Serangan Udara Rusia Tewaskan Puluhan Warga Idlib
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Serangan Udara Rusia Tewaskan Puluhan Warga Idlib

Selasa, 27 Oktober 2020 | 19:07 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Idlib, Beritasatu.com- Serangan udara Rusia di Suriah utara telah menewaskan lebih dari 50 milisi yang didukung Turki di provinsi Idlib yang sebagian besar dikuasai pemberontak.

Seperti dilaporkan BBC, Selasa (27/10), banyak warga lainnya terluka dalam serangan itu, yang menandai peningkatan kekerasan di wilayah tersebut.

Satu basis pelatihan untuk kelompok Islam bernama Faylaq al-Sham diserang.

Serangan itu berisiko pada gencatan senjata di Idlib, yang ditengahi dan dipantau oleh Rusia dan Turki, yang mendukung pihak yang berlawanan dalam perang.

Kelompok pemantau yang berbasis di Inggris, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, menyebutkan jumlah korban tewas 78 orang.

"Beberapa korban yang terluka berada dalam kondisi serius, dan jumlah korban tewas kemungkinan akan meningkat," tambah Observatorium.

Observatorium menggambarkan serangan itu - di wilayah Harem di barat laut kota Idlib - sebagai yang paling mematikan sejak gencatan senjata mulai berlaku pada Maret.

Gencatan senjata telah menghentikan serangan pemerintah Suriah di wilayah yang telah membuat hampir satu juta orang mengungsi, dan sebagian besar telah berlangsung sejak saat itu.

Ketika gencatan senjata diumumkan, Turki menyatakan pihaknya berhak untuk "membalas dengan seluruh kekuatannya" terhadap setiap serangan oleh pasukan yang bersekutu dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Idlib adalah provinsi terakhir yang dikuasai pemberontak dan jihadis, yang telah dipukul mundur dalam perang saudara selama sembilan tahun.



Sumber:Suara Pembaruan

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Senat AS Setujui Amy Barrett sebagai Hakim Agung

Senat Amerika Serikat (AS) mengonfirmasi penunjukan Amy Coney Barrett sebagai hakim agung AS pada Senin (26/10).

DUNIA | 27 Oktober 2020

Kemlu Pulangkan 503 WNI dari Malaysia

Total telah dipulangkan sebanyak 1.897 WNI sejak Juni 2020.

DUNIA | 27 Oktober 2020

WHO Serukan Solidaritas Global Vaksin Covid-19

WHO menyerukan solidaritas global dalam peluncuran vaksin virus corona di masa depan, karena jumlah kasus infeksi terus melonjak di seluruh dunia.

DUNIA | 27 Oktober 2020

Biden: Trump Bisa Menang dengan Cara Mendelegitimasi Pemilu

Joe Biden, mengatakan Presiden Donald Trump tetap bisa memenangkan pemilu 2020 karena caranya bermain yakni mendelegitimasi hasil pemilu.

DUNIA | 27 Oktober 2020

Oposisi Thailand Desak PM Prayut Mundur

Oposisi meminta Perdana Menteri (PM) Thailand Prayut Chan-ocha untuk berhenti memanfaatkan monarki serta mendesak PM agar mengundurkan diri

DUNIA | 27 Oktober 2020

Kabar Baik! Vaksin Covid-19 AstraZeneca Hasilkan Respons Kekebalan di Lansia

Pengumuman tersebut kemungkinan akan meningkatkan harapan pengembangan vaksin Covid sebelum akhir tahun.

DUNIA | 27 Oktober 2020

Sekjen PBB: Ratifikasi Jadi Komitmen Besar Menuju Penghapusan Total Senjata Nuklir

“Ini mewakili komitmen yang sangat berarti terhadap penghapusan total senjata nuklir, yang tetap menjadi prioritas utama dan tertinggi bagi PBB."

DUNIA | 26 Oktober 2020

PM Bulgaria Positif Covid-19

“Setelah dua tes PCR hari ini, saya positif mengidap Covid-19,” tulis Boyko Borissov.

DUNIA | 26 Oktober 2020

Dubes Desra Dorong Penelitian dan Produksi Vaksin Bersama Inggris

Desra Percaya, mengatakan hubungan bilateral Indonesia dengan Inggris dan Irlandia terbilang kokoh, namun masih banyak peluang yang bisa digali

DUNIA | 26 Oktober 2020

Bangladesh Terapkan Aturan: Tanpa Masker Tidak Dilayani

Tidak ada kantor publik dan swasta yang akan melayani siapa pun yang tidak mengenakan masker.

DUNIA | 26 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS