INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Presiden Brasil: Jangan Perlakukan Amazon seperti Koloni

Selasa, 27 Agustus 2019 | 18:51 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WIR

Sao Paulo, Beritasatu.com- Kelompok negara ekonomi maju G7 menjanjikan sekitar US$ 40 juta (Rp 569,2 miliar) untuk membantu Brasil dalam mengatasi kebakaran di hutan Amazon. Namun, Presiden Brasil Jair Bolsonaro menolak tegas Amazon diperlakukan seperti koloni, menyebut negara-negara kaya telah memperlakukan kawasan itu seperti jajahan.

Bolsonaro mengatakan ide menciptakan aliansi internasional untuk menyelamatkan hutan hujan Amazon akan memperlakukan Brazil seperti “tanah jajahan atau tidak bertuan”. Upaya itu, ujarnya, seperti serangan kepada kedaulatan negara.

Lebih dari 41.000 kobaran api telah merusak hutan hujan di Brazil dan Bolivia. Hutan Amazon sendiri terbentang di Amerika Selatan, mencakup sebagian besar di Brasil dan sisanya di negara-negara seperti Bolivia, Kolombia, Peru, dan Venezuela.

Banyak yang menduga insiden itu dimulai dengan sengaja. Kerusakan hutan sangat luas, sehingga lembaga swadaya masyarakat (LSM) Greenpeace menggambarkan beberapa wilayah hampir seperti kuburan.

“Kami tidak bisa menerima bahwa seorang presiden, Macron (Presiden Prancis Emmanuel Macron), melepaskan serangan tidak masuk akal dan serampangan di Amazon, juga tidak menyamarkan niatnya di balik ide 'aliansi' negara-negara. G7 untuk menyelamatkan Amazon, seolah-olah kami adalah koloni atau tanah tidak bertuan,” kata Bolsonaro lewat pesan di akun Twitter, Senin (26/8).

Bolsonaro menambahkan kepala-kepala negara lain bersimpati dengan Brazil. “Meskipun penghormatan kepada kedaulatan setiap negara adalah hal yang paling tidak bisa diharapkan di negara beradab,” ujarnya.

Brasil memiliki keanekaragaman hayati terkaya di dunia dengan ribuan spesies satwa liar, mulai dari jaguar sampai monyet dan katak, sedangkan hutannya mampu menyerap emisi karbon. Dengan status Amazon sebagai “paru-paru dunia”, kebakaran hutan di sana telah memicu perhatian dunia.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Trump: India dan Pakistan Bisa Tangani Perselisihan Sendiri

Presiden AS Donald Trump menyatakan India dan Pakistan bisa menangani sendiri perselisihan mereka terkait Kashmir.

DUNIA | 27 Agustus 2019

Di Seoul, Megawati Jadi Pembicara Bersama Eks Kanselir Jerman

Megawati akan menjadi pembicara pertama dalam forum perdamaian di Korea itu.

DUNIA | 26 Agustus 2019

Megawati: Dulu Jerman Bisa Bersatu, Korea Juga Bisa

"Saya sangat yakin mereka akan menjadi satu negara kembali."

DUNIA | 27 Agustus 2019

Bentrokan Terbaru, Polisi Hong Kong Tangkap 36 Demonstran

Polisi Hong Kong, Senin (25/8), menyatakan telah menangkap 36 orang dengan usia termuda 12 tahun dalam bentrokan terbaru dengan demonstran

DUNIA | 26 Agustus 2019

200.000 Rohingya Gelar Peringatan “Hari Genosida”

Sekitar 200.000 warga Rohingya menggelar aksi unjuk rasa di kamp Bangladesh, Minggu (25/8) untuk menandai dua tahun aksi kekerasan tentara Myanmar

DUNIA | 26 Agustus 2019

Australia Blokir Konten Ekstremis di Internet

Australia akan memblokir akses ke domain internet yang menampung materi teroris selama peristiwa krisis.

DUNIA | 26 Agustus 2019

Brasil Siap Kerahkan 44.000 Tentara Atasi Kebakaran Hutan Amazon

Presiden Brazil Jair Bolsonaro, Minggu (25/8), telah memberikan wewenang untuk melakukan operasi militer di tujuh negara bagian dalam rangka memerangi kebakaan hebat di Amazon.

DUNIA | 26 Agustus 2019

Trump Buat "Gaduh" Pertemuan G7

Trump meminta Rusia dimasukkan kembali ke dalam G7. Hal ini ditolak oleh mayoritas pemimpin dunia.

DUNIA | 26 Agustus 2019

Tidore, Magellan dan Harapan pada Potensi Rempah

Deklarasi Maluku Kie Raha yang menyepakati peningkatan kerja sama.

DUNIA | 26 Agustus 2019

Demonstran Hong Kong Bentuk Lautan Payung Manusia

Puluhan ribu demonstran anti-pemerintah Hong Kong berbaris di tengah hujan lebat pada Minggu (25/8), berkumpul kembali membentuk lautan payung.

DUNIA | 25 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS