Dituduh Menghasut, Mantan Presiden Iran Ahmadinejad Ditangkap
INDEX

BISNIS-27 446.563 (-0.62)   |   COMPOSITE 5038.4 (9.53)   |   DBX 922.546 (7.69)   |   I-GRADE 135.148 (0.12)   |   IDX30 424.72 (0.57)   |   IDX80 110.692 (0.34)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.37)   |   IDXG30 117.102 (0.39)   |   IDXHIDIV20 380.385 (0.88)   |   IDXQ30 124.37 (0.19)   |   IDXSMC-COM 213.267 (1.9)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (2.92)   |   IDXV30 104.022 (1.13)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.68)   |   Investor33 370.782 (-0.37)   |   ISSI 146.581 (1)   |   JII 534.734 (1.6)   |   JII70 181.171 (0.79)   |   KOMPAS100 994.168 (-0.27)   |   LQ45 775.543 (1.8)   |   MBX 1400.42 (1.36)   |   MNC36 279.01 (-0.57)   |   PEFINDO25 262.474 (0.02)   |   SMInfra18 238.826 (2.26)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.67)   |  

Dituduh Menghasut, Mantan Presiden Iran Ahmadinejad Ditangkap

Selasa, 9 Januari 2018 | 17:57 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Teheran - Mantan presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad ditangkap aparat karena dianggap menghasut kekerasan. Seperti dilaporkan situs nypost.com, Senin (7/1), pria yang berusia 61 tahun itu menjalani tahanan rumah atas perintah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Menurut surat kabar Al-Quds Al-Arabi yang berbasis di London, Ahmadinejad ditangkap karena komentar yang dibuatnya saat demonstrasi 28 Desember di kota Bushehr, Iran barat.

"Beberapa pemimpin saat ini hidup terlepas dari masalah dan keprihatinan masyarakat, dan tidak tahu apapun tentang realitas masyarakat," sindir Ahmadinejad, menurut laporan tersebut.

Ahmadinejad juga menuduh pemerintah Iran telah"salah urus". Pria yang menjabat presiden periode 2005 dan 2015 itu mengkritik Rouhani karena menyakini bahwa para pejabat Iran yang memiliki tanah dan masyarakatnya adalah masyarakat yang tidak tahu apa-apa.

Berita tentang penangkapan Ahmadinejad muncul saat Garda Revolusi menyatakan bahwa demonstrasi tersebut telah berakhir dan menyalahkan kekerasan di Amerika Serikat (AS), Inggris dan Israel.

"Orang-orang revolusioner Iran, bersama dengan puluhan ribu pasukan Basij, polisi dan Kementerian Intelijen, telah memutuskan rantai [kerusuhan]," bunyi pernyataan Garda.

Demonstrasi tersebut dimulai pada minggu terakhir Desember terkait kenaikan harga pangan dan akhirnya berubah menjadi demonstrasi melawan ulama yang berkuasa. Unjuk rasa juga dipicu dari kurangnya dukungan pemerintah untuk kelas pekerja Iran.

Ketidakpuasan tersebut dengan cepat menyebar ke seluruh negeri dan menyebabkan kematian sedikitnya 22 orang dan penangkapan ribuan orang. Pihak oposisi bahkan menyebut korban tewas mencapai 50 orang. Protes tersebut merupakan yang terbesar di Iran sejak 2009 ketika banyak orang menantang pemilihan kembali Ahmadinejad, karena meyakini telah dicurangi.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Tema Pertemuan Dua Korea Mungkin Akan Meluas

Para pejabat Korea Selatan (Korsel) dan Korea Utara (Korut) akan melakukan pertemuan tingkat tinggi pertama setelah lebih dari dua tahun pada Selasa (9/1) pukul 10.00 waktu Seoul.

DUNIA | 9 Januari 2018

AS Bakal Usir 200.000 Warga El Salvador

Mereka akan menjadi imigran gelap kalau memilih tinggal di AS tanpa perlindungan imigrasi yang sah.

DUNIA | 9 Januari 2018

Singapura Dilanda Banjir Bandang

Menurut ramalan Badan Meteorologi Singapura, hujan di atas level normal akan terus mengguyur hingga pertengahan Januari.

DUNIA | 8 Januari 2018

Anwar Ibrahim Akan Dibebaskan Juni 2018

Pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim akan dibebaskan dari penjara pada 8 Juni 2018. Rencana kebebasan Anwar telah dikonfirmasi departemen penjara Malaysia, Minggu (7/7).

DUNIA | 8 Januari 2018

Lobi PBB, Liga Arab Ingin Batalkan Klaim AS atas Yerusalem

Negara-negara Liga Arab akan memulai upaya diplomatik untuk membatalkan putusan Amerika Serikat (AS) atas Yerusalem.

DUNIA | 8 Januari 2018

Kapal Tanker Iran Meledak, 32 Kru Hilang

Satu kapal tanker minyak milik Iran bertabrakan dengan kapal barang, lalu meledak di lepas pantai timur Tiongkok, Sabtu (6/1) malam.

DUNIA | 8 Januari 2018

Untuk Orang Berbakat, Tiongkok Tawarkan Visa Khusus

Tiongkok mengeluarkan visa khusus jangka panjang untuk menarik orang-orang berbakat dan terampil dari luar negeri untuk bekerja di negara tersebut.

DUNIA | 8 Januari 2018

Koalisi Oposisi Malaysia Calonkan Mahathir Jadi Kandidat PM

Koalisi oposisi Malaysia menunjuk mantan perdana menteri (PM) Mahathir Mohamad sebagai kandidat PM untuk pemilihan umum tahun ini.

DUNIA | 8 Januari 2018

Garda Revolusi Klaim Kalahkan Antek Asing

Garda Revolusi Iran telah mengumumkan pasukan pemerintah telah mengalahkan kerusuhan yang dipicu oleh musuh-musuh asing Republik Islam, Minggu (7/1).

DUNIA | 8 Januari 2018

Jokowi ke Rote, Permohonan Soal Laut Timor Perlu Ditindaklanjuti

Indonesia sepertinya tidak serius menangani batas Laut Timor.

DUNIA | 7 Januari 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS