Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Untuk Jemaah Haji dan Umrah, Saudi Rekomendasikan Layanan Biometrik Resmi di Negara Asal

Jumat, 27 September 2019 | 09:08 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Jakarta, Beritasatu.com- Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi telah mengeluarkan surat edaran perekaman biometrik secara di dalam negeri setelah memperoleh visa haji atau umrah. Ratusan calon jemaah umrah pernah ditolak masuk dan dikembalikan ke negera asal karena tidak mengikuti prosedur visa yang benar.

Pada surat edaran Jumat (27/9), Kementerian Saudi menyatakan bahwa calon jemaah haji dan umrah harus melakukan perekaman biometrik di negara-negara dengan pusat pelayanan Biometrik yang resmi untuk Haji dan Umrah, termasuk Indonesia.

Melakukan proses biometrik sebelum tiba di pelabuhan masuk Kerajaan Saudi sangat dianjurkan guna menghemat waktu tunggu di bandara dan memfasilitasi jalan masuk yang lancar ke Arab Saudi.

Baru-baru ini, Kerajaan Arab Saudi juga melaporkan bahwa ratusan jemaah ditolak masuk. Mereka dikirim kembali ke negara masing-masing ketika sampai di bandara Saudi karena tidak mengikuti prosedur visa yang benar.

“Untuk menghindari kejadian yang tidak menguntungkan tersebut, calon amaah haji dan umrah harus mengajukan kategori visa yang sesuai dengan tujuannya melalui melalui agen perjalanan resmi yang terdaftar di Komite Haji dan Umrah. Sebagai catatan penting, bahwa e-visa turis yang baru diperkenalkan tidak dapat digunakan untuk memasuki Kerajaan Arab Saudi untuk melakukan haji atau umrah," bunyi Kementerian Saudi.

Surat edaran Kementerian Haji dan Umrah Saudi menyatakan e-visa tersebut hanya memungkinkan turis untuk menghadiri konser dan acara olahraga yang berlangsung di Kerajaan Saudi. Tanpa visa dan dokumen yang sesuai, peziarah akan mengalami hambatan dan atau di deportasi ke negara asal.

Menurut Kementerian Saudi, ada tiga alasan utama untuk melakukan proses biometrik sebelum berangkat ibadah haji atau umrah. Pertama, biometrik adalah prosedur wajib sebelum memasuki Arab Saudi. Jemaah mungkin mengalami risiko dideportasi jika tidak mengikuti prosedur pengajuan visa yang tepat. Setelah seluruh proses pengajuan visa selesai termasuk proses perekaman biometrik, jemaah dapat melakukan perjalanan dengan tenang dan fokus pada perjalanan suci untuk beribadah.

Alasan kedua, proses perekaman biometrik hanya membutuhkan waktu 10 menit di pusat layanan visa apabila sudah membuat janji temu daring sebelumnya. Sementara proses biometrik di bandara mungkin lebih lama tergantung pada jumlah jemaah sehingga ada kemungkinan antrian yang panjang. Setelah proses perekaman biometrik selesai di negara asal, jemaah hanya akan diminta untuk melewati bea cukai dan mendapatkan cap/stempel paspor di imigrasi setelah memasuki Arab Saudi.

Alasan ketiga, perekaman biometrik sangat aman dan efisien. Perekaman Biometrik di negara asal jemaah hanya dapat dilakukan di pusat layanan visa resmi yang di sahkan oleh Kementerian Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi, dengan proses yang sangat aman dan cepat. Perekaman meliputi pengambilan gambar wajah dengan kamera digital serta pemindaian 10 sidik jari dengan pemindai jari digital.

Proses perekaman biometrik selama ini dilakukan pada lokasi asal jemaah sebelum keberangkatan atau di Bandara Internasional King Abdulaziz & Bandara Internasional Prince Mohammed Bin Abdulaziz.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Didesak Parlemen, PM Inggris Boris Johnson Tolak Mundur

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, menepis seruan untuk mengundurkan diri.

DUNIA | 27 September 2019

Kristalina Georgieva Jadi Direktur Pelaksana IMF

Kristalina Georgieva dari Bulgaria menjadi perempuan kedua yang bisa memimpin lembaga Dana Moneter Internasional (IMF) dengan 189 anggota.

DUNIA | 27 September 2019

Wapres JK Serukan Perbaikan Nasib Petani Kopi

Wapres Jusuf Kalla (JK) menghadiri forum “Aksi Bersama Mengatasi Krisis Harga Kopi dan Mencapai Produksi Kopi Berkelanjutan” di Markas Besar PBB

DUNIA | 27 September 2019

Remaja Aktivis Greta Thunberg Balas Sindiran Presiden Trump

Remaja aktivis lingkungan, Greta Thunberg, membalas sindiran Presiden Donald Trump, dengan mengubah biografi di akun Twitter miliknya sesuai komentar Trump.

DUNIA | 27 September 2019

Bertemu Paus Fransiskus, GP Ansor Sampaikan Dokumen Deklarasi Islam

Paus Fransiskus menegaskan kembali agar sesama umat beragama agar hidup berdampingan dalam damai.

NASIONAL | 26 September 2019

AS Akan Beri Dana US$ 52 Juta ke Juan Guaido

AS menyatakan pada hari Selasa (24 Sep) akan menyediakan US$ 52 juta (Rp 738,5 miliar) untuk pendanaan kepada pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido.

DUNIA | 26 September 2019

Otoritas Mesir Tahan 1.100 Orang Terkait Demonstrasi

Otoritas Mesir telah menahan lebih dari 1.100 orang termasuk sejumlah tokoh terkemuka, sejak akhir pekan lalu.

DUNIA | 26 September 2019

Singapura Tahan 3 TKI Terkait Dugaan Pendanaan ISIS

Singapura menahan tiga perempuan tenaga kerja Indonesia (TKI) karena diduga menyumbangkan dana untuk mendukung Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS).

DUNIA | 25 September 2019

Arab Saudi Siapkan Respons Militer ke Iran

Arab Saudi meyakini Iran telah melakukan serangan baru-baru ini pada fasilitas minyaknya.

DUNIA | 25 September 2019

Jerman Tawarkan Pinjaman untuk Maskapai Thomas Cook

Jerman akan menjamin dana sampai 380 juta euro (Rp 5,9 triliun) sebagai pinjaman untuk maskapai Jerman, Condor, milik agen perjalanan terbesar Inggris.

DUNIA | 25 September 2019


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS