Infrastruktur Kesehatan di Jerman Mampu Hadapi Pandemi Covid-19
INDEX

BISNIS-27 428.182 (-2.86)   |   COMPOSITE 4879.1 (-9.06)   |   DBX 933.193 (7.61)   |   I-GRADE 128.434 (-0.58)   |   IDX30 404.523 (-3.21)   |   IDX80 106.174 (-0.61)   |   IDXBUMN20 268.239 (-2.84)   |   IDXG30 113.341 (-0.34)   |   IDXHIDIV20 361.328 (-3.85)   |   IDXQ30 118.527 (-0.83)   |   IDXSMC-COM 209.874 (0.28)   |   IDXSMC-LIQ 234.117 (0.48)   |   IDXV30 100.803 (-0.57)   |   INFOBANK15 767.134 (-9.65)   |   Investor33 355.071 (-2.81)   |   ISSI 143.565 (0.25)   |   JII 517.566 (1.34)   |   JII70 175.828 (0.4)   |   KOMPAS100 953.068 (-3.09)   |   LQ45 742.375 (-5.22)   |   MBX 1347.52 (-4.53)   |   MNC36 265.633 (-1.2)   |   PEFINDO25 258.006 (2.03)   |   SMInfra18 230.699 (-0.73)   |   SRI-KEHATI 299.246 (-2.35)   |  

Infrastruktur Kesehatan di Jerman Mampu Hadapi Pandemi Covid-19

Selasa, 9 Juni 2020 | 08:57 WIB
Oleh : Natasa Christy Wahyuni / WIR

Jakarta, Beritasatu.com- Kelebihan teknologi yang dimiliki oleh Jerman membuat negara itu terbilang sukses menahan laju infeksi dan kematian Covid-19 bahkan jika dibandingkan negara-negara Eropa lainnya. Di bidang kesehatan, Jerman memiliki kapasitas infrastruktur yang mampu menghadapi pandemi, baik dari segi jumlah rumah sakit (RS) maupun teknologi alat kesehatan.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Jerman, Arif Havas Oegroseno, mengatakan kemampuan Jerman dalam infrastruktur kesehatan sangat tinggi. Jumlah RS di Jerman saat ini lebih dari 2.000 dengan populasi sekitar 83 juta. Rasio ranjang di unit perawatan intensif (ICU) juga paling banyak yaitu 8,2 dibandingkan rasio ranjang ICU di negara tetangganya seperti Italia (3), Belanda (4), dan Spanyol (7).

“Ventilator di Italia hanya 5.000, Prancis 7.000, Inggris yang punya sistem kesehatan nasional (NHS) hanya 7.000, sedangkan Jerman punya 25.000 ventilator,” kata Havas dalam webinar bertema “Pengalaman Jerman dalam Menghadapi Transformasi Digital di Pendidikan, Kesehatan, dan Instansi Pemerintah” yang digelar oleh Ikatan Ahli dan Sarjana Indonesia (IASI) Jerman, Minggu (7/6) malam.

Havas menjelaskan publik Jerman sempat mengalami perdebatan sengit terkait jumlah RS di negara itu yang dianggap pengamat ekonomi terlalu banyak. Pengkritik meminta jumlah RS di Jerman dikurangi menjadi 600, namun perdebatan terhenti karena pandemi memperlihatkan kebutuhan RS sangat besar.

Jumlah RS di Indonesia hampir sama dengan Jerman, yaitu menurut data Kementerian Kesehatan RI tahun 2018 sebanyak 2.813 unit untuk populasi tiga kali lipat Jerman yaitu 267 juta penduduk.

“Inilah suatu kelebihan teknologi di Jerman. Ini sangat membantu kapasitas Jerman dalam menghadapi pandemi di bidang kesehatan yang begitu mendadak dan besar skalanya di seluruh dunia,” kata Havas.

Havas mengatakan Jerman juga sudah menjalankan transformasi kecerdasan intelijen (artificial intelligence/AI) di berbagai bidang, contohnya negara itu kini mengembangkan robotik untuk memindahkan ranjang ICU yang normalnya membutuhkan 3-4 orang menjadi cukup satu orang.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Lima Survei Tempatkan Biden di Atas Trump

Hasil jajak pendapat (poolling) pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat (AS) dari lima besar lembaga survei menempatkan Joe Biden di atas Donald Trump.

DUNIA | 9 Juni 2020

Selandia Baru Nyatakan Bebas Covid-19

Selandia Baru resmi mengakhiri pembatasan sosial dan penguncian pascakesembuhan pasien terakhir Covid-19.

DUNIA | 9 Juni 2020

Demo Antirasis Merebak di Eropa

Demo antirasis merebak di daratan Eropa. Puluhan ribu demonstran turun ke jalanan di kota London, Minggu (7/6), dalam aksi unjuk rasa selama dua hari berturut-turut.

DUNIA | 9 Juni 2020

Dewan Kota Setuju Pembubaran Kepolisian Minneapolis

Dewan Kota Minneapolis, Minggu (7/8), menyatakan akan melakukan perubahan radikal untuk membubarkan dan membangun lagi departemen kepolisian.

DUNIA | 9 Juni 2020

WHO: Penyebaran Utama Covid-19 Bukan dari Orang Tanpa Gejala

Bukti awal sebelumnya menunjukkan bahwa virus dapat menyebar dari kontak orang ke orang, termasuk dari pembawa (carrier) tidak memiliki gejala.

DUNIA | 9 Juni 2020

Inggris Terapkan Karantina Dua Pekan untuk Pendatang

Pelanggar aturan karantina dihukum denda sebesar 1.000 poundsterling atau sekitar Rp 17,3 juta.

DUNIA | 8 Juni 2020

Kasus Covid-19 di Arab Saudi Tembus 100.000 Orang

Jumlah kasus virus corona (Covid-19) di Arab Saudi menembus 100.000 orang, pada Minggu (7/6/2020).

DUNIA | 8 Juni 2020

Sebut Demonstran BLM di Washington Sedikit, Trump Dikecam Warganet

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dikecam warganet karena cuitannya di Twitter yang menyebut jumlah demonstran Black Lives Matter di Washington sedikit.

DUNIA | 8 Juni 2020

Jepang dan Prancis Dukung Kebijakan Tiongkok atas Hong Kong

Jepang dan Prancis mendukung prinsip “satu negara, dua sistem”, termasuk Rancangan Undang-Undang Keamanan Nasional, yang diterapkan Tiongkok terhadap Hong Kong.

DUNIA | 8 Juni 2020

Pangeran William Diam-diam Jadi Relawan Covid-19

Pangeran William dari Inggris diam-diam telah menjadi relawan pandemi virus corona (Covid-19) dengan menjadi konselor saluran bantuan krisis.

DUNIA | 8 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS