INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Polda Jabar Gerebek Rumah Produksi Obat Keras, dan Tangkap 4 Pelaku

Jumat, 24 Juli 2020 | 17:35 WIB
Oleh : Gardi Gazarin / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Polda Jawa Barat (Jabar) berhasil mengungkap keberadaan rumah produksi obat keras dan berbahaya. Tempat produksi barang haram itu diketahui sudah beroperasi selama tujuh tahun berlokasinya di Komplek Kopo Permai, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Rumah tersebut sengaja dikontrak pelaku untuk memproduksi pil terlarang. "Pemilik rumahnya masih kami dalami, apa ada kaitan atau tidak dalam kasus ini," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Jawa Barat, Kombes Pol Rudi Ahmad Sudrajat kepada Beritasatu.com, Jumat (24/7/2020).

Obar keras dan berbahaya yang diproduksi itu berjenis trihexypenidyl. Obat tersebut termasuk dalam psikotropika golongan IV yang peredarannya dan konsumsinya memerlukan resep dokter.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, obat tersebut berfungsi sebagai penenang dan mengobati gejala penyakit parkinson. Obat ini juga bisa membuat siapa saja mengkonsumsinya bisa menimbulkan halusinasi.

Dalam penggerebekan pada Jumat (24/7/2020), dari lokasi polisi mengamankan empat orang tersangka, yakni Sarman, Kholik, Rahmat, dan Tanto. Bangunan rumah yang berubah jadi pabrik itu sama seperti rumah biasa.

Terdapat sejumlah ruangan di dalamnya dengan kondisi kotor seperti tidak berpenghuni. Beberapa ruangan dijadikan gudang untuk penyimpanan karung serbuk bahan baku obat keras tersebut. Polisi menyita barang bukti 44 karung bahan baku yang terdiri dari lima jenis bahan kimia.

"Dalam sebuah ruangan yang dijadikan ruang produksi terdapat satu mesin besar yang diduga digunakan untuk mencetak pil obat keras itu. Ruangan tersebut kedap suara untuk menghilangkan kecurigaan masyarakat sekitar," ujar Rudi.

Dari pemeriksaan sementara terhadap empat orang itu, katanya dalam satu hari mereka bisa memproduksi 100 ribu hingga 200 ribu pil obat keras. Obat itu dikirim dan diedarkan di Jakarta dan Surabaya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Tracing Gencar, Kasus Positif Covid-19 di DIY Meningkat

Peningkatan kasus positif Covid-19 DI Yogyakarta, merupakan efek dari masifnya pemeriksaan, dan bukan berarti sebagai gelombang kedua penularan.

NASIONAL | 24 Juli 2020

Banjir Terjang 2 Kabupaten di Sumut

Tingginya curah hujan membuat sungai meluap dan dua kabupaten yakni Mandailing Natal dan Labuhan Batu Utara diterjang banjir.

NASIONAL | 24 Juli 2020

Didera Skandal Prasetijo, Bareskrim Musnahkan 175 Kg Sabu

Ada 175,6 kilogram sabu, 3.000 butir ekstasi, dan 500 butir ermin 5 yang dimusnahkan di halaman Bareskrim.

NASIONAL | 24 Juli 2020

Ini Jawaban Gibran Soal Tuduhan Politik Dinasti

Menjawab pertanyaan diskusi di Kantor DPP PDIP, Gibran menjawab soal politik dinasti yang banyak ditanyakan kepadanya.

NASIONAL | 24 Juli 2020

Wakil Wali Kota Solo Positif Covid-19, Istana Percepat Jadwal Swab Test

Istana akan mempercepat jadwal "swab test" atau uji usap bagi Presiden dan seluruh perangkat presiden, setelah mendapat kabar Wakil Wali Kota positif Covid-19.

NASIONAL | 24 Juli 2020

Majunya Gibran, Dhito, dan Kembang Bukti Keterbukaan PDIP untuk Kepemimpinan Muda

Sosok seperti Gibran, Dhito, dam Kembang, seharusnya menjadi inspirasi bagi kaum muda Indonesia agar berpolitik. Bahwa politik itu luas, tidak hanya kekuasaan.

NASIONAL | 24 Juli 2020

Menkes Salurkan Insentif Tenaga Medis 23 RS Rujukan di Jateng

Menurut Menkes, pemerintah tidak akan pernah lupa akan jasa-jasa yang diberikan oleh para tenaga medis.

NASIONAL | 24 Juli 2020

Sejumlah Organisasi Penggerak Akan Pakai Dana Mandiri dan Pendamping

Tanoto Foundation termasuk sebagai organisasi penggerak yang memakai dana mandiri. Sementara itu, Yayasan Putra Sampoerna akan menggunakan dana pendamping.

NASIONAL | 24 Juli 2020

Pengacara Djoko Tjandra Dicegah ke Luar Negeri

Anita Dewi Anggraeni Kolopaking dicegah ke luar negeri terkait kasus Djoko Tjandra.

NASIONAL | 24 Juli 2020

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Solo Karantina Mandiri di Rumah

Wakil wali kota Solo menjalani karantina 10 hari.

NASIONAL | 24 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS