Abaikan Komentar Trump, Partai Republik Janjikan Transisi Damai
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Abaikan Komentar Trump, Partai Republik Janjikan Transisi Damai

Sabtu, 26 September 2020 | 09:33 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WIR

Washington, Beritasatu.com- Sejumlah anggota terkemuka Republik, Kamis (24/9), memastikan adanya transisi atau peralihan kekuasaan secara damai pascapemilu 3 November. Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell mengabaikan komentar Presiden Amerika Serikat (AS) sekaligus kandidat petahana Republik, Donald Trump, dan menjanjikan transisi teratur untuk presiden terpilih.

“Pemenang pemilu 3 November akan dilantik pada 20 Januari (2021). Transisi akan berlangsung teratur seperti telah terjadi setiap empat tahun sejak 1792,” kata McConnell, pemimpin tertinggi senat yang juga anggota Partai Republik, lewat Twitter, Kamis.

Saat menuju ke ruang Senat setelah menyampaikan pesan itu, McConnell tidak menjawab pertanyaan wartawan tentang hal yang akan dilakukannya jika Trump menolak mundur dan apakah dia akan bersikeras melakukannya.

Meskipun McConnell tidak secara langsung menyebut nama Trump tapi dia jelas merujuk pernyataan presiden dalam konferensi pers di Gedung Putih, Rabu (23/9). Trump menyebut surat suara sebagai bencana dan tidak akan ada transisi melainkan melanjutkan pemerintahan.

Anggota Republik lainnya, termasuk sekutu vokal Trump, Lindsey Graham, juga menjanjikan pemilihan yang aman dan adil. “Saya dapat memastikan kepada Anda ini akan damai,” ujar Graham kepada Fox News, tapi menyebut keputusan bisa dibawa ke pengadilan tinggi.

“Jika Republik kalah kami akan menerima hasilnya. Jika Mahkamah Agung memutuskan mendukung Joe Biden, saya akan menerima hasilnya,” kata Graham.

Sedangkan, Senator Republik Mitt Romney menanggapi lebih kritis, menyatakan “setiap saran bahwa seorang presiden mungkin tidak menghormati jaminan Konstitusional tidak terpikirkan dan tidak bisa diterima.”

Pada Kamis, Trump kembali mengulang klaimnya bahwa tidak akan terjadi pemilu yang “jujur” karena beberapa negara bagian mengirimkan surat suara kepada semua pemilih terdaftar.

“Kita ingin memastikan pemilu jujur, dan saya tidak yakin itu bisa. Saya rasa tidak bisa dengan seluruh situasi ini, surat suara yang tidak diminta, itu tidak diminta, jutaan dikirimkan kepada semua orang dan kita lihat saja nanti,” kata Trump.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kasus Covid-19 di AS Tembus 7 Juta Orang

Jumlah kasus virus corona di Amerika Serikat (AS) telah menembus angka tujuh juta orang sampai Kamis (24/9), artinya lebih dari 20% dari total kasus infeksi di dunia.

DUNIA | 26 September 2020

Uni Emirat Arab Buka Semua Wilayahnya untuk Turis Asing

UEA akan kembali mengeluarkan visa untuk turis asing yang ingin memasuki seluruh tujuh wilayahnya mulai Kamis (24/9) atau enam bulan setelah pandemi

DUNIA | 26 September 2020

PBB: Krisis Iklim Bisa Berakhir Buruk Jika Diselesaikan Seperti Pandemi

Jika krisis iklim diselesaikan dengan pendekatan “perpecahan dan kekacauan yang sama” seperti dalam penanganan Covid-19 maka situasinya bisa berakhir buruk.

DUNIA | 26 September 2020

Vaksin Covid-19 J&J Hasilkan Respons Imun Kuat pada Uji Coba Awal

98 persen peserta memiliki antibodi penawar, yang melindungi sel dari patogen, 29 hari setelah vaksinasi.

DUNIA | 26 September 2020

Pesawat Militer Ukraina Jatuh, 22 Taruna Tewas

Sejumlah 22 orang tewas setelah satu pesawat militer Ukraina jatuh di bandara Chuhuiv, Ukraina, sekitar 400 km sebelah timur ibu kota Kiev, Ukraina, Jumat (25/9

DUNIA | 26 September 2020

Rusia Siap Tanggung Risiko Hukum Produk Vaksinnya

Rusia sangat yakin dengan vaksin Covid-19 sehingga akan memikul sejumlah tanggung jawab hukum jika terjadi kesalahan.

DUNIA | 25 September 2020

ILO: 500 Juta Pekerjaan Hilang Akibat Pandemi

Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) menyatakan lebih dari 500 juta pekerjaan di seluruh dunia hilang akibat pandemi Covid-19.

DUNIA | 25 September 2020

Selandia Baru Tidak Lagi Wajibkan Masker

Selandia Baru tidak lagi mewajibkan pemakaian masker di sebagian besar wilayahnya, meskipun banyak negara masih didera pandemi Covid-19.

DUNIA | 25 September 2020

Biden: Dukungan Pemilih Kulit Hitam Jadi Kunci Kemenangan

Saat berkampanye di Carolina Utara, Rabu (23/9), Joe Biden mengatakan pemilih kulit hitam adalah kunci utama untuk harapannya memenangkan Gedung Putih

DUNIA | 25 September 2020

Jika Kalah Pipres, Trump Tolak Transisi Damai

Donald Trump menolak berkomitmen untuk melakukan transisi kekuasaan secara damai jika kalah dalam pemilu November mendatang.

DUNIA | 25 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS