Peringati Maulid Nabi, Baitul Muslimin PDIP Ingatkan Pentingnya Persatuan
INDEX

BISNIS-27 503.6 (0.7)   |   COMPOSITE 5652.76 (32.63)   |   DBX 1032.04 (1.82)   |   I-GRADE 164.451 (0.91)   |   IDX30 490.95 (1.17)   |   IDX80 128.766 (0.48)   |   IDXBUMN20 358.484 (2.34)   |   IDXG30 133.521 (0.26)   |   IDXHIDIV20 437.723 (1.73)   |   IDXQ30 142.408 (0.59)   |   IDXSMC-COM 239.978 (2.06)   |   IDXSMC-LIQ 292.98 (2.2)   |   IDXV30 120.747 (1.68)   |   INFOBANK15 969.323 (0.23)   |   Investor33 424.184 (0.79)   |   ISSI 165.497 (1.35)   |   JII 607.992 (4.06)   |   JII70 207.954 (1.69)   |   KOMPAS100 1151.81 (6.28)   |   LQ45 901.663 (2.32)   |   MBX 1571.94 (9.98)   |   MNC36 316.426 (0.99)   |   PEFINDO25 300.975 (6.95)   |   SMInfra18 283.853 (0.72)   |   SRI-KEHATI 362.321 (0.71)   |  

Peringati Maulid Nabi, Baitul Muslimin PDIP Ingatkan Pentingnya Persatuan

Kamis, 29 Oktober 2020 | 22:52 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Ajaran Nabi Muhammad SAW sangat mengutamakan prinsip persatuan serta perdamaian dalam menyampaikan dakwah dan menjalankan tugas syiar Islam. Hal yang paling sederhana ialah menjadikan senyum bernilai ibadah.

Hal itu disampaikan penceramah Habib Hamid bin Jafar Alqadri dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan Baitul Muslimin PDI Perjuangan secara virtual, Kamis (29/10/2020) malam. Acara ini mengangkat tema Bangkit Bersatu Mengatasi Persoalan Bangsa Berdasarkan Akhlakul Karimah. Sepanjang acara, salawat untuk Nabi Muhammad SAW serta doa agar Indonesia terus damai dan bersatu dipanjatkan.

Habib Hamid mengatakan, salah satu ajaran Nabi Muhammad SAW sendiri terkait persatuan dan perdamaian paling sederhana ialah kewajiban memberikan senyum. Senyum kepada sesama ini bernilai ibadah yang bisa mengantarkan umat Nabi Muhammad ke surga milik Allah SWT.

"Ajaran mana yang menganggap sebuah senyum adalah ibadah yang bisa membawa ke surga. Ajaran Baginda Nabi Muhammad SAW," kata dia.

Habib Hamid mengisahkan Nabi Muhammad SAW berhasil mempersatukan seluruh suku dan agama. Yang tadinya tercerai berai, tidak menikmati persatuan, tetapi di bawah Nabi Muhammad SAW, mereka akhirnya mengenal ukhuwah atau persatuan.

Pada saat itu pula, kata Habib Hamid, ada kelompok yang ingin memecah belah persatuan itu dengan fitnah, politik identitas dan permusuhan. Nabi Muhammad, lanjut Habib Hamid, lalu menanyakan kepada mereka semua apakah ingin kembali ke zaman primitif.

"Allah SWT kemudian menurunkan Alquran, ayat-ayatnya tentang ingatlah nikmat Allah. Ingat persatuan adalah kenikmatan yang sangat besar, tanpa persatuan tidak bisa adanya bangsa," ujarnya.

Di Indonesia, kata Habib Hamid, dikenal dengan Pancasila dan UUD 1945. "Itu semua semata-semata untuk menikmati segala hal Allah SWT yang berikan. Perihal nikmat persatuan harus kita jaga, kita pelihara bersama-sama atas dasar lailaha illallah dengan mengedepankan akhlakul karimah," kata dia.

Habib Hamid menambahkan, jangan sampai hal yang sepele membuat persatuan NKRI terpecah. Semua harus didiskusikan agar persatuan itu tetap berjalan. Dia mengingatkan, Nabi Muhammad SAW juga meminta umatnya tentang pentingnya tabayun atas informasi yang ada.

