Pesawat Militer Ukraina Jatuh, 22 Taruna Tewas
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Pesawat Militer Ukraina Jatuh, 22 Taruna Tewas

Sabtu, 26 September 2020 | 05:52 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Kiev, Beritasatu.com- Sejumlah 22 orang tewas setelah satu pesawat militer Ukraina jatuh di bandara Chuhuiv, Ukraina, sekitar 400 km sebelah timur ibu kota Kiev, Ukraina, Jumat (25/9).

"Pesawat jatuh dan terbakar saat mendarat, dan menewaskan 22 orang," kata layanan darurat negara itu pada Jumat

Seperti dilaporkan Al Jazeera, Layanan Darurat Negara Ukraina menyatakan kecelakaan itu terjadi sekitar 2 km dari bandara militer.

"Mayat 22 orang ditemukan, dua orang luka-luka dan pencarian empat orang terus berlanjut," katanya.

Laporan menyatakan bahwa pesawat itu memiliki awak militer dan kebanyakan dari penumpang adalah pelajar di institusi yang dijalankan oleh kementerian pertahanan.

Pesawat jenis An-26, yang membawa 28 orang, jatuh saat mendarat di bandara di Chuhuiv, sekitar 400 km sebelah timur ibu kota Kiev.

"Kedua orang yang terluka dibawa ke rumah sakit dalam kondisi serius, dan pencarian dilanjutkan untuk empat orang lainnya yang hilang," kata Wakil Menteri Dalam Negeri Anton Gerashchenko.

"Pesawat itu sedang dalam penerbangan pelatihan," kata Presiden Volodymyr Zelenskyy dalam satu pernyataan, mengutip informasi awal.

Belum ada indikasi langsung tentang apa yang menyebabkan kecelakaan tersebut.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Rusia Siap Tanggung Risiko Hukum Produk Vaksinnya

Rusia sangat yakin dengan vaksin Covid-19 sehingga akan memikul sejumlah tanggung jawab hukum jika terjadi kesalahan.

DUNIA | 25 September 2020

ILO: 500 Juta Pekerjaan Hilang Akibat Pandemi

Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) menyatakan lebih dari 500 juta pekerjaan di seluruh dunia hilang akibat pandemi Covid-19.

DUNIA | 25 September 2020

Selandia Baru Tidak Lagi Wajibkan Masker

Selandia Baru tidak lagi mewajibkan pemakaian masker di sebagian besar wilayahnya, meskipun banyak negara masih didera pandemi Covid-19.

DUNIA | 25 September 2020

Biden: Dukungan Pemilih Kulit Hitam Jadi Kunci Kemenangan

Saat berkampanye di Carolina Utara, Rabu (23/9), Joe Biden mengatakan pemilih kulit hitam adalah kunci utama untuk harapannya memenangkan Gedung Putih

DUNIA | 25 September 2020

Jika Kalah Pipres, Trump Tolak Transisi Damai

Donald Trump menolak berkomitmen untuk melakukan transisi kekuasaan secara damai jika kalah dalam pemilu November mendatang.

DUNIA | 25 September 2020

Korban Tewas Bangunan Runtuh di India Jadi 40 Orang

Jumlah korban tewas akibat bangunan runtuh di Bhiwandi, India, seperti dilaporkan NDTV, bertambah menjadi 40 orang pada Rabu (23/9).

DUNIA | 25 September 2020

Ledakan Truk Tangki di Nigeria, 23 Tewas

Sedikitnya 23 orang tewas setelah satu truk tangki bensin terbalik dan terbakar di jalan yang sibuk di negara bagian Kogi, Nigeria tengah pada Rabu (23/9).

DUNIA | 25 September 2020

Pasukan Korut Bunuh dan Bakar Pejabat Perikanan Korsel

Diduga, pasukan Korea Utara bertindak dengan alasan perintah anti-virus (corona).

DUNIA | 25 September 2020

Yili Group, Merek Susu dengan Valuasi Tertinggi di Dunia

Valuasi merek Yili meningkat 13% dalam setahun terakhir berkat inovasi dan strategi internalisasi.

DUNIA | 25 September 2020

Novavax Mulai Uji Coba Vaksin Covid-19 Tahap Akhir di Inggris

Novavax mengatakan, data uji coba ini akan mendukung pengajuan lisensi di Inggris, Uni Eropa (UE) dan negara lain.

DUNIA | 25 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS