PDIP: Kudatuli Harus Menjadi Sejarah Perjuangan Kaum Milenial
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

PDIP: Kudatuli Harus Menjadi Sejarah Perjuangan Kaum Milenial

Senin, 27 Juli 2020 | 22:00 WIB
Oleh : Roberth Wardhy / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Peristiwa kurusuhan 27 Juli 1996 atau biasa disebut ”Kudatuli” tercatat menjadi salah satu tragedi kelam di era Orde Baru. Kala itu, terjadi serangan terhadap Kantor DPP PDI di Jakarta sebagai representasi partai politik pimpinan Megawati Soekarnoputi.

Tak hanya di Jakarta, kantor DPD PDI di Jalan Pandegiling, Surabaya juga diserang oleh oknum massa pada keesokan harinya, 28 Juli 1996.

Politisi PDIP Adi Sutarwijono mengatakan, tragedi 27 Juli 1996 menjadi pelajaran terpenting dalam perjalanan bangsa. Hal itu karena proses demokrasi sebagai awal lahirnya gerakan reformasi 1998 ditegakkan dengan harga sangat mahal, yaitu pertentangan fisik hingga pengorbanan rakyat.

"Kita belajar bahwa kedaulatan PDI Perjuangan dijaga dan ditegakkan dengan darah, keringat, air mata, bahkan nyawa, termasuk dalam tragedi 27 Juli, oleh para pejuang partai yang saat itu disebut pro Mega,” kata Adi di Jakarta, Senin (27/7/2020).

Adi mengatakan, peristiwa Kudatuli harus menjadi pendidikan sejarah penting bagi kaum muda, khususnya bagi kader-kader PDIP. Sebab, sejarah adalah fondasi kesadaran politik. Dari sana semua kader PDIP terus berjuang bersama rakyat dalam suka dan duka, seperti diajarkan Bung Karno dan Megawati.

”Ibu Megawati mendorong anak-anak muda bergelut dalam politik pengabdian. Maka anak-anak muda harus melek sejarah," tutur Adi yang juga Ketua DPC PDIP Surabaya.

Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulisnya mengemukakan PDIP menggelar tabur bunga dan doa bersama untuk memperingati peristiwa serangan kantor DPP PDI Perjuangan pada 27 Juli 1996. PDIP dan segenap lapisan masyarakat, khususnya penggiat HAM dan demokrasi, hari ini memeringati peristiwa kelam serangan terhadap kantor DPP PDI.

"Pemerintah Orde Baru selalu memilih jalan kekuasaan terhadap rakyatnya sendiri. Serangan tersebut tidak hanya menyerang simbol kedaulatan partai politik yang sah, namun juga membunuh demokrasi. Kekuasaan dihadirkan dalam watak otoriter penuh tindakan anarki," kata Hasto.

Meski kantor PDI luluh lantak, kata dia, sejarah mencatat, energi perjuangan tidaklah surut. "Apa yang dilakukan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri dengan memilih jalur hukum, di tengah kuatnya pengaruh kekuasaan yang mengendalikan seluruh aparat penegak hukum sangatlah menarik," ujar Hasto.

Tidak hanya langkah itu menunjukkan keyakinan politik yang sangat kuat, tetapi lebih jauh lagi, keyakinan terhadap kekuatan moral terbukti mampu menggalang kekuatan demokrasi arus bawah.

"Kudatuli mengajarkan inti dari kekuatan moral politik. Pilihan jalur hukum saat itu memperkuat moral pejuang demokrasi. Kudatuli menjadi benih perjalanan reformasi di mana kekuatan rakyat menyatu dan mampu mengalahkan tirani," tutur Hasto.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kempora Kucurkan Rp 50,6 Miliar untuk Fasilitasi Pelatnas PSSI

Dana ini akan digunakan untuk memfasilitasi pelatnas tim nasional U-19 yang diproyeksikan akan bertanding di Piala Dunia U-20 2021.

NASIONAL | 27 Juli 2020

Legislator Dorong Pengembangan Obat dengan Bahan Baku Lokal

Pengembangan obat dengan bahan baku lokal diharapkan dapat mengurangi ketergantungan impor.

NASIONAL | 27 Juli 2020

KPK Selidiki Dugaan Korupsi di Jember

KPK tengah menyelidiki dugaan korupsi di Jember, Jawa Timur.

NASIONAL | 27 Juli 2020

Tembus 100.303 Kasus, Indonesia Masih Krisis Covid-19

Wiku Adisasmito meminta semua pihak tetap waspada dengan kondisi krisis Covid-19 di Indonesia.

NASIONAL | 27 Juli 2020

Kasus Suap Proyek Kempupera, KPK Pastikan Dalami Aliran Dana ke Cak Imin

KPK memastikan mendalami adanya dugaan aliran dana ke Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar terkait perkara suap proyek Kempupera.

NASIONAL | 27 Juli 2020

Bupati Deno Diminta Tidak Lindungi Mantan Kades Goloworok

Mantan Kepala Desa (Kades) Goloworok Fransiskus Darius Syukur yang diduga mengorupsi dana desa periode 2015-2019 hingga Rp 1 miliar.

NASIONAL | 27 Juli 2020

RUU Cipta Kerja Dinilai Jadi Solusi Perbaikan Ekonomi

Publik menilai RUU Cipta Kerja merupakan jalan tengah antara kepentingan investasi, UMKM, dan kepentingan pekerja.

NASIONAL | 27 Juli 2020

Kemdikbud Akan Buka Sekolah di Luar Zona Hijau

Jumlah siswa yang hadir dalam satu kelas akan dibatas dan durasi pembelajaran juga dipersingkat.

NASIONAL | 27 Juli 2020

Kudatuli, Gus Dur dan Megawati Jadi Simbol Lawan Orde Baru

Peristiwa 27 Juli menjadi bagian dari kristalisasi perlawanan rakyat di berbagai daerah terhadap rezim otoriter Orde Baru.

NASIONAL | 27 Juli 2020

Skandal Prasetijo Utomo, Polisi Telusuri Aliran Dana

Prasetijo Utomo terancam pasal tambahan yakni tindak pidana korupsi.

NASIONAL | 27 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS