Kegagalan Memulangkan Neymar Membuat Messi Murka

Kegagalan Memulangkan Neymar Membuat Messi Murka
Trio MSN Barcelona, dari kiri Neymar, Lionel Messi dan Luis Suarez. ( Foto: ESPN )
Zumrotul Muslimin / ZTM Rabu, 4 September 2019 | 19:02 WIB

Barcelona, Beritasatu.com - Kegagalan Barcelona mendaratkan bintang Paris Saint Germain (PSG) Neymar ke Camp Nou memicu perselisihan antara Lionel Messi dengan petinggi klub.

Rumor kembalinya Neymar ke Catalonia sudah terdengar sejak bursa transfer musim panas dibuka. Bintang Brasil itu terang-terangan ingin pergi dari Paris untuk bereuni dengan Messi.

Sepekan jelang bursa ditutup, petinggi Barca dan PSG menggelar pertemuan yang begitu intens. Barca diwakilkan CEO Oscar Grau, Eksekutif Javier Bordas, dan Presiden Josep Maria Bartomeu.

Dalam pertemuan itu, Barca dikabarkan menawarkan harga 180 juta pounds dengan tambahan beberapa pemain. Namun PSG tidak mau menyerahkan Neymar di bawah harga 272 juta pounds.

Hingga jendela transfer ditutup 2 September lalu, kesepakatan tetap tak tercapai. Kegagalan Neymar kembali merumput di La Liga diduga karena Bartomeu hanya berpura-pura ingin membelinya.

Sebaliknya Neymar telah melakukan segalanya agar bisa kembali ke Camp Nou. Neymar tidak keberatan apabila gajinya dipotong. Bahkan Neymar siap membayar kekurangan transfernya.

Menurut Marca, kegagalan membawa pulang Neymar membuat suasana Tim Catalan memanas. Para pemain inti marah. Messi adalah pemain yang paling murka. Luis Suarez dan Gerard Pique juga ikut marah.

Kemarahan Messi bisa dimaklumi karena dia yang membujuk Neymar untuk kembali ke Los Cules. Kapten Timnas Argentina yakin akan meraih trofi Liga Champions jika ada Neymar dalam skuat Barca.

Kegagalan memulangkan Neymar juga menyeret nama Antoine Griezmann. Sebab Barca harus meminjam dana untuk menebus klausul rilis Antoine Griezmann sebesar 120 juta euro. Akibatnya mereka sudah tak punya uang untuk membeli Neymar.

Kini Bartomeu mencoba menenangkan para pemain inti Barca termasuk Messi. Bartomeu berjanji kembali lagi ke Paris untuk menuntaskan kesepakatan transfer Neymar pada Juni tahun depan.



Sumber: Mirror