IPW Nilai Penangkapan Djoko Tjandra Tidak Ada Kaitan dengan Bursa Calon Kapolri
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

IPW Nilai Penangkapan Djoko Tjandra Tidak Ada Kaitan dengan Bursa Calon Kapolri

Minggu, 2 Agustus 2020 | 09:01 WIB
Oleh : Gardi Gazarin / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan penangkapan Djoko Tjandra tidak ada kaitannya dengan bursa calon Kapolri, apalagi penangkapan buronan kakap itu yang melakukan adalah pihak Kepolisian Diraja Malaysia, yang kemudian diserahkan kepada Polri.

IPW memberi apresiasi kepada Kepolisian Diraja Malaysia yang sudah mau mendengar aspirasi rakyat Indonesia dan membantu penangkapan Djoko Tjandra, serta menyerahkan buronan kelas kakap itu kepada Polri. Kerja sama yang ditunjukkan pihak Malaysia dengan indonesia ini patut dicontoh Polri ke depan, khususnya NCB Interpol Polri dalam melakukan lobi ke negara-negara lain yang terdapat buronan koruptor bersembunyi di sana.

"Hal ini mengingat masih ada 38 buronan NCB Interpol Polri di luar negeri. Artinya, kerja sama internasional pasca tertangkap Djoko Tjandra perlu dilanjutkan, sehingga Polri bisa segera menangkap buronan lainnya, seperti bos Gajah Tunggal Syamsul Nursalim, dan Itji Nursalim yang saat ini diduga bersembunyi di Shanghai, Tiongkok," ujar Neta kepada Beritasatu.com, Minggu (2/8) pagi.

IPW melihat, kasus Djoko Tjandra maupun penangkapan buronan kakap itu tidak ada kaitannya dengan bursa calon Kapolri, apalagi pergantian Kapolri masih lama. Sebab presiden tentunya punya kriteria sendiri tentang calon kapolri yang akan diangkatnya di masa depan.

"Bagaimana pun calon kapolri yang akan diangkat presiden tentu melihat situasi aktual politik saat itu dan proyeksi situasi ke depan, yang semuanya sangat tergantung pada insting politik presiden maupun hak prerogatif presiden," katanya.

Menurut Neta, dalam kondisi "panas" kasus Djoko Tjandra ditambah tertangkapnya buronan kakap itu, ada saja pihak-pihak yang mengkaitkannya dengan bursa calon Kapolri. Padahal hal itu tidak ada kaitannya dan situasinya "jauh panggang dari api". Apalagi IPW mendapat informasi bahwa calon kapolri ke depan yang akan dipilih presiden dari kalangan bintang dua, dan proses suksesinya satu paket dengan calon Wakapolri.

"Memang informasi yang diperoleh IPW ini kembali kepada situasi aktual dan menjadi hak prerogatif presiden," ujar Neta.

Oleh karena itu sebaiknya masyarakat maupun pihak-pihak tertentu jangan berspekulasi dan mengkait-kaitkan kasus Djoko Tjandra dengan suksesi Kapolri karena tidak ada kaitannya. Sebaiknya semua pihak bersabar menunggu momentum yang akan terjadi, yang sepertinya akan dimulai presiden dengan reshuffle kabinet, pergantian panglima TNI, dan suksesi Kapolri.

"Semua ini akan dilakukan presiden pasca new normal agar pemerintahan ke depan semakin efektif dan stabilitas keamanan kondusif," pungkasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kasus Djoko Tjandra, Muhammadiyah: Ungkap Pihak yang Terlibat

Mu'ti meminta Polri tidak berhenti dalam mengungkap skandal yang diduga telah melibatkan oknum jendera.

NASIONAL | 2 Agustus 2020

Ratusan Warga Aceh Barat Masih Terkepung Banjir 1 Meter

Banjir merendam ratusan desa yang tersebar di 10 kecamatan.

NASIONAL | 2 Agustus 2020

Sekda Banjarbaru dan 4 Pejabat Positif Covid-19

Darmawan Jaya Setiawan resmi mengumumkan Sekretaris Daerah Said Abdullah dan empat pejabat di lingkup pemerintah daerah setempat positif terinfeksi Covid-19.

NASIONAL | 1 Agustus 2020

Seluruh Perkantoran Kota Banjarbaru Tutup 2 Hari Cegah Covid-19

Seluruh perkantoran di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru ditutup selama dua hari untuk mencegah penyebaran Covid-19.

NASIONAL | 1 Agustus 2020

Dua Balita di Jambi Terkonfirmasi Positif Covid-19

Jumlah pasien positif Covid-19 di Jambi bertambah enam orang pada Sabtu (1/8/2020) di mana dua di antaranya adalah balita.

NASIONAL | 1 Agustus 2020

Bandara Adi Soemarmo Ubah Jam Operasional

Jam opreasional Bandara Adi Soemarmo Surakarta, Jawa Tengah, berubah dari semula 08.00-16.00 WIB menjadi 07.00-18.00 WIB.

NASIONAL | 1 Agustus 2020

Laskar Ngawi Berbagi Hewan Kurban ke Masjid dan Musala

Laskar Ngawi kembali menggelar kegiatan sosial bertepatan dengan momentum Hari Raya Iduladha 1441 Hijriah.

NASIONAL | 1 Agustus 2020

Mendiang Ketua DPRD Jepara Positif Covid-19

Ketua DPRD Kabupaten Jepara Imam Zusdi Ghozali yang meninggal di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, terkonfirmasi positif Covid-19.

NASIONAL | 1 Agustus 2020

Ganjar Siapkan Dusun Girpasang Jadi Obyek Wisata Unggulan

Ganjar menilai Dusun Girpasang menyimpan potensi wisata yang eksotis.

NASIONAL | 1 Agustus 2020

Pengunjung Mulai Ramai Kunjungi Objek Wisata Pantai di Lampung

Sejumlah objek wisata pantai yang berada di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung mulai diramaikan wisatawan lokal maupun luar daerah.

NASIONAL | 1 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS