Soal Surat Jalan Djoko Tjandra, Dasco: Jangan-jangan Juga Ada Surat Jalan dari DPR?
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

Soal Surat Jalan Djoko Tjandra, Dasco: Jangan-jangan Juga Ada Surat Jalan dari DPR?

Rabu, 15 Juli 2020 | 15:01 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan semua pihak sebaiknya bersabar menunggu investigasi yang sah menyangkut lolosnya buronan kasus korupsi Djoko Tjandra keluar-masuk Indonesia. Sebab semuanya masih simpang siur, di mana ada yang menyebut dugaan keterlibatan oknum Kejaksaan Agung, ada yang menyebut oknum kepolisian.

Yang dimaksud Dasco adalah adanya surat jalan untuk Djoko Tjandra dari Jakarta ke Pontianak yang beredar di publik. Menurut Dasco, kebenaran surat itu harus dikonfirmasi validitasnya. Ada yang menuduh surat itu dari Kejaksaan Agung, maka sebaiknya biarkan Jaksa Agung meneliti kebenarannya.

"Kasih kesempatan ke Jaksa Agung untuk meneliti apakah benar surat itu dikeluarkan oleh institusinya, dan siapa yang bertanggung jawab mengeluarkan kalau memang betul," kata Dasco, Rabu (15/7/2020).

Begitupun dengan kabar bahwa surat itu keluar dari institusi Polri. Sebaiknya segera dicek validitas informasi tersebut sehingga tak simpang siur.

"Justru itu makanya itu kan ada yang bilang surat dari Kejaksaan, ada yang bilang surat dari Kepolisian. Sakti sekali Djoko Tjandra bisa dapat surat jalan dari manan-mana. Jangan-jangan nanti ada surat jalan dari DPR juga," ujar Dasco.

"Itu kan meski kita cek, validitasnya itu betul atau tidak. Kalau memang tadi ada dari Kejaksaan, kita kasih kesempatan Jaksa Agung untuk meneliti. Kalau tadi dibilang ada surat jalan dari kepolisian, kita minta Kapolri cek benar apa nggak," pungkasnya.

Diketahui, buronan kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko S Tjandra menyeret nama Bareskrim Polri. Selain namanya "hilang" dalam red notice atau perintah tangkap Interpol sejak 2014, kini beredar surat sakti yang diduga digunakan Djoko untuk leluasa keluar-masuk Indonesia.

Surat jalan untuk Joko Chandra (tanpa "D") itu diduga dikeluarkan Bareskrim Polri melalui Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS, dengan Nomor: SJ/82/VI/2020/Rokorwas, tertanggal 18 Juni 2020. Penandatangan surat tersebut tertera Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetyo Utomo.

Dalam surat itu disebutkan Joko berangkat ke Pontianak Kalimantan Barat pada 19 Juni dan kembali pada 22 Juni 2020. Surat ini telah diserahkan oleh Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) ke Komisi III DPR.

Lalu apa kata polisi? Kabareskrim Komjen Listyo Sigit saat dihubungi Beritasatu.com, Rabu (15/7/2020), mengatakan, ia sudah meminta agar info panas terkait surat jalan tersebut didalami Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.

“Usut tuntas siapa pun yang terlibat dan kalau memang terbukti saya akan lakukan tindakan tegas terhadap oknum yang terlibat. Ini untuk menjaga muruah institusi,” kata Sigit.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kasus Maria Pauline, Polisi Tunggu Pengacara

Penyidikan tersangka pembobol Bank BNI, Maria Pauline Lumowa, masih belum beringsut maju. Sebab warga negara Belanda ini belum juga didampingi pengacara.

NASIONAL | 15 Juli 2020

Kumpulkan Gubernur, Jokowi: Segera Terapkan Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan

Pemberian sanksi kepada pelanggar protokol kesehatan dilihat sebagai upaya yang harus dilakukan dalam peningkatan kedisiplinan masyarakat.

NASIONAL | 15 Juli 2020

Tim Cagar Budaya Gali Situs Diduga Petirtaan Kuno di Kediri

Di situs tersebut ada struktur berbentuk persegi empat seluas 5,2 meter persegi.

NASIONAL | 15 Juli 2020

IPW Prihatin Judi Online Marak, Polisi Terkesan Membiarkan

IPW khawatir jika judi online ini dibiarkan, para bandarnya akan masuk mensponsori jago-jagonya yang akan bertarung di Pilkada Serentak, Desember mendatang.

NASIONAL | 15 Juli 2020

Tiap Tahun Surplus, Produksi Pertanian Kabupaten Pati Melimpah

Hal itu karena Pati memiliki luas lahan hijau yang mampu menopang produksi pertanian dengan maksimal.

NASIONAL | 15 Juli 2020

PKS dan Demokrat Resmi Dukung Kader PDIP di Pemilihan Wali Kota Medan

Dengan adanya dukungan PKS maka dapat dipastikan Akhyar Nasution sebagai kader PDIP, memenuhi syarat untuk ikut dalam kontestasi pilkada Medan.

NASIONAL | 15 Juli 2020

Beredar Surat Jalan Djoko Tjandra ke Kalimantan, Maki Lapor Ombudsman

Dalam surat itu, Joko Tjandra ke Pontianak sebagai konsultan serta berangkat dari Jakarta pada 19 Juni 2020 dan kembali pada 22 Juni 2020.

NASIONAL | 15 Juli 2020

Gubernur: UU Minerba yang Baru Rugikan Rakyat Babel

Kebijakan pengelolaan pertambangan masih lebih berpihak pada korporasi besar termasuk oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan bukan kepada rakyat kecil.

NASIONAL | 15 Juli 2020

Positif Covid-19, Rektor USU Tetap Bekerja secara Daring

Keluarga besar Runtung Sitepu dinyatakan negatif Covid-19.

NASIONAL | 14 Juli 2020

Polisi: Artis HH Bisa Dijadikan Tersangka Prostitusi

Polisi masih mendalami apakah transaksi ini secara langsung ke HH atau melalui muncikari. Sangat memungkinkan akan dijadikan tersangka

NASIONAL | 15 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS