Separuh Lebih Warga di Daerah Kumuh Mumbai Terinfeksi Covid-19
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Separuh Lebih Warga di Daerah Kumuh Mumbai Terinfeksi Covid-19

Kamis, 30 Juli 2020 | 11:30 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WIR

New Delhi, Beritasatu.com- Lebih dari separuh warga yang tinggal di daerah kumuh Mumbai telah terinfeksi virus corona dari penelitian kota yang ditugaskan dan dirilis Selasa (28/7). Studi terbaru itu memicu keraguan tentang jumlah resmi kasus Covid-19 di India.

India saat ini menjadi negara tertinggi ketiga dalam jumlah kasus infeksi virus corona setelah Amerika Serikat (AS) dan Brasil, meskipun para pakar menyebut kurangnya pengujian bisa berarti angkanya lebih tinggi.

Tes darah kepada 6.936 orang yang dipilih secara acak oleh otoritas kota Mumbai menemukan bahwa 57% penduduk daerah kumuh dan 16% penduduk non-daerah kumuh telah memiliki antibodi.

Mumbai yang 40% populasinya tinggal di daerah kumuh, sejauh ini melaporkan lebih dari 110.000 infeksi dan 6.000 lebih kematian. Kota di sebelah barat berpenduduk 20 juta orang itu adalah rumah bagi kawasan kumuh terbesar di India, Dharavi, dimana diperkirakan menjadi tempat tinggal 1 juta orang.

Tapi, kematian di daerah kumuh yang luas belum melonjak karena para pejabat mengklaim upaya agresif untuk menahan penyebaran virus telah efektif.

Hasil survei menunjukkan infeksi asimtomatik kemungkinan mendapat proporsi tinggi dari seluruh infeksi dan mengindikasikan tingkat kematian virus kemungkinan sangat rendah. Survei itu digelar seminggu setelah penelitian antibodi yang ditugaskan oleh pemerintah menunjukkan hampir seperempat warga di ibu kota New Delhi, dengan populasi 20 juta, telah terinfeksi virus corona.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Tren Penjualan Hewan Kurban lewat Daring Berkembang di Asia Selatan

Ribuan hewan kurban untuk disembelih pada Iduladha kini ditawarkan secara daring, mengubah pola penjualan tradisional karena pandemi Covid-19.

DUNIA | 30 Juli 2020

Tim Kampanye Trump Sembunyikan Transaksi Rp 2,47 Triliun

Tim kampanye pemenangan Donald Trump untuk pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) 2020 dituduh menyembunyikan transaksi pengeluaran senilai US$ 170 juta (sekitar Rp 2,47 triliun).

DUNIA | 30 Juli 2020

Vonis Najib Beri Legitimasi untuk PM Muhyiddin

Vonis bersalah terhadap mantan perdana menteri (PM) Malaysia Najib Razak dalam persidangan perkara pertama skandal 1Malaysia Development Berhad (1MDB) menguatkan legitimasi terhadap pemimpin saat ini, Muhyiddin Yassin.

DUNIA | 30 Juli 2020

Umat Islam Rayakan Iduladha di Tengah Pandemi

Sekitar 1,8 miliar umat Islam di dunia akan merayakan Iduladha atau dikenal sebagai Hari Raya Kurban pada Jumat (31/7) di tengah pandemi Covid-19

DUNIA | 30 Juli 2020

Jumlah Kedatangan Wisman di Thailand Anjlok 66%

Thailand tidak mencatat kedatangan dan pengeluaran wisatawan mancanegara (wisman) selama tiga bulan berturut-turut hingga Juni 2020.

DUNIA | 30 Juli 2020

Korban Jiwa Covid-19 di AS Tembus 150.000

Korban jiwa virus corona pertama di AS dilaporkan pada 29 Februari.

DUNIA | 30 Juli 2020

Indonesia-Selandia Baru Bidik Volume Perdagangan Rp 40 triliun

Menlu Retno secara tegas minta agar Selandia Baru membuka lebih banyak lagi akses bagi berbagai produk dari Indonesia.

DUNIA | 29 Juli 2020

Bill Gates Optimistis Tingkat Kematian Akibat Covid-19 Berkurang Akhir Tahun

Pendiri Microsoft dan filantropis, Bill Gates, mengatakan perkembangan obat-obatan terapi bisa mengurangi angka kematian akibat Covid-19.

DUNIA | 29 Juli 2020

Twitter Blokir Putra Donald Trump

Trump Jr mengunggah informasi menyesatkan tentang hydroxychloroquine untuk pengobatan Covid-19.

DUNIA | 29 Juli 2020

Kedubes AS Serahkan Bantuan 100 Ventilator

Ventilator yang disumbangkan pemerintah AS memiliki teknologi canggih dan sangat diminati pasar.

NASIONAL | 28 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS