Pemprov Jabar Sebar Satu Juta Masker ke Puskesmas di Daerah Terpapar Covid-19
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Pemprov Jabar Sebar Satu Juta Masker ke Puskesmas di Daerah Terpapar Covid-19

Senin, 23 Maret 2020 | 07:24 WIB
Oleh : Adi Marsiela / LES

Bandung, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) membagikan hampir satu juta masker kepada masyarakat untuk mencegah penularan pandemi global Covid-19 mulai Senin (23/3/2020) ini. Pembagiannya disebar ke puskesmas-puskesmas di daerah yang terpapar Covid-19 seperti Bogor, Depok, Bekasi, dan wilayah Bandung Raya.

“Tahap satu didahulukan kepada mereka yang sakit atau bergejala sakit dan prosedurnya meminta di puskesmas,” kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Bandung.

Prioritas pembagian masker, ungkap Ridwan, bagi masyarakat dengan kemampuan ekonomi menengah ke bawah. Penyebaran masker dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat.

Untuk memperlancar prosesnya, Ridwan meminta puskesmas-puskesmas di wilayah terpapar Covid-19 mengajukan permohonan masker lewat aplikasi Pikobar yang bisa diakses lewat smartphone berbasis android. Dinas Kesehatan akan mengirimkan masker menggunakan layanan PT Pos Indonesia.

Ridwan menilai, puskesmas jadi titik yang bisa diakses dan menjangkau masyarakat. Selain itu, tenaga medik di puskesmas memiliki kemampuan untuk verifikasi apakah seseorang itu memiliki gejala sakit atau tidak.

Pembagian secara selektif ini, kata Ridwan, karena adanya keterbatasan masker dibandingkan jumlah penduduk yang bisa mencapai 50 juta jiwa. “Maka kita salurkan di tahap satu ini untuk petugas kesehatan dan mereka yang bergejala sakit dulu,” imbuhnya.

Terkait dengan pemenuhan kebutuhan alat perlindungan diri bagi tenaga medis, Ridwan membagikan sedikitnya 1,000 unit bagi tenaga medis yang tersebar di delapan rumah sakit ring I rujukan pasien Covid-19 di Jawa Barat.

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Ridwan kepada lima direktur rumah sakit utama rujukan Covid-19 atau Ring 1 yaitu Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, Rumah Sakit Paru Dr. H.A. Rotinsulu Bandung, Rumah Sakit Dustira Cimahi, Rumah Sakit Sartika Asih Bandung, dan Rumah Sakit Angkatan Udara Dr M Salamun Bandung, pada akhir pekan lalu.

Alat perlindungan diri itu terdiri dari 900 coverall disposable, 396 nurse cap, 390 box sarung tangan rumah sakit, 397 pasang covershoes, 300 lusin sarung tangan kain, 390 safety glass, dan 108 unit cooler box 16 liter. Pemprov Jabar mendapatkannya dari corporate social responsibility Jasa Sarana Group.

Ridwan mengaku saat ini pihaknya terus berupaya menambah jumlah alat perlindungan diri bagi tenaga medis tersebut. Termasuk membeli peralatan untuk proactive test yakni pengambilan swab sampling polymerase chain reaction (PCR) berupa lendir di hidung dan tenggorokan.

Pembagian alat perlindungan diri selanjutnya akan disebar ke 26 rumah sakit yang masuk kategori ring 2 dalam penanganan wabah Covid-19. Seluruh rumah sakit ini adalah fasilitas kesehatan yang digunakan untuk menangani pasien dalam pengawasan atau belum ada pasien positif terpapar Covid-19. “Jadi dibagi secara proporsional,” tambah Ridwan.

Direktur Utama Rumah Sakit Paru Dr. H.A. Rotinsulu, Edi Sampurno mengapresiasi bantuan dari pemerintah berupa alat perlindungan diri karena sangat penting dan dibutuhkan oleh tenaga medis saat ini. “Bantuan ini yang akan menjadi semangat kami dalam menangani pasien Covid-19,” ujar Edi.

Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Provinsi Jawa Barat hingga Minggu (22/3/2020) melansir jumlah pasien positif sebanyak 55 orang, pasien sembuh 5 orang, dan pasien meninggal dunia sebanyak 7 orang. Sementara jumlah orang dalam pemantauan mencapai 1,774 orang yang tersisa 961 orang masih, sementara total pasien dalam pengawasan sebanyak 157 orang dengan posisi 112 orang masih dalam proses pengawasan di rumah sakit.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pakar: Komunikasi Covid-19 Efektif Bila Penuhi Sejumlah Syarat

Pemerintah harus memastikan tidak ada fakta yang boleh disembunyikan, termasuk apabila memang ternyata semua pihak tidak siap menghadapi wabah covid-19.

NASIONAL | 23 Maret 2020

Harga Gula di Kota Jambi Capai Rp 17.000 per Kg

Harga gula di Kota Jambi sepekan terakhir terus merangkak naik.

NASIONAL | 22 Maret 2020

PSMTI: Hadapi Pandemi Covid-19 dengan Bijak

Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, tidak perlu panik karena hanya akan memperburuk keadaan.

NASIONAL | 22 Maret 2020

Jeirry Sumampow: Pilkada Perlu Diundur Hingga Desember

Jeirry Sumampow mengemukakan Pilkada 2020 tidak perlu diundur sampai tahun depan (2021). Pelaksanaan pilkada cukup diundur November atau Desember 2020.

NASIONAL | 22 Maret 2020

Pasien Positif Covid-19 di Jatim Bertambah 15 Orang

Khofifah meminta warga Jatim senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan memaksimalkan langkah pencegahan Covid-19.

NASIONAL | 22 Maret 2020

Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Banten Berbeda dengan Data Pemerintah Pusat

Data pasien yang dinyatakan positif terpapar virus corona (Covid-19) di wilayah Provinsi Banten berbeda dengan data yang dikeluarkan pemerintah pusat.

NASIONAL | 22 Maret 2020

Ini Usulan Himpuni kepada Pemerintah dalam Tangani Virus Corona

Himpuni memberikan beberapa usulan kepada pemerintah agar masalah penanggulangan virus corona dapat dikelola dengan baik.

NASIONAL | 22 Maret 2020

Pasien Positif Virus Corona di Jateng Bertambah, Total Saat Jadi 15

Terdapat penambahan satu pasien positif virus corona, sehingga total di Jateng saat ini 15 orang yang dinyatakan positif, tiga di antaranya meninggal dunia.

NASIONAL | 22 Maret 2020

52 RS Polri Siap Tangani Pasien Covid-19

Polri juga menerjunkan 30 tenaga medis untuk membantu menangani pasien positif virus corona.

NASIONAL | 22 Maret 2020

PB IDI Berduka, Enam Dokter Meninggal Akibat Covid-19

Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) berduka cita atas berpulangnya enam dokter anggota IDI sebagai korban pandemi Covid-19.

NASIONAL | 22 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS