Lima Kiat Menjaga Kesehatan Jantung

Lima Kiat Menjaga Kesehatan Jantung
Ilustrasi penyakit jantung (Sumber: IST)
Indah Handayani / FER Rabu, 25 September 2019 | 15:57 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Hingga saat ini, penyakit kardiovaskular (jantung dan stroke) merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia. Penyakit ini telah menelan korban sebanyak 17,3 juta orang setiap tahunnya. Di Indonesia, penyakit ini masih menjadi penyebab kematian tertinggi sehingga seluruh masyarakat perlu mengambil peran dalam berbagai tindakan pencegahan.

Vice President, Medical Affairs Nutrition Education Herbalife Nutrition, Kent L Bradley, mengatakan, selain fakta penyakit kardiovaskular adalah penyebab kematian nomor satu, hal lain yang perlu menjadi perhatian adalah setengah dari kasus penyakit kardiovaskular terjadi di Asia.

"Prevalensi penyakit kardiovaskular pada populasi orang dewasa di negara maju terus meningkat seiring bertambah tua populasi masyarakatnya," ungkap Bradley di Jakarta, Rabu (25/9/2019).

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh National University Heart Centre Singapore (NUHCS) dan National Heart Centre Singapore (NHCS) mengungkapkan bahwa orang Asia mengalami penyakit jantung 10 tahun lebih muda dibanding dengan orang di belahan bumi bagian barat.

Pasien penyakit jantung dari Filipina memiliki usia rata-rata termuda yaitu pada usia 54 tahun, dibanding negara Asia lainnya yaitu Indonesia (56 tahun), Taiwan (63 tahun), Korea Selatan (63 tahun), Jepang (65 tahun), dan Hong Kong (68 tahun)0. Sebagai pembanding, usia rata-rata pasien Eropa adalah 71 tahun.

"Dengan dijadikannya September sebagai bulan peringatan Hari Jantung Sedunia dapat menjadi momentum penting untuk mulai menjaga kesehatan jantung, terutama jika Anda berusia sekitar 40 tahun atau lebih," jelas Bradley.

Menurut Bradley, mengadopsi gaya hidup sehat dan aktif bisa sangat membantu dalam menjaga kesehatan jantung. "Jika belum memulai, sekaranglah saatnya untuk memasukkan satu atau lebih tips di atas ke dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga jantung tetap kuat sekarang dan dalam beberapa dekade mendatang," tutup Bradley.

Berikut ini, lima kiat sehat yang dapat diterapkan oleh siapa saja untuk menjaga kesehatan jantung.

Pahami Risiko Kesehatan

Kunci untuk menjaga kesehatan jantung adalah mengetahui kondisi kesehatan Anda. Berusahalah mengunjungi dokter Anda untuk pemeriksaan kesehatan secara teratur. Anda harus menjadwalkan pemeriksaan medis lengkap setidaknya setahun sekali, atau rutin ke klinik kesehatan untuk penilaian kesehatan secara cepat dari waktu ke waktu.

Perlu digarisbawahi bahwa tekanan darah tinggi adalah faktor risiko nomor satu untuk penyakit kardiovaskular. Karena itu, sangat penting untuk memeriksa tekanan darah Anda secara teratur. Jika dibiarkan tidak terdiagnosis dan tidak diobati, ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Kurangi Kebiasaan Tak Sehat

Mengurangi kebiasaan merokok adalah satu-satunya hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk melindungi jantung Anda. Merokok dapat merusak lapisan pembuluh arteri Anda, yang menyebabkan penumpukan kandungan lemak (atheroma) dan mempersempit pembuluh darah yang akan dimulai dengan gejala nyeri di dada. Namun tak sedikit yang mengetahui bahwa telah terjadi penyempitan arteri setelah mengalami serangan jantung atau stroke.

Jadikan itu sebagai titik untuk menghentikan kebiasaan itu, dan patuhi itu! Buang tembakau, korek api dan asbak Anda, lalu beri jalan bagi produk pengganti nikotin. Berhenti dari kebiasaan tidak sehat ini akan terbukti lebih bermanfaat bagi tubuh Anda.

Pertahankan Pola Diet

Berdasarkan Filosofi Nutrisi di Herbalife, konsumsi kalori yang ideal harus terdiri dari 40 persen karbohidrat, 30 persen protein dan 30 persen lemak sehat, ditambah dengan 25 gram serat dan hidrasi yang memadai (sekitar delapan gelas air per hari).

Untuk lebih meningkatkan kesehatan jantung Anda, ikuti pola makan buah-buahan segar, sayuran, buah-buahan kering, kacang-kacangan dan biji-bijian untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral harian. Beberapa pilihan makan yang disarankan adalah, fatty fish (salmon, mackerel, dan tuna), kenari, biji labu, dan kedelai yang penuh dengan asam lemak omega-3, untuk membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Ikan bukan hanya pengganti yang bagus untuk makanan seperti daging sapi, yang tinggi lemak jenuh, omega-3 juga membantu mendukung sistem kardiovaskular yang sehat dengan membantu menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida.

Rutin Berolahraga

Manfaat berolahraga dan aktivitas fisik teratur jauh lebih dari sekadar menurunkan berat badan atau mendapat bentuk badan ideal. Selain meningkatkan kesehatan badan secara keseluruhan, olahraga membantu pembuluh darah kita rileks dan melebar, memungkinkan darah mengalir lebih efisien dan menyehatkan jantung. Ini merangsang produksi Nitric Oksida dalam tubuh, yang mengontrol, mengatur, dan melindungi sistem kardiovaskular, memastikan Anda memiliki jantung yang lebih sehat.

Untuk memulai gaya hidup aktif, usahakan setidaknya 30 menit aktivitas fisik dengan intensitas sedang setiap hari. Jika Anda merasa sulit untuk melakukannya, cobalah berjalan kaki singkat sepanjang hari menuju tempat kerja atau pada jam makan siang, atau mungkin memilih parkir sedikit lebih jauh dari kantor.

Turunkan Tingkat Stres

Meskipun tidak ada hubungan langsung yang jelas antara tingkat stres yang tinggi dan penyakit jantung, stres itu sendiri dapat menimbulkan risiko bagi kesehatan jantung. Pasalnya, stres dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, makan berlebih, kurang berolahraga, atau merokok lebih dari biasanya.

Stres jangka panjang juga dapat menyebabkan tubuh Anda mengalami peningkatan kadar hormon stres seperti adrenalin dan kortisol, yang meningkatkan risiko terkena serangan jantung. Luangkan waktu untuk bersantai dan melakukan kegiatan yang Anda sukai. Orang dengan tingkat stres yang rendah lebih cenderung berolahraga dan makan dengan baik, yang keduanya penting untuk menjaga kesehatan jantung.



Sumber: Investor Daily