Sementara itu Ketua Umum Baitul Muslimin Hamka Haq di sela-sela proses acara itu menyampaikan bahwa Indonesia sedang memperingati Nabi Muhammad dan baru saja merayakan Hari Sumpah Pemuda. Menurut Hamka, dua peringatan itu harus menjadi momentum bagi umat Islam dan seluruh rakyat Indonesia bersatu.

"Berbagai persoalan yang dihadapi sekarang sudah mendera bangsa kita ini, khususnya pandemi Covid-19. Kita membutuhkan persatuan untuk bangkit melawan Covid ini, jangan kita bercerai-berai," kata Hamka yang juga Ketua DPP Bidang Keagamaan PDI Perjuangan.

Dewan Pembina Baitul Muslimin Ahmad Basarah mengatakan, pihaknya selalu mendapat tugas dari Megawati untuk selalu menjaga syiar Islam dalam satu tarikan napas dengan syiar kebangsaan dalam tugas sehari-hari berorganisasi. Termasuk acara Maulid Nabi ini, meski yang hadir secara fisik dibatasi jumlahnya, Basarah mengharapkan tidak mengurangi khidmat perayaan Maulid Nabi.

Basarah menyampaikan teladan Nabi Muhammad SAW ialah mengutamakan persatuan, toleransi, perdamaian dan saling hormat-menghormati terlepas apa pun latar belakangnya. Piagam Madinah, lanjut Basarah, merupakan bukti yang ditinggalkan Nabi Muhammad untuk merekat persatuan antarumat beragama di Madinah.

"Pada saat itu agama-agama seperti Yahudi, Kristen dan suku-suku lain saling bertikai, kemudian Nabi Besar Muhammad SAW membawa konsep atau platform yang bisa menyatukan mereka semua. Yang akhirnya Piagam Madinah itu diterima karena kemudian di dalamnya mengandung prinsip saling hormat-menghormati di antara agama-agama dan suku-suku yang ada di sana," katanya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Gus Yaqut: Penuh Rahmah dan Kasih Sayang, Islam Sangat Menghargai Perbedaan

Pertemuan dengan Mike Pompeo berawal dari deklarasi Humanitarian Islam yang dilakukan Ansor dua tahun lalu di Jombang.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Tak Diskualifikasi Petahana, KPU Kaur Diadukan ke DKPP

Bawaslu mengeluarkan rekomendasi bahwa terlapor terbukti melanggar pelanggaran administrasi pemilihan dan sanksinya itu didiskualifikasi.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Curhat Guru dan Orang Tua Siswa: Kami Masih Nantikan Subsidi Kuota Internet

Sampai sekarang di bulan kedua ini, baik guru maupun siswa di beberapa provinsi belum ada yang mendapat bantuan kuota internet dari Kemdikbud.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Jokowi: Teladani Rasulullah untuk Tolong-menolong di Kala Sulit

Semangat kepedulian terhadap sesama sebagaimana dicontohkan dan diperintahkan Nabi harus menjadi semangat kita sebagai bangsa di masa pandemi seperti sekarang.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Jambi Meningkat

Meningkatnya angka kesembuhan pasien Covid-19 membuat tidak ada lagi zona merah di Jambi.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Satgas: Penanganan Covid-19 Indonesia Lebih Baik Dibanding Rata-rata Dunia

Hingga Kamis (29/10/2020) umlah kasus aktif sebanyak 60.569 atau 14,9% sementara rata-rata dunia 24,23%.

NASIONAL | 26 Februari 2020

Simpan Sabu di Dalam Roti, Dua Kurir Asal Batam Ditangkap

Dari hasil interogasi awal rencananya barang bukti narkotika jenis sabu tersebut akan diedarkan di Kota Jayapura.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Permohonan Paslon Ilyas Panji-Endang Dikabulkan, Karangan Bunga Apresiasi Terlihat di Gedung MA

MA membatalkan keputusan KPU Kabupaten Ogan Ilir yang mendiskualifikasi paslon Ilyas Panji Alam-Endang PU Ishak dari kepesertaan Pilkada 2020.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

8 Kota Ikut Program Langit Biru Pertamina

Saat ini pemerintah seharusnya sudah meniadakan penjualan BBM oktan rendah di Jabodetabek.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Keputusan KPU Ogan Ilir Dianulir, AMPD Sebut Putusan MA Adil

Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi (AMPD) menilai putusan MA memberikan kepastian hukum dengan mengabulkan permohonan paslon Ilyas Panji Alam-Endang Ishak

NASIONAL | 29 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS