukung Anwar Ibrahim

14 Anggota Dewan Negara (Senat) dari Partai UMNO membantah kabar yang menyatakan bahwa mereka mendukung upaya Anwar Ibrahim sebagai perdana menteri Malaysia.

DUNIA | 26 September 2020

Rusia Sita Harta Tokoh Oposisi Navalvy

Tokoh oposisi Rusia Alexei Navalny telah dibekukan rekening banknya dan disita apartemennya setelah perintah pengadilan.

DUNIA | 26 September 2020

Abaikan Komentar Trump, Partai Republik Janjikan Transisi Damai

Sejumlah anggota terkemuka Republik, Kamis (24/9), memastikan adanya transisi atau peralihan kekuasaan secara damai pasca pemilu 3 November.

DUNIA | 26 September 2020

Kasus Covid-19 di AS Tembus 7 Juta Orang

Jumlah kasus virus corona di Amerika Serikat (AS) telah menembus angka tujuh juta orang sampai Kamis (24/9), artinya lebih dari 20% dari total kasus infeksi di dunia.

DUNIA | 26 September 2020

Uni Emirat Arab Buka Semua Wilayahnya untuk Turis Asing

UEA akan kembali mengeluarkan visa untuk turis asing yang ingin memasuki seluruh tujuh wilayahnya mulai Kamis (24/9) atau enam bulan setelah pandemi

DUNIA | 26 September 2020

PBB: Krisis Iklim Bisa Berakhir Buruk Jika Diselesaikan Seperti Pandemi

Jika krisis iklim diselesaikan dengan pendekatan “perpecahan dan kekacauan yang sama” seperti dalam penanganan Covid-19 maka situasinya bisa berakhir buruk.

DUNIA | 26 September 2020

Vaksin Covid-19 J&J Hasilkan Respons Imun Kuat pada Uji Coba Awal

98 persen peserta memiliki antibodi penawar, yang melindungi sel dari patogen, 29 hari setelah vaksinasi.

DUNIA | 26 September 2020

Pesawat Militer Ukraina Jatuh, 22 Taruna Tewas

Sejumlah 22 orang tewas setelah satu pesawat militer Ukraina jatuh di bandara Chuhuiv, Ukraina, sekitar 400 km sebelah timur ibu kota Kiev, Ukraina, Jumat (25/9

DUNIA | 26 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS