Menjanjikan! Uji Coba Awal Vaksin Corona Novavax Hasilkan Respons Imun
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Menjanjikan! Uji Coba Awal Vaksin Corona Novavax Hasilkan Respons Imun

Rabu, 5 Agustus 2020 | 06:06 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Maryland, Beritasatu.com - Perusahaan farmasi asal Amerika Serikat (AS) Novavax pada Selasa (4/8/2020) mengumumkan bahwa kandidat vaksin untuk mencegah Covid-19 menghasilkan respons kekebalan tubuh yang menjanjikan dalam uji klinis tahap awal.

Uji coba fase satu ini melibatkan 131 relawan sehat antara usia 18 dan 59 di dua lokasi di Australia. Novavax mengatakan 106 peserta menerima satu dari empat dosis vaksin potensial NVX-CoV2373, dengan atau tanpa bahan pembantu. Ini bahan yang dirancang untuk meningkatkan respons kekebalan. Semenara sisanya 25 pasien relawan menerima plasebo. "Peserta menerima dua dosis vaksin potensial melalui injeksi intramuskuler sekitar 21 hari terpisah," kata Novavax.

Menurut Novavax, vaksin tersebut menghasilkan antibodi penawar yang menurut para peneliti diperlukan untuk membangun kekebalan terhadap virus, dan membunuh sel-T. Selain itu, antibodi penawar yang diproduksi lebih tinggi daripada yang terlihat pada orang yang telah pulih dari Covid-19. "Respon kekebalan juga lebih kuat bagi mereka yang memiliki adjuvant," kata perusahaan.

Novavax mengatakan vaksin itu tidak memiliki efek samping yang serius. Sebagian besar pasien nyeri di sekitar area injeksi setelah dosis pertama. Sementara beberapa pasien dilaporkan sedikit sakit kepala, kelelahan, atau nyeri otot. "Hanya satu peserta dalam percobaan itu mengalami demam ringan setelah dosis kedua," kata perusahaan.

Laporan media dan analis sebelumnya mengatakan delapan orang dilakukan rawat inap terkait penelitian ini. Namun perusahaan mengatakan tidak ada pasien yang dirawat di rumah sakit.

Novavax adalah salah satu di antara perusahaan yang berlomba mengembangkan vaksin untuk melawan virus. Menurut data yang dikumpulkan Universitas Johns Hopkins, Covid-19 telah menginfeksi lebih 18 juta orang di seluruh dunia dan menewaskan 694.715 pada Selasa. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ada lebih 150 vaksin yang sedang dikembangkan secara global. Dari total jumlah itu, setidaknya 25 dalam uji coba pada manusia.

Pengumuman Novavax muncul kurang dari dua minggu setelah produsen obat Pfizer dan Moderna memulai uji coba tahap akhir vaksin corona. Uji coba itu akan mencakup sekitar 30.000 peserta.

"Data tahap 1 menunjukkan bahwa NVX-CoV2373 dengan adjuvant Matrix-M Novavax adalah vaksin Covid-19 yang ditoleransi dengan baik dengan profil imunogenisitas kuat," kata Presiden Penelitian dan Pengembangan Novavax, Gregory Glenn dalam sebuah pernyataan Selasa.

Di tengah data Novavax yang menjanjikan, para ilmuwan memperingatkan bahwa bagaimana tubuh manusia merespons setelah terinfeksi virus. Jawabannya mungkin memiliki implikasi penting untuk pengembangan vaksin, termasuk seberapa cepat dapat digunakan untuk umum. Pertanyaan para ilmuwan adalah apakah antibodi yang diproduksi sebagai respons terhadap Covid-19 menawarkan perlindungan jika terinfeksi kembali.

Para ilmuwan berharap bahwa antibodi memberikan tingkat perlindungan terhadap Covid-19. Namun mereka tidak bisa mengatakan itu secara pasti sejak virus pertama kali ditemukan tujuh bulan lalu.

Vaksin Novavax mengandung potongan-potongan protein permukaan disintesis yang digunakan corona untuk menginfeksi manusia.

Pemerintah AS bulan lalu mengumumkan akan membayar Novavax US$ 1,6 miliar untuk mengembangkan dan memproduksi kandidat vaksin 100 juta dosis pada awal tahun depan. Langkah ini sebagai bagian inisiatif "Operation Warp Speed" ​​dari pemerintah Donald Trump.

Dana itu akan digunakan untuk menjalankan uji coba tahap akhir Novavax yang dimulai pada awal Oktober. Perusahaan mengatakan akan memulai uji coba fase dua di beberapa negara jika uji coba tahap awal berhasil.



Sumber:CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Satgas TNI Evakuasi Korban Pengadangan Kelompok Bersenjata di Kongo

Peristiwa pengadangan tersebut dilakukan sebanyak 10 orang bersenjata terhadap dua kendaraan truk.

DUNIA | 4 Agustus 2020

Warga Palestina, Myanmar dan Uganda Ikut Nikmati Daging Kurban dari Indonesia

Ribuan warga dari Palestina, Myanmar, dan Uganda, ikut merayakan penyembelihan kurban yang datang dari Indonesia

DUNIA | 4 Agustus 2020

Ilmuwan dan Farmasi Dunia Kembangkan Antibodi untuk Cegah Covid-19

Pengembangan antibodi monoklonal yang menargetkan virus corona telah disahkan para ilmuwan terkemuka.

DUNIA | 4 Agustus 2020

Mantan Raja Spanyol Mendadak Hengkang ke Luar Negeri

Juan Carlos dianggap telah berjasa besar untuk mengakhiri kediktatoran Francisco Franco.

DUNIA | 4 Agustus 2020

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Amerika: di Desa dan Kota Sama Ganasnya

Presiden Trump segera merespons pernyataan Birx tersebut dengan nada kurang senang.

DUNIA | 4 Agustus 2020

Operasi Penangkapan Djoko Tjandra, Kepolisian Malaysia Beri Penjelasan

Polisi Diraja Malaysia (PDRM) menolak menjelaskan secara mendetail operasi penangkapan Djoko Tjandra di Malaysia, Kamis (30/7/2020).

DUNIA | 3 Agustus 2020

Update Covid-19, 1.259 WNI Terinfeksi di Luar Negeri

Jumlah warga negara Indonesia yang terinfeksi di luar negeri hingga hari Senin (3/8/2020) sebanyak 1.259 orang dengan jumlah terbanyak di Arab Saudi.

DUNIA | 3 Agustus 2020

Inggris Akan Bagikan Jutaan Alat Tes Cepat Covid-19

Jutaan alat tes Covid-19 yang mampu mendeteksi virus dalam waktu 90 menit akan dibagikan ke rumah sakit, rumah perawatan dan laboratorium di Inggris.

DUNIA | 3 Agustus 2020

PM Kosovo Positif Covid-19

Perdana Menteri Kosovo Avdullah Hoti mengaku terinfeksi virus corona dan akan menjalani karantina mandiri di kediamannya selama dua pekan

DUNIA | 3 Agustus 2020

Microsoft Konfirmasi Rencana Akuisisi TikTok

Menyusul pembicaraan antara CEO Microsoft Satya Nadella dan Presiden AS Donald Trump, Microsoft siap melanjutkan diskusi untuk menjajaki pembelian saham TikTok.

DUNIA | 3 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS