Di Perang Yaman, Arab Saudi Langgar Hukum Internasional
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Di Perang Yaman, Arab Saudi Langgar Hukum Internasional

Jumat, 19 Januari 2018 | 17:06 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WIR

New York - Arab Saudi telah melanggar hukum kemanusiaan internasional di Yaman dan secara tidak adil memenjarakan para aktivis yang mengupayakan reformasi sosial secara damai. Koalisi pimpinan Saudi yang melakukan pengeboman terhadap para pemberontak Houthi di Yaman, disebutkan telah melakukan 87 serangan melanggar hukum yang mengakibatkan hampir 1.000 warga sipil tewas.

Pernyataan itu dikeluarkan dalam laporan terbaru organisasi internasional pengawas hak asasi manusia (HAM), Human Rights Watch (HRW) yang berbasis di New York, Amerika Serikat (AS). Kelompok Houthi menguasi sebagian besar wilayah Yaman utara, dan aliansi Saudi didukung oleh AS dan Inggris, meluncurkan operasi militer pada Maret 2015 untuk mengeluarkan mereka.

Perang di Yaman telah menghancurkan negara termiskin di dunia Arab itu, dengan korban tewas mencapai 10.000 orang, penyakit berkembang biak, dan jutaan orang menghadapi kelaparan. Namun, koalisi pimpinan Saudi membantah tuduhan telah melakukan kejahatan perang.

Puluhan aktivis di Yaman juga dihukum atas tuduhan “samar-samar” akibat aktivitas damai mereka dan dikenai hukuman penjara panjang. Di pihak lain, Putra Mahkota Saudi yang berkuasa, Mohammed bin Salman, menyatakan ingin memodernisasi kerajaan dan memperkenalkan reformasi sosial.

Salah satunya, Mohammed mengizinkan perempuan menghadiri sebuah pertandingan sepak bola laki-laki untuk pertama kalinya pekan lalu, serta menghapus larangan satu dekade untuk menonton film di bioskop. Namun, HRW menilai langkah reformasi itu tidaklah cukup.

“Citra Mohammed bin Salman yang memadai sebagai seorang reformis jatuh rata karena menghadapi bencana kemanusiaan di Yaman dan puluhan aktivis dan puluhan aktivis dan pembangkang politik berada di penjara-penjara Saudi atas tuduhan palsu,” kata Direktur Timur Tengah HRW, Sarah Leah Whitson.

“Langkah awal atas reformasi hak-hak perempuan di Saudi tidak menutupi pelanggaran sistemik Arab Saudi,” tambahnya.

Sementara itu, Raja Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud, memerintahkan pengiriman uang US$ 2 miliar kepada bank sentral Yaman, diklaim sebagai upaya mencegah gejolak ekonomi lebih lanjut karena perang Yaman. Pengumuman itu disampaikan Rabu (17/1) seperti diberitakan media pemerintah Saudi, SPA, atau sehari setelah perdana menteri (PM) Yaman meminta bantuan Riyadh, bahkan menawarkan pengunduran diri jika itu bisa membuat suntikan dana dari Saudi.



Sumber:Suara Pembaruan

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Militer Suriah Ancam Hancurkan Jet Turki

Militer Suriah mengancam akan menghancurkan pesawat jet tempur Turki yang terbang ke wilayahnya.

DUNIA | 19 Januari 2018

Bus Hangus Terbakar di Kazakhstan , 52 Tewas

Satu bus penumpang terbakar di Kazakhstan dan menewaskan 52 orang. Pada Kamis (18/1),

DUNIA | 19 Januari 2018

Pengungsi Gunung Mayon Alami Kelaparan

Erupsi Gunung Mayon di Provinsi Albay, Filipina, yang telah memasuki tingkat kewaspadaan tiga membuat 37.864 orang dari 9.361 keluarga dievakuasi.

DUNIA | 19 Januari 2018

Bill Gates Bayar Utang Nigeria Rp 1 Triliun

Milioner Bill Gates, berkomitmen membayar utang Nigeria ke Jepang sebesar US$ 76 juta atau Rp 1,02 triliun.

DUNIA | 19 Januari 2018

Utusan PM Abe Akan Hadiri Peringatan 60 Tahun Hubungan Indonesia-Jepang

Sekretaris Jendral Partai Liberal Demokratik Jepang Toshihiro Nikai beserta rombongan akan menghadiri acara pembukaan Peringatan 60 tahun Hubungan RI-Jepang

DUNIA | 19 Januari 2018

Tujuh Pejabat Tinggi Venezuela Masuk Daftar Hitam UE

Uni Eropa (UE) sepakat untuk memasukkan menteri dalam negeri (mendagri) dan enam pejabat senior Venezuela lainnya ke dalam daftar hitam.

DUNIA | 18 Januari 2018

Kamboja Berencana Bangun Bandara Terbesar di Dunia

Bandara yang memiliki luasan 2.600 hektare (ha) tersebut, akan menjadi bandara kesembilan terbesar di dunia.

DUNIA | 18 Januari 2018

Tiongkok Sita Uang Palsu Senilai US$ 33,2 Juta

Polisi Tiongkok telah melakukan penyitaan uang kertas palsu terbesar di negara itu.

DUNIA | 18 Januari 2018

5.000 Anak Yaman Terbunuh atau Luka dalam Perang

Perang di Yaman telah membunuh atau melukai lebih dari 5.000 anak-anak dan membuat 400.000 anak lainnya menderita kekurangan gizi dan berjuang keras untuk hidup.

DUNIA | 18 Januari 2018

Jelang Rencana Repatriasi Rohingya, Kesiapan Myanmar Diragukan

Kekhawatiran semakin meningkat di antara badan-badan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) dan kelompok-kelompok kemanusiaan mengenai kesepakatan repatriasi

DUNIA | 18 Januari 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS