Pidato di DK PBB, Menlu Retno Tekankan 3 Esensi Jaga Perdamaian
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Pidato di DK PBB, Menlu Retno Tekankan 3 Esensi Jaga Perdamaian

Kamis, 13 Agustus 2020 | 10:04 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WIR

New York, Beritasatu.com- Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menekankan tiga hal pokok yang esensial untuk menjaga perdamaian di tengah tantangan global yang semakin meningkat termasuk akibat pandemi.

Selaku presiden Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (DK PBB) periode Agustus 2020, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyampaikan hal itu saat memimpin pertemuan debat terbuka yang dipusatkan di markas PBB di New York, Amerika Serikat (AS), Rabu (12/8) pukul 10 waktu New York atau pukul 21.00 WIB.

Pertama, kata Retno, mempertahankan perdamaian harus menjadi bagian komprehensif dari tanggapan dunia terhadap pandemi.

“Penting bagi kita untuk terus mendukung negara-negara ini di dalam konflik untuk mengambil pendekatan holistik dalam menangani keterkaitan antara krisis kesehatan dan dampaknya mulai dari sosial ekonomi sampai perdamaian dan keamanan,” ujarnya.

Retno juga meminta negara-negara PBB agar fokus mendukung penguatan kapasitas institusional dan sumber daya dari negara terdampak konflik. Dia juga mendorong upaya bersama negara-negara untuk mengatasi akses kesenjangan kepada barang kesehatan publik dan perawatan konflik di negara-negara konflik tersebut.

“Persaingan mendapatkan vaksin Covid-19 jika nanti ada hanya membuat mereka semakin tertinggal,” ujar Retno.

Kedua, Retno menyatakan upaya bina damai membutuhkan sinergi antara badan kerja dalam sistem PBB. Dalam hal ini, PBB harus mengintegrasikan pendekatan yang sensitif terhadap konflik dalam upaya penanganan pandemi.

Retno mengatakan The Peacebuilding Commission (PBC) sebagai badan utama PBB dalam mempertahankan perdamaian bisa memainkan peranan penting, seperti mengoordinasikan respons seluruh organ utama PBB termasuk organisasi regional, institusi keuangan, dan sektor swasta.

Retno menegaskan gencatan konflik dan jeda kemanusiaan akan memampukan tersalurkannya bantuan dan perawatan Covid-19 dengan tepat waktu kepada warga sipil dalam konflik.

“Ketiga, penting untuk mengoptimalisasikan penggunaan sumber daya yang terbatas untuk upaya bina damai, karena mayoritas negara terdampak konflik tersebut dihadapkan dengan pada pilihan yang sulit antara pengeluaran untuk infrastruktur kesehatan atau pembangunan perdamaian.

Masalah Dana

Dalam konteks ini, kata Retno, Indonesia menggarisbawahi laporan terbaru Sekjen PBB mengenai Pembangunan dan Pertahanan Perdamaian yang mencatat adanya penurunan porsi bantuan luar negeri untuk pembangunan perdamaian di negara-negara yang terdampak konflik.

Retno menilai pendanaan inovatif seperti Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular serta institusi filantropis menjadi penting dalam menghadapi situasi ini.

“Pada saat sama, kita harus terus berpikir di luar kota untuk mengeksplorasi pendanaan inovatif untuk pembangunan perdamaian,” kata Retno.

Di tengah meningkatnya ketidakpastian yang disebabkan oleh pandemi, Retno berpendapat upaya bina damai dan upaya perdamaian berkelanjutan menjadi semakin sulit untuk dilakukan. Namun, Menlu Retno optimistis situasi krisis ini dapat membuka jalan bagi perdamaian.

“Mari kita gunakan momentum ini untuk semakin memajukan perdamaian,” ujar Retno, menutup sambutannya.
Sejumlah pejabat tinggi negara anggota DK PBB juga berpartisipasi dalam Debat Terbuka antara lain Deputi Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Vietnam Pham Binh Minh dan Menteri Negara Jerman Niels Annen.

Pembahasan pandemi dan perdamaian sejalan dengan langkah terbaru DK PBB untuk mengadopsi Resolusi 2532 pada 1 Juli 2020, salah satunya meminta penghentian kekerasan dan agar semua pihak yang terlibat konflik melakukan jeda kemanusiaan (humanitarian pause) selama 90 hari.

Debat terbuka ini merupakan terobosan baru Indonesia untuk memulai pembahas isu bina damai di masa pandemi yang diapresiasi oleh negara anggota DK PBB.

Presidensi Indonesia di DK PBB bulan Agustus adalah kedua kalinya setelah mengemban jabatan sama pada Mei 2019. Indonesia telah empat kali menjabat anggota tidak tetap DK PBB yaitu pada 1974-1975, 1995-1996, 2007-2008, 2019-2020.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Menlu: Pandemi Covid-19 Momentum Wujudkan Perdamaian Berkelanjutan

Indonesia menyerukan DKPBB untuk terus memperkuat diplomasi perdamaian dan membuat pandemi Covid-19 sebagai momentum untuk mewujudkan perdamaian berkelanjutan.

DUNIA | 13 Agustus 2020

Korsel Segera Bangun Kapal Induk Pertama

Diperkirakan Korsel juga akan membeli pesawat tempur F-35B buatan Amerika yang bisa beroperasi di atas kapal induk.

DUNIA | 13 Agustus 2020

Kamala Harris: Trump Gagal Tangani Covid-19 Sejak Awal

Penolakan Trump melakukan tes Covid-19, menjaga jarak sosial, dan memakai masker membuat seolah dia lebih tahu daripada para ahli.

DUNIA | 13 Agustus 2020

“Trump Hancurkan Reputasi AS”, Pidato Pertama Harris

"Inilah yang terjadi kalau kita memilih seorang pria yang pada dasarnya memang tidak bisa bekerja."

DUNIA | 13 Agustus 2020

Kamala Harris, Obama Versi Perempuan

Harris adalah mantan jaksa wilayah San Fransisco, jaksa agung negara bagian California dan kemudian terpilih sebagai senator.

DUNIA | 12 Agustus 2020

Filipina Laporkan Lonjakan Harian Tertinggi 6.958 Kasus

Pemerintah Filipina telah menetapkan Metro Manila, Laguna, Rizal, Cavite, dan Bulacan sebagai wilayah karantina masyarakat yang ditingkatkan.

DUNIA | 12 Agustus 2020

Penjarahan di Chicago, 100 Orang Ditangkap dan 13 Polisi Luka

Peristiwa itu bukan protes terorganisasi, melainkan murni insiden kriminalitas yang dimulai setelah penembakkan seseorang oleh polisi sehari sebelumnya.

DUNIA | 12 Agustus 2020

Produsen Masker Tiongkok Berjuang di Tengah Anjloknya Harga

Sekarang, dengan kondisi pandemi sudah terkendali di Tiongkok daratan, permintaan masker untuk pasar domestik turun drastis, sehingga mendorong harga anjlok.

DUNIA | 12 Agustus 2020

Tiongkok Pamerkan Kisah Heroik Lawan Covid-19

Partai Komunis Tiongkok (PKT) terus berusaha mengklaim dirinya sebagai pelopor dalam perang melawan Covid-19.

DUNIA | 12 Agustus 2020

Trump Tak Bisa Pamer Vaksin Covid-19 Saat Hari Pilpres

Setelah meninjau data tahapan dari Moderna, Senin (10/8), para ahli vaksin memastikan Trump tidak akan mendapatkan vaksin pada hari pemilihan.

DUNIA | 12 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS