Ario Bayu Merasakan Sulitnya Jadi Dalang

Ario Bayu Merasakan Sulitnya Jadi Dalang
Ario Bayu ( Foto: SP/Dina Fitri Anisa )
Dina Fitri Anisa / EAS Sabtu, 12 Oktober 2019 | 13:15 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pertunjukan wayang bagi orang Jawa, adalah pertunjukan sakral. Tidak sembarang orang bisa menjadi dalangnya. Namun dalam satu kesempatan, Ario Bayu (34) dipercaya untuk memerankan tokoh dalang tersohor bernama Ki Saptadi.

Tidak ingin berperan dengan asal-asalan, ia pun mendalami dunia pewayangan. Selama dua pekan penuh, pria kelahiran 6 Februari 1985 ini belajar tentang asal usul wayang, serta cara menjadi dalang yang baik sesuai dengan pakemnya.

"Untuk saya pribadi, proses pembelajaran mendalang itu sulit banget karena banyak makna, filosofi dan nilai kultural budayanya. Sebelum syuting, saya belajar dulu sama pedalang terkenal, Ki Asman dan anaknya. Mereka itu mengajarkan hal-hal yang menarik banget buat budaya kita. Itu yang saya coba lakukan dalam karakter ini," ungkap Ario Bayu di Jakarta Selatan, Kamis (10/10/2019).

Menurut Ario Bayu, dua pekan adalah waktu yang sangat singkat baginya untuk mendalami karakter, dan melakukan riset, Meskipun merasa kesulitan, tetapi ia tak putus asa untuk menyajikan tontonan wayang di film Perempuan Tanah Jahanam yang tayang pada 17 Oktober 2019.

"Dalang agak susah, tangannya sulit sekali. Butuh hampir lima tahun sampai tangan luwes. Saya cuma dikasih waktu dua minggu. Saya hanya bisa menyerap maknanya, kalau secara teknis masih kaku. Namun pada akhirnya, dari film ini saya dapat sesuatu yang baru bahwa ternyata mendalang itu punya nilai cukup tinggi buat budaya Indonesia," ujar Ario Bayu.



Sumber: Suara Pembaruan