INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Prihatin Pandemi, PBB Peringati Hari Jadi ke-75

Senin, 21 September 2020 | 07:29 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

New York, Beritasatu.com- Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) memperingati hari jadinya yang ke-75 pada Senin (21/9). Dengan tema bahwa "multilateralisme bukanlah pilihan tetapi suatu keharusan", PBB merayakan peringatan saat pandemi Covid-19 membuat negara-negara terpisah.

Saat perayaan hari ulang tahun PBB, biasanya para pemimpin dan perwakilan dari hampir 200 negara berkumpul dalam sidang majelis umum secara massal untuk menyuarakan masalah dunia dan menawarkan berbagai solusi.

Tapi tahun ini, sebagian Manhattan tidak akan ditutup untuk sidang majelis umum; tidak akan ada konvoi limusin yang berderet, dan tidak ada kerumunan para diplomat, jurnalis dan penerjemah yang sibuk di aula PBB.

Sebaliknya, dengan Covid-19 yang masih membatasi pergerakan global, hanya satu perwakilan dari masing-masing 193 anggota PBB yang akan diizinkan, dan hanya seseorang yang sudah berada di Amerika Serikat (AS).

Semua orang harus hadir melalui konferensi video, termasuk sekitar 160 hingga 170 kepala negara dan pidato perencanaan pemerintah.

Tampil melalui video pada Selasa (22/9) adalah Vladimir Putin dari Rusia dan Xi Jinping dari Tiongkok, yang pada masa lalu telah membiarkan diplomat topnya berbicara; dan pemimpin AS Donald Trump.

Tidak Terdaftar

Pada Rabu (23/9), Presiden Venezuela Nicolas Maduro, yang dianggap tidak sah oleh sebagian besar dunia, akan berpidato di hadapan majelis melalui video. Yang tidak lagi terdaftar sebagai pembicara adalah para pemimpin Suriah dan Korea Utara.

"Diplomasi, agar efektif, membutuhkan kontak pribadi, dan saya sangat menyesal kami tidak akan memiliki kesempatan untuk mempertemukan para pemimpin negara," kata Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.

Meski begitu, kata Guterres, akan ada "banyak pertemuan virtual" di sela-sela sidang, yang diadakan melalui telekonferensi tentang topik-topik seperti perubahan iklim, keanekaragaman hayati dan konflik di Libia dan Lebanon.

Acara dimulai dengan deklarasi bersama yang penuh dengan niat baik dan seruan untuk memerangi unilateralisme.

Tetapi deklarasi itu seolah memungkiri kenyataan dari apa yang telah terjadi sejak Covid-19 merebak awal tahun 2020, dengan perbatasan ditutup, kerja sama terbatas, dan negara-negara terpaksa melakukannya sendiri.

Bertrand Badie, profesor di Institut Studi Politik Paris, mengatakan kekuatan besar kehilangan kesempatan dengan virus korona untuk memperkuat kerja sama global.

Sebaliknya, kerja sama terputus di tengah tuduhan bahwa Tiongkok dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bergerak lambat pada wabah awal, dan AS menyatakan akan bertindak independen dan menarik diri dari WHO.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Distribusi Vaksin Covid-19 Sangat Riskan Suhu dan Benturan

Sebelum digunakan, vaksin harus disimpan dalam suhu yang dingin dan terlindung dari guncangan atau benturan.

DUNIA | 21 September 2020

India Gelar 1,2 Juta Tes Covid-19 dalam Sehari

India menggelar 1,2 juta tes Covid-19 di seluruh negeri pada Sabtu (19/9), sejauh ini sebagai jumlah sampel pengujian tertinggi dalam satu hari.

DUNIA | 21 September 2020

Inggris Ancam Denda Rp 191 juta Pelanggar Aturan Covid-19

Orang-orang di Inggris yang melanggar peraturan baru Covid-19 tentang isolasi mandiri akan didenda 10.000 poundsterling atau Rp 191 juta.

DUNIA | 21 September 2020

Inggris di Titik Kritis Pandemi Covid-19

Lebih 40.000 orang di Inggris telah meninggal dalam 28 hari setelah dites positif Covid-19 sejak dimulainya pandemi pada Maret.

DUNIA | 21 September 2020

Berkat Kemitraan Oracle dan Walmart, Trump Dukung Kesepakatan TikTok di AS

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Sabtu (19/9), telah menyatakan persetujuannya agar TikTok melanjutkan operasinya di AS.

DUNIA | 21 September 2020

Virus Corona Ditemukan pada Kemasan Cumi Impor di Tiongkok

Otoritas mendesak pada semua pihak yang membeli produk tersebut agar melakukan tes Covid-19.

DUNIA | 21 September 2020

Bocoran Dokumen: HSBC Fasilitasi Dana Dari Investasi Bodong

HSBC sebelumnya sudah diperingatkan regulator Amerika soal aktivitas penipuan investasi oleh nasabahnya.

DUNIA | 21 September 2020

Bank-bank Besar ini Diduga Loloskan Transfer Dana Kriminal

Ada bank besar yang bertahun-tahun membiarkan transfer ke rekening yang dicurigai dipakai untuk mendanai terorisme.

DUNIA | 21 September 2020

Demonstran Antipemerintah Pasang Plakat "Thailand Milik Rakyat"

Pengunjuk rasa antipemerintah memasang plakat yang menyatakan Thailand "milik rakyat", sebagai bentuk perlawanan yang berani terhadap monarki.

DUNIA | 20 September 2020

Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Iran Tembus 24.000

Jumlah kematian resmi akibat virus corona di Iran melonjak melampaui 24.000 pada Sabtu (19/9)

DUNIA | 20 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS