Korban Tewas Akibat Korona Bertambah Jadi 132, Terinfeksi 6.000 Orang
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Korban Tewas Akibat Korona Bertambah Jadi 132, Terinfeksi 6.000 Orang

Rabu, 29 Januari 2020 | 10:06 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Beijing, Beritasatu.com - Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok pada Rabu (29/1/2020) mengatakan hingga Selasa (28/1/2020) jumlah korban meninggal akibat virus korona di negara itu bertambah menjadi 132 orang dengan temuan 26 kematian baru. Selain itu, ada 1.459 kasus baru yang berhasil dikonfirmasi.

"Dengan demikian, total kasus virus korona yang di Tiongkok mencapai 5.974," kata otoritas dalam sebuah pernyataan.

Badan Kesehatan juga memantau lebih dari 9.000 kasus yang diduga terinfeksi virus. Lonjakan jumlah ini terjadi ketika Beijing menegaskan kembali kepercayaannya untuk mengatasi penyakit ini.

Pemerintah Diminta Tetapkan Siaga Satu Virus Korona

Kekhawatiran penyebaran virus korona membuat maskapai mengurangi penerbangan ke Tiongkok dan perusahaan global membatasi perjalanan karyawan ke negara itu. CNBC melaporkan bahwa Gedung Putih telah mengatakan kepada maskapai penerbangan AS untuk menangguhkan semua penerbangan Tiongkok-AS karena wabah tersebut.

Lonjakan korban akibat korona di tengah upaya Pemerintah Jepang mengangkut sekitar 200 warga negaranya keluar dari kota, dan AS mengevakuasi sekitar 240 warganya melalui udara.

Penyebaran Virus Korona Terus Bertambah ke 14 Negara

Lebih dari 50 juta orang telah diisiolasi di dalam Wuhan, kota industri pusat di mana wabah pertama kali dimulai. Langkah ini upaya otoritas menghentikan infeksi yang telah menyebar ke kota-kota lain di Tiongkok.

Virus mirip flu ini juga telah menyebar ke lebih dari selusin negara. Hingga saat ini, belum ada kematian yang dikonfirmasi di luar Tiongkok. Namun konfirmasi penularan dari orang ke orang di Jerman, Vietnam, Taiwan, dan Jepang telah meningkatkan kekhawatiran.

Dikenal sebagai "2019-nCoV", virus corona dapat menyebabkan pneumonia dan infeksi pernafasan lainnya. Virus ini menyebar melalui batuk dan bersin.

"Virus itu iblis dan kita tidak bisa membiarkan iblis bersembunyi," kata televisi pemerintah mengutip pernyataan Presiden Tiongkok Xi Jinping dalam pertemuan dengan Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus di Beijing Selasa.

"Tiongkok akan memperkuat kerja sama internasional dan menyambut partisipasi WHO dalam pencegahan virus ... Tiongkok yakin akan memenangkan pertempuran melawan virus itu."

Namun jaminan Tiongkok gagal menenangkan investor. Otoritas kesehatan di dunia terus meningkatkan upaya untuk menghentikan penyebaran virus.

Sementara Amerika Serikat mengatakan tengah meningkatkan pemeriksaan kedatangan dari warga daru Tiongkok dari lima menjadi 20 bandara dan akan mempertimbangkan untuk membatasi perjalanan lebih lanjut.

"Semua pilihan untuk menangani penyebaran penyakit menular harus ada di atas meja, termasuk pembatasan perjalanan," kata Menteri Kesehatan AS Alex Azar.

Adapun Pemerintah Prancis dan Jepang, tengah mengorganisir evakuasi, sementara Hong Kong berencana menangguhkan perjalanan kereta api dan feri ke Tiongkok daratan.

United Airlines mengatakan pihaknya menangguhkan beberapa penerbangan Amerika Serikat dan Tiongkok selama seminggu mulai 1 Februari 2020 karena penurunan permintaan yang signifikan.

Kedutaan Besar AS di Beijing mengatakan sebuah pesawat carteran akan mengangkut staf konsulernya pada Rabu. Komisi Eropa mengatakan akan membantu mendanai dua pesawat untuk menerbangkan warga negara UE pulang, dengan 250 warga negara Prancis berangkat pada penerbangan pertama.



Sumber:Channel News Asia


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Masker yang Mana untuk Mencegah Virus?

Menggunakan masker salah satu cara untuk mencegah adanya virus korona

KESEHATAN | 28 Januari 2020

Korban Virus Korona Sudah Mencapai 106 Orang

Jumlah korban jiwa virus korona telah mencapai 106 orang dan 4.515 terinfeksi.

DUNIA | 28 Januari 2020

Jerman Umumkan Kasus Pertama Penularan Virus Korona

Seorang pria di kota Starnberg, 30 kilometer barat daya Muenchen, terkonfirmasi menderita virus tersebut.

DUNIA | 28 Januari 2020

82 Korban Meninggal, 3.000 Orang di Tiongkok Terinfeksi

44 orang di luar Tiongkok terinfeksi virus korona.

DUNIA | 28 Januari 2020

KBRI Tidak Akan Abaikan 93 WNI yang Tertahan di Wuhan

Kebutuhan logistik yang ada sekarang akan habis dalam lima atau enam hari ke depan, tetapi KBRI siap menyuplai.

DUNIA | 27 Januari 2020

Amerika Konfirmasi Korban Kelima Virus Korona

Otoritas kesehatan AS sedang menyelidiki dengan siapa saja korban terlibat kontak sehingga mereka terjangkit virus korona.

DUNIA | 27 Januari 2020

Film “Lima” Awali Perayaan 70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Rusia

Pada 3 Februari 2020 hubungan diplomatik Indonesia-Rusia akan genap 70 tahun dan pemutaran film ini sebagai pembuka untuk memeriahkan perayaan ini.

DUNIA | 26 Januari 2020

Pertama Kali, Prefektur Oita Tunjuk WNI Jadi Duta Luar Negeri

Ivannanto mengusulkan Oita bekerja sama dengan pemerintah daerah di Indonesia, salah satunya dengan Jatim karena wagubnya pernah kuliah di Oita.

DUNIA | 26 Januari 2020

Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 52 Orang

Secara keseluruhan wabah virus tersebut berjumlah 1.287 kasus, baik yang positif maupun yang terduga.

DUNIA | 26 Januari 2020

Kanada Identifikasi Kasus Pertama Virus Korona

Kasus pertama virus korona di Kanada itu menambah daftar negara-negara yang sebelumnya juga mengumumkan tentang virus korona yang menyebar sampai negeri mereka.

DUNIA | 26 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS