Masa Peralihan Penting bagi Remaja

Masa Peralihan Penting bagi Remaja
Ilustrasi remaja perempuan mengenakan riasan wajah. ( Foto: Visualphotos )
/ FER Sabtu, 13 Oktober 2018 | 17:24 WIB

Jakarta - Dokter spesialis kejiwaan, dr Petrin Redayani Lukman, menyatakan, masa remaja dan peralihan menuju dewasa merupakan periode yang sangat penting, karena pada tahap itu individu mengambil pilihan dan terlibat dalam pelbagai kegiatan yang memengaruhi kehidupannya di masa depan.

"Remaja dalam tahap menyesuaikan sense of self dalam fisik yang baru, seperti perubahan biologik dan fisik (pubertas) yang cepat dan ekstrem," ujar dr Petrin, dilansir dari Antara, Sabtu (13/10).

Dokter yang berpraktik di RSCM ini, juga menyebutkan bahwa remaja dalam tahap menyesuaikan terhadap tubuh dan perasaan yang mulai matang secara seksual.

"Remaja beradaptasi terhadap seksualitas, menetapkan identitas seksual, dan mengembangkan kemampuan untuk hubungan romantis," imbuhnya.

Seorang remaja, kata dr Petrin, memiliki masa peralihan dari berpikir konkret di usia anak menjadi berpikir abstrak.

"Remaja dapat berpikir secara abstrak dari hipotesis, dapat memertimbangkan banyak kemungkinan dan hasil logis dari peristiwa yang terjadi. Kemudian, remaja dapat memertimbangkan dari pelbagai sudut, empati semakin meningkat, artinya menempatkan diri pada posisi orang lain," sebut dr Petrin.

Pada tahap ini, diharapkan terjadi ikatan yang kuat antara orang tua dengan anak remaja. "Alasan kedekatan tersebut adalah demi mencegah terjadinya problem psikiatri, seperti gejala depresi, mengalami masalah kejiwaan, perilaku mencederai diri, dan penyalahgunaan zat bila remaja tidak dapat melewati masa peralihan tersebut," pungkasnya.

 



Sumber: ANTARA