Istri Penguasa Dubai Sembunyi di Inggris, Minta Perlindungan Pernikahan

Istri Penguasa Dubai Sembunyi di Inggris, Minta Perlindungan Pernikahan
Puteri Haya binti al-Hussein dari Yordania meninggalkan Pengadilan Kerajaan di London, Rabu (31/7/2019). Putri Haya, istri penguasa Dubai yang terasing, Sheikh Mohammed bin Rashid Al-Maktoum, telah mengajukan permohonan perintah perlindungan pernikahan paksa. ( Foto: AFP / Adrian DENNIS )
Natasia Christy Wahyuni / WIR Kamis, 1 Agustus 2019 | 11:41 WIB

London, Beritasatu.com- Istri penguasa Dubai, Putri Haya Bint al-Hussein (45), yang mengasingkan diri ke Inggris, telah meminta perintah perlindungan pernikahan di pengadilan negara itu. Putri Haya adalah istri dari salah satu pemimpin paling terkenal di Timur Tengah, Sheikh Mohammed Al Maktoum dan menjadi anggota perempuan ketiga dari istananya yang tampaknya berusaha melarikan diri.

Putri Haya dari Yordania bulan ini dilaporkan bersembunyi di London dan mengaku khawatir akan nyawanya. Dia muncul di pengadilan tinggi divisi keluarga di pusat London pada Selasa (30/7). Kasusnya didengarkan oleh presiden dari pengadilan tinggi divisi keluarga, Andrew McFarlane.

Perintah perlindungan pernikahan paksa bertujuan melindungi seseorang yang telah atau sedang dipaksa menikah. Perintah non-penganiayaan bisa mencegah melawan kekerasan atau pelecehan oleh pasangan, mantan pasangan, atau anggota keluarga.

Sheikh Mohammed bin Rashid al-Maktoum, yang tidak terlihat di persidangan, beralasan proses yang sama sedang dilakukan untuk mengembalikan dua anak dari pasangan tersebut ke Dubai. Putri Haya sudah mengajukan permohonan pemeliharaan dan perlindungan anak.

Fakta-fakta dari pengajuan oleh pihak yang berselisih bisa dilaporkan setelah surat kabar The Guardian dengan dukungan organisasi media lainnya, menentang pembatasan yang diberlakukan pada kasus ini.

Pada Juli 2019 setelah publisitas internasional yang luas, pasangan itu mengeluarkan pernyataan menyebut bahwa persidangan itu terkait dengan kesejahteraan dua anak dari pernikahan mereka dan tidak menyangkut perceraian atau keuangan.

Pasangan Sempurna

Sebelum kehancuran pernikahan mereka, Sheikh Mohammed dan Putri Haya dianggap sebagai pasangan sempurna dan sering tampil bersama di acara-acara sosial internasional.

Putri Haya adalah putri dari mendiang Raja Hussein Yordania, yang dekat dengan keluarga kerajaan Inggris dan memiliki rumah senilai 85 juta poundsterling dekat Istana Kensington. Dia menikah dengan Sheikh Mohammed pada 2004 dan merupakan istri keenam.

Sheikh Mohammed (70) adalah wakil presiden dan perdana menteri (PM) Uni Emirat Arab serta penguasa Dubai. Miliuner itu juga pendiri kandang kuda pacuan di Godolphin dan bulan lalu menerima penghargaan dari Ratu setelah salah satu kudanya berhasil memenangkan pertandingan di Royal Ascot.

Putri Haya dididik di sekolah swasta di Inggris dan mempelajari filsafat, politik, dan ekonomi di Universitas Oxford. Dia pernah menjabat di Komite Olimpiade Internasional dan telah menjadi duta besar untuk program pangan dunia Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).



Sumber: Suara Pembaruan