Malioboro Mulai Ramai, Gubernur DIY Ingatkan Protokol Kesehatan
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Malioboro Mulai Ramai, Gubernur DIY Ingatkan Protokol Kesehatan

Senin, 8 Juni 2020 | 16:36 WIB
Oleh : Fuska Sani Evani / LES

Yogyakarta, Beritasatu.com – Jalan Malioboro di Yogyakarta pada akhir pekan lalu ramai dikunjungi. Gubernur DI Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X memerintahkan agar warga dan pelancong tetap patuh pada protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

Sultan juga mengatakan, jika tidak bisa mematuhi protokol kesehatan dan tidak jaga jarak, maka Pemda DIY akan menutup total titik-titik yang dijadikan tempat nongkrong warga.

"Saya sudah telpon Wakil Wali Kota Yogyakarta, Minggu malam saya juga keluar keliling dan lewat Malioboro. Saya mengatakan kalau di Malioboro mereka kongkow-kongkow sambil duduk yo ra nganggo masker,” ujar Sultan, Senin (8/6/2020)

Sultan sudah meminta agar Pemerintah Kota Yogya tegas, dan membantu Pemda DIY untuk menertibkan warga.

Sultan mengatakan, apa yang dilakukan warga untuk berkumpul dan tidak mengindahkan protokol kesehatan, sangat membahayakan banyak nyawa. Karena jika terjadi penularan Covid-19 di pusat keramaian tersebut tracing kasus akan sulit dilakukan.

"Bagaimanapun harus pakai masker kalau terjadi sesuatu di Malioboro. Tracingnya ngrekoso nek do ra nganggo masker. Apalagi mereka mungkin ada yang dari luar daerah, kan jadi susah. Jangan sampai saya close (tutup). (Jangan) sampai nanti terjadi (gelombang) Covid-19 kedua," tegasnya.

Sultan menyatakan tidak akan mentolerir kerumunan warga yang tidak mengenakan masker dan abai terhadap physical distancing. "Iya. Saya akan membubarkan kerumunan, karena risikonya terlalu besar," tutur Sultan.

Bahkan menurut Sultan, bukan hanya pelancong yang harus menjaga diri, tetapi juga seluruh orang yang berada kawasan Malioboro.

"Saya minta kesadaran mereka yang ada di Malioboro, betul-betul PKL yang buka atau toko yang buka harus menyediakan tempat cuci tangan dan pakai masker. Mereka juga yang ada di Malioboro jalan-jalan, bersedia cuci tangan dan pakai masker," tegas Sultan.

Terpisah, Kepala Satpol PP DIY, Noviar Rahmad mengatakan bahwa selama dua hari terakhir, Sabtu (6/6/2020) dan Minggu (7/6/2020) terdapat peningkatan kerumunan warga yang ada di wilayah DIY.

Dari pantauannya, kerumunan didominasi oleh pesepeda yang menuju ke tengah kota bersama anggota komunitasnya.

"Dalam dua hari belakangan, Sabtu Minggu banyak sekali kerumunan massa di Titik Nol dan Tugu. Komunitas sepeda (selama 2 hari) berjumlah ribuan ada," katanya.

Noviar mengaku, sudah menempatkan personil tim gabungan di tempat-tempat tersebut, mulai dari Tugu, Alun-Alun Utara sisi barat dan timur, sisi Utara Titik Nol, dan di Alun-Alun Selatan, untuk mengingatkan warga agar tetap memakai masker, juga membagikan masker bagi yang kedapatan tidak membawa masker.

“Pembubaran kerumunan, orang yang duduk-duduk tanpa jarak, memang kami bubarkan, tetapi itu tidak menjamin orang bubar,”katanya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Jateng Susun Norma Baru untuk Pedoman Normal Baru

Penyusunan norma baru itu sedang dikebut oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

NASIONAL | 8 Juni 2020

Tak Tepat Sasaran, Pemkab Batang Evaluasi Penyaluran BST

Berdasarkan data, dari 21.328 keluarga penerima manfaat (KPM) setelah dievaluasi terdapat data ganda 1.868 keluarga.

NASIONAL | 8 Juni 2020

Mahasiswa Masuk ke Sleman Wajib Rapid Test

Wajib rapid test ini juga merupakan antisipasi penolakan dari para pemilik kos dan masyarakat setempat.

NASIONAL | 8 Juni 2020

Pertambahan Kasus Positif Covid-19 di Jatim Tertinggi Lagi

Jumlah pertambahan kasus positif Covid-19 dalam sehari di Jawa Timur (Jatim) kembali menjadi yang tertinggi di Indonesia yakni 365.

NASIONAL | 8 Juni 2020

Pemprov Bengkulu Masih Kaji Pelaksanaan New Normal

Jika protokol kesehatan berjalan baik maka otomatis new normal diterapkan di Bengkulu,

NASIONAL | 8 Juni 2020

Ganjar Izinkan Simulasi Pembukaan Candi Borobudur

Pelaksanaan simulasi TWCB tersebut berlangsung, Rabu (10/6/2020) sekitar pukul 09.00 WIB. Ada 50 peserta, dan rencananya akan dihadiri oleh Gubernur Jateng.

NASIONAL | 8 Juni 2020

Update Covid-19: Bertambah 847, Kasus Positif Jadi 32.033

Dalam 24 jam sampai Senin (8/6/2020) pukul 12.00 WIB, terdapat penambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia 847. Total kasus positif menjadi 32.033.

NASIONAL | 8 Juni 2020

Ridwan Kamil: Elektabilitas Bukan Tujuan

Dukungan pada Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil kini cenderung meningkat dibandingkan temuan Februari lalu.

NASIONAL | 8 Juni 2020

Jaringan Gusdurian Terima 50.000 Masker dari Gajah Tunggal Group

Ribuan masker yang disumbangkan Gajah Tunggal Group ke gerakan Gusdurian peduli akan didistribusikan kepada rumah sakit, petugas medis, dan kepada masyarakat.

NASIONAL | 8 Juni 2020

Terus Bergerak, Jamaah Islamiah Berusaha Galang Donasi

Kelompok Jamaah Islamiah (JI) nonstruktur secara halus bergerak merebut hati masyarakat, menggalang donasi dengan mengedepankan sentimen rasa solidaritas.

NASIONAL | 8 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS