Video Daging Kurban Berisi Sampah, Polisi Tetapkan Edo Putra sebagai Tersangka
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Video Daging Kurban Berisi Sampah, Polisi Tetapkan Edo Putra sebagai Tersangka

Senin, 3 Agustus 2020 | 13:50 WIB
Oleh : Gardi Gazarin / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Polisi menetapkan youtuber Edo Putra dan rekannya sebagai tersangka kasus video prank bungkusan daging kurban berisi sampah. Keduanya kini dijebloskan dalam tahanan Polrestabes Palembang, Sumatera Selatan ((Sumsel).

Edo Putra dan rekannya disangkakan melanggar Pasal 14 KUHP terkait membuat dan menyebarkan berita bohong alias hoaks yang menimbulkan keonaran di tengah masyarakat dengan ancaman 10 tahun penjara. "Sudah resmi sebagai tersangka dan keduanya kami tahan," kata Kapolrestabes Palembang Kombes Anom Setyadji kepada Beritasatu.com, Senin (3/8/2020).

Sebelumnya Edo Putra dan rekannya membuat video di YouTube dengan mendatangi dua ibu-ibu dan memberi kresek yang disebutnya berisi 5 kilogram daging kurban di Kota Palembang. "Konten video buatan kedua tersangka diduga melnimbulkan keresahan akibat viral di media sosial," ujar Kombes Anom.

Video berdurasi 11 menit 56 detik diunggah tersangka di media sosial pada Jumat (31/7/2020) melalui akun Edo putra Official. Video tersebut diberi judul 'Prank Bagi Bagi Daging ke Emak-Emak Isinya Sampah#Therealprank'.

Dalam video itu terlihat dua tersangka membawa dua kantong plastik hitam yang digunakan untuk membungkus sampah. Keduanya menuju ke sebuah tumpukan sampah sisa pembakaran lalu mereka masukan ke dalam kantong plastik hitam tersebut.

Kedua tersangka kemudian mencari target prank dan mereka menemukan seorang ibu yang sedang menyapu halaman rumahnya. Setelah kantong kresek itu diserahkan, tersangka berpesan agar tidak dibuka bungkusannya sebelum mereka pergi.
Usai melancarkan aksinya, kedua tersangka tertawa kegirangan melihat korban membanting kantong kresek tersebut. Kedua lalu pergi mencari korban berikutnya.

Selang beberapa menit, tersangka mendatangi kembali korban dan minta maaf dan memberikan uang pengganti Rp 500 ribu. "Maaf bu, maaf bu. Kami hanya prank di situ ada kamera. Di sini ada Rp 500 ribu untuk beli daging. Kami minta maaf ya, bu. Nggak apa ya bu videonya di-upload ke YouTube," kata Edo sambil mencium tangan ibu rumah tangga itu.

Dalam video itu, tersangka Edo meminta netizen tak menghujat karena dia telah memberi korbannya uang.

"Halo guys, prank kita berhasil, guys. Guys, kami tadi bagi-bagi sampah, guys. Tapi sesudahnya, kami kasih duitnya. Jadi jangan menghujat lah, guys," kata tersangka Edo.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Gudang di Mako Brimob Sumsel

Api berhasil dipadamkan sehingga tidak menyebar ke bangunan tempat penyimpanan senjata. Dipastikan, hanya kembang api sisa perayaan Asian Games yang terbakar.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Komisi X: Sekolah Dibuka Harus Berdasarkan Keputusan Bersama

Menurut Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda, pembukaan sekolah ini tidak boleh ada pemaksaan, tetapi harus berdasarkan kesepakatan bersama.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Kontak dengan Pasien Positif Covid-19, Tes Swab 17 Warga Lebong Dinyatakan Negatif

Sedangkan dua orang pasien positif yakni ibu dan anak setelah menjalani perawatan diinyatakan sembuh dari Covid-19.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Jokowi Sebut Daya Saing Digital Indonesia Masih Sangat Rendah

Menurut Jokowi, pandemi ini harus bisa dijadikan momentum untuk melakukan percepatan transformasi digital.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Pakar Hukum Nilai Jaksa Agung Tegas Terhadap Jaksa Nakal

Pencopotan Jaksa Pinangki Sirna Malasari dipandang sebagai bentuk ketegasan Jaksa Agung ST Burhanuddin terhadap “Jaksa Nakal”.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Kapolda Hamidin Lantik Ama Kliment Jadi Wakolda NTT yang Baru

Jabatan wakil kepala Polda NTT yang sebelumnya dijabat Brigjen Pol Drs Johni Asadoma kini dijabat Brigjen Pol Drs Ama Kliment Dwikorjanto.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Bidan DS Meninggal karena Covid-19, Empat Nakes Ikut Terjangkit

Salah satu dari empat tenaga kesehatan yang terpapar itu adalah pimpinan puskesmas di Seluma.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Sejumlah Parpol Belum Tentukan Calon Gubernur Bengkulu

Di antaranya Demokrat, Nasdem, PDIP, Gerindra, Perindo, PKB dan PPP.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Jokowi Soroti Angka Kematian di Indonesia Lebih Tinggi daripada Angka Kematian Global

Angka kematian di Indonesia lebih tinggi dibandingkan global.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Jokowi Kritik Masih Ada 40% Kementerian/Lembaga Belum Ada DIPA Stimulus Penanganan Covid-19

Masih ada kementerian yang belum memiliki daftar DIPA untuk stimulus.

NASIONAL | 3 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS