Hasil Survei, Kesadaran Warga Bengkulu Terapkan Protokol Kesehatan Masih Rendah
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Hasil Survei, Kesadaran Warga Bengkulu Terapkan Protokol Kesehatan Masih Rendah

Kamis, 22 Oktober 2020 | 15:05 WIB
Oleh : Usmin / LES

Bengkulu, Beritasatu.com - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bengkulu, Herwan Antoni mengatakan, kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid -19 di daerahnya masih rendah.

Indikasi tersebut didasari dari hasil survei yang dilakukan di 10 kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu. Ternyata kesadaran masyarakat menerapkan prokes Covid-19 masih berada di bawah 80 persen.

"Kita masih harus bekerja keras untuk menyosialisasikan prokes ke masyarakat karena tingkat kesadaran menerapkannya masih dibawah 80 persen, sehingga belum dapat mencegah penambahan kasus baru virus corona di daerah ini," kata Herwan Antoni, di Bengkulu, Kamis (22/10/2020).

Ia mengatakan, masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap prokes Covid -19, karena belum memahami benar tentang virus corona sehingga mereka berat menerapkan kebiasan baru, seperti mencuci tangan mengunakan sabun di air mengalir, menjaga jarak, dan menggunakan masker bila berada di luar rumah, serta menghindari berkerumun dengan orang banyak.

Selain itu, rendahnya kesadaran masyarakat menjalankan prokes juga dikarenakan sanksi belum maksimal diterapkan kepada mereka yang melakukan pelanggaran tidak memakai masker.

"Sebenarnya regulasi hukum untuk menindak pelanggar prokses sudah ada, seperti perbup, perwal, dan pergub, tapi aturan ini belum maksimal diterapkan ke masyarakat. Akibatnya, masyarakat sering mengabaikan prokes, salah satu tidak memakai masker di tempat umum dan tempat wisata," ujar Herwan Antoni.

Alasan masyarakat tidak mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan tempat umum, karena merasa sesak dan menganggu aktivitas.

Karena itu, Dinkes Bengkulu dan instansi terkait terus menerus mengencarkan sosialisasi untuk mendorong masyarakat melaksanakan gerakan 3M, yakni mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, menjaga jarak, memakai masker dan menghindari kerumunan orang banyak untuk mencegah terpapar virus corona.

Untuk menghentikan penyebaran virus corona di Bengkulu, pihak Dinkes setempat akan mengoptimalkan pemeriksaan sampel uji swab sebanyak 500 sampel per hari dari sekarang ini hanya sebanyak 63 sampel saja.

Terkait dengan peningkatan pemeriksaan uji swab sebanyak 500 sampel setiap hari, Dinkes Bengkulu, akan membeli alat PCR kapasitas besar dalam waktu dekat. "Kita akan membeli alat PCR kapasitas besar dan rencana ini sudah disetujui Gubernur Bengkulu," ujarnya.

Herwan menambahkan, jika rencana pembelian alat PCR kapasitas besar tersebut dapat direalisasikan dalam waktu dekat ini, maka jumlah spesimen yang bisa diuji di laboratorium PCR RSU Yunus Bengkulu semakin banyak ke depannya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Satgas Covid-19 Medan Razia Protokol Kesehatan di Kantor Pemerintahan

Satgas Covid-19 sudah melaksanakan operasi yustisi di Kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Medan.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Dulu Penuh Ranjau, Jembatan Teluk Kendari Kini Jadi Ikon Baru Sultra

Setelah 5 tahun, Jembatan Teluk Kendari sepanjang 1,34 kilometer telah berdiri dengan megah dan siap menjadi ikon baru Provinsi Sultra, khususnya Kota Kendari.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

46% Warga Minahasa Utara Pilih Joune Ganda-Kevin Lotulung di Pilkada

Elektabilitas paslon Joune JE Ganda - Kevin W. Lotulung terus melejit menempati posisi teratas.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Hari Santri Nasional, Partai Emas Harapkan Santri Bisa Amalkan Ilmu di Masyarakat

Ketua Umum Partai Emas Hasnaeni berharap, ke depan para santri bisa terus mengamalkan ilmu yang didapatkan di pesantren.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Pemprov Bengkulu Alokasikan Rp 17,6 Miliar untuk Subsidi BPJS

Pemprov Bengkulu mengalokasikan dana APBD sebanyak Rp 17,6 miliar untuk subsidi BPJS Kesehatan 733.761 warganya yang kurang mampu.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Amerika dan Tiongkok Berniat Seret Indonesia dalam Konflik Geopolitik

Jika tidak hati-hati maka Indonesia bisa saja terseret dalam kepentingan dua negara tersebut.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Dijadikan Alat Kampanye, Lantamal Belawan Protes Akhyar Nasution

Lantamal I Belawan menyampaikan keberatan atas video kampanye yang menampilkan video visual prajurit Angkatan Laut menggendong Akhyar saat di Medan Utara.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Gubernur Lemhannas: Pandemi Covid-19 Ancam Ketahanan Nasional

Upaya pemulihan sosial ekonomi sangat dibutuhkan agar Indonesia dapat segera keluar dari permasalahan.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Wapres: Pesantren Bisa Menjadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan

Pesantren memiliki peran strategis dalam mengatasi permasalahan masyarakat Indonesia di tengah pandemi Covid-19.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

UNESCO Puji Kemendikbud Dorong Kepemimpinan Guru

UNESCO mengapresiasi peran aktif Kemendikbud dalam mendorong kepemimpinan guru di Indonesia.

NASIONAL | 22 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS