Keputusan Jokowi Tunjuk Erick Thohir Dinilai Tepat
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

Keputusan Jokowi Tunjuk Erick Thohir Dinilai Tepat

Selasa, 21 Juli 2020 | 16:10 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com – Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengoordinasikan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 dan Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dinilai tepat. Presiden Jokowi disebut memiliki frekuensi yang sama dengan Erick terkait sensitifitas menghadapi krisis ekonomi dan kesehatan.

“Pak Jokowi merasakan ada frekuensi yang sama dengan Erick. Soal sensitifitas Erick dalam menghadapi krisis kesehatan dan sekaligus krisis ekonomi sekarang ini. Erick punya sense of crisis yang sama dengan Pak Jokowi,” ungkap Ketua Dewan Pakar Indonesia Maju Institute, Lukman Edy kepada wartawan, Selasa (21/7/2020).

Lukman pun menyebut, “Soal kenapa Jokowi memilih Erick mengomandani tim? Saya melihat, bukan saja karena Erick punya fungsi dan kewenangan yang cukup untuk mengemban amanah berat ini. Tetapi Jokowi juga melihat, di antara pembantu beliau, Erick yang paling cepat, kreatif, dan tidak bertele-tele dalam menghadapi krisis sekarang ini.”

Sejak awal pandemi, Lukman menilai Erick bergerak cepat membantu menyiapkan rumah sakit (RS) khusus Covid-19, termasuk pengadaan alat pelindung diri (APD). Begitu juga dalam menghadapi ancaman krisis ekonomi, Lukman menyebut Erick sigap membantu Presiden Jokowi menggerakkan semua potensi ekonomi untuk mengerem penurunan pertumbuhan.

Menurut Lukman Erick saat ini perlu menginventarisasi permasalahan sebagai breakdown dari dua permasalahan besar. Pertama, ancaman pandemi Covid-19 jilid dua. Kedua, ancaman krisis ekonomi akibat terjun bebasnya pertumbuhan ekonomi. Erick diharapkan secara cepat dan lugas serta tidak bertele-tele ala birokrasi.

Selain itu, Lukman menyatakan, Erick harus menyiapkan payung-payung hukum yang menghambat kerja penanganan ekonomi nasional dan pandemi Covid-19.

“Banyak mekanisme pembuatan payung hukum yang bisa ditempuh Erick. Mulai dari peraturan menteri, peraturan presiden, peraturan pemerintah atau peraturan pemerintah pengganti undang-undang,” ujar Lukman.

Lukman menambahkan secara garis besar paling tidak Erick perlu menyiapkan SOP baru di semua sektor untuk menghadapi normal baru. Demikian halnya penegakan hukum dalam penerapan pembatasan di era normal baru. “Erick harus dapat memastikan kelembagaan pemerintah agar semua mempunyai frekuensi sense of crisis yang sama dengan Presiden Jokowi,” kata Lukman.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Keuskupan Agung Medan Lakukan Tracing Secara Internal

Keuskupan Agung masih melakukan pendalaman dan penelusuran asal mula Uskup Agung dan empat pastor lainnya, terpapar virus corona tersebut.

NASIONAL | 21 Juli 2020

Kemkes Akan Siapkan Personel dan Anggaran Imunisasi Vaksin Corona

Vaksin corona mulai beredar di Indonesia awal tahun 2021. Khusus untuk pengucuran dananya pihaknya akan membahas dengan Kementerian Keuangan.

NASIONAL | 21 Juli 2020

Maria Pauline, Pembobol BNI Mulai Diinterogasi

Sampai saat ini sudah ada 14 saksi yang diperiksa. Penyidik akan memeriksa delapan orang saksi tambahan dan satu saksi ahli pidana korupsi.

NASIONAL | 21 Juli 2020

Bolos Setahun, 4 ASN Pemkab Kepahiang Dipecat

Sebanyak empat aparatur sipil negeri (ASN) Pemkab Kepahiang, Bengkulu dipecat karena sudah lebih satu tahun tidak masuk kantor tanpa ada keterangan alias bolos.

NASIONAL | 21 Juli 2020

Kasus Djoko Tjandra, Menko Polhukam Harus Dalami Pengakuan Mabes Polri

Pembentukan Tim Pemburu Koruptor dari rezim ke rezim tidak ada gunanya. Koruptor tetap nyaman dan happy kabur ke luar negeri.

NASIONAL | 21 Juli 2020

Perpusnas Raih WTP Empat Kali Berturut-turut dari BPK

Perpusnas berhasil meraih opini WTP dari BPK empat tahun berurutan.

NASIONAL | 21 Juli 2020

Pembubaran LNS Tetap Jalan, Menteri PAN dan RB: Tinggal Tunggu Waktu

Dari 18 lembaga yang disebutkan, 13 di antaranya tidak termasuk ke dalam LNS, empat merupakan LNS.

NASIONAL | 21 Juli 2020

Dari 836 Pasien Covid-19 Secapa AD, Hanya 12 Orang Dirawat di RS

Kali ini, ada empat pasien yang dinyatakan sembuh atau negatif.

NASIONAL | 21 Juli 2020

Menpora: Persatuan Jadi Modal Utama Membangun Bangsa

Menpora mengajak seluruh pemuda Indonesia dan KNPI untuk tetap kompak dan bersatu menghadapi pandemi Covid-19.

NASIONAL | 21 Juli 2020

Anggota DPR Dukung Peneliti UGM Produksi Alat Medis Covid-19

Alat medis yang dicipatakan oleh UGM ini diharapkan dapat membantu berbagai rumah sakit yang menangani pasien Covid-19.

NASIONAL | 21 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS