Virus Korona Diduga Ditularkan Lewat Sup Kelelawar
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Virus Korona Diduga Ditularkan Lewat Sup Kelelawar

Jumat, 24 Januari 2020 | 13:39 WIB
Oleh : WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Berdasarkan laporan yang diterbitkan Buletin Sains China, kelelawar buah diduga sebagai pembawa virus korona. Adapun sup kelelawar yang terkenal di kota Wuhan adalah perantaranya.

Kelezatan sup kelelawar dari kota Wuhan, Tiongkok sudah terkenal di dunia. Sayangnya, kota Wuhan juga disebut sebagai tempat asal dari virus korona.

Para ahli percaya bahwa kelelawar buah kemungkinan adalah pembawa virus tersebut. Dalam laporan Buletin Sains China disebutkan para peneliti awalnya meremehkan kondisi virus ini karena dianggap mirip dengan pneumonia dan SARS, demikian dilansir Mirror, Jumat (24/1/2020).

Hal ini semakin diperkuat dengan beredarnya sebuah video di dunia maya yang memperlihatkan semangkuk sup kelelawar yang terlihat tidak wajar. Menurut laporan Daily Star, gambar tersebut dinilai aneh lantaran pada bagian wajah kelelawar terlihat menyeringai dengan bagian dalam perutnya yang kemerahan mengambang di antara kaldu.

Video lain juga memperlihatkan hal yang sama. Kali ini seorang gadis memasukkan salah satu kelelawar ke dalam mulut dan teman-temannya merasa ada yang aneh dengan kelelawar tersebut.

"Virus korona Wuhan bisa jadi berasal dari kelelawar tetapi antara kelelawar dan manusia mungkin ada perantara yang tidak diketahui," ujar salah satu ilmuwan yang diterbitkan di South China Morning Post.

Sementara itu, Wuhan tempat asal virus telah dikarantina karena virus terus menyebar. Pemerintah Wuhan mengatakan akan menutup semua jaringan transportasi perkotaan dan menangguhkan penerbangan keluar dari kota. Pemerintah juga mendesak warga untuk tidak meninggalkan kota kecuali keadaan darurat.

Profesor Neil Ferguson, Direktur Pusat Penelitian Medis untuk Analisis Penyakit Infeksi Global, mengatakan perkiraan jumlah orang yang terinfeksi virus korona di Wuhan adalah sekitar 4.000 jiwa.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Korban Meninggal Akibat Virus Korona Bertambah Jadi 25 Orang

Ada 830 kasus orang terpapar virus tersebut dan 25 orang meninggal.

DUNIA | 24 Januari 2020

Anti-Infiltration Act untuk Memperkuat Pertahanan Demokrasi Taiwan

Anti-infiltration Act merupakan respon Legislatif Yuan terhadap "5 usulan Xi" yang dikeluarkan pemerintah Tiongkok.

DUNIA | 24 Januari 2020

Virus Korona Sampai di Arab Saudi, Seorang Perawat Terinfeksi

Kerajaan Arab Saudi pada Rabu mengatakan pihaknya akan mulai menyaring penumpang yang datang dari Tiongkok.

DUNIA | 24 Januari 2020

1 Juta Penduduk Singapura Adalah Warga Malaysia

Sementara itu, pendatang asal Indonesia mencakup 6,4 persen dari populasi di Singapura.

DUNIA | 22 Januari 2020

Di Davos, Trump Kecam Aktivis Lingkungan

Dia menggambarkan para aktivis sebagai “penerus dari para peramal bodoh masa lalu".

DUNIA | 22 Januari 2020

Trump Ajak Para Pemimpin Dunia Lindungi Warga Masing-masing

Kebijakan America First membuat AS terjebak sengketa dagang, tetapi di sisi lain, pertumbuhan ekonomi AS melesat.

DUNIA | 22 Januari 2020

UNWTO: 2020 Kunjungan Wisatawan Global Meningkat 4%

UNWTO: 2020 Kunjungan Wisatawan Global Meningkat 4%

DUNIA | 21 Januari 2020

Kedatangan Wisatawan Global 2019 Ukir Rekor 1,5 Miliar

Kedatangan Wisatawan Global 2019 Ukir Rekor 1,5 Miliar

DUNIA | 21 Januari 2020

Dari Greta Thunberg hingga Donald Trump, Ini Para Pembicara WEF 2020

Greta Thunberg (17), aktivis lingkungan dari Swedia dan Presiden AS Donald Trump menjadi dua tokoh yang bakal disorot dalam KTT WEF 2020.

DUNIA | 19 Januari 2020

KTT WEF Akan Minta Komitmen Para Pengusaha Hapus Emisi Karbon

KTT WEF merupakan kesempatan yang tepat untuk menunjukkan kepemimpinan dalam menghadapi perubahan iklim.

DUNIA | 19 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS