Menyikapi Stigma Negatif, Bupati Biak Numfor: Indonesia Akan Tetap Utuh

Menyikapi Stigma Negatif, Bupati Biak Numfor: Indonesia Akan Tetap Utuh

Selasa, 16 Juni 2020 | 11:41 WIB
Oleh : Gardi Gazarin / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Bupati Biak Numfor, Herry Ario Naap mengatakan pernah berdialog dengan gubernur, Kapolri dan Panglima TNI perihal masalah rasisme. Poin utamanya jangan memberikan stigma buruk terhadap orang dengan etnis tertentu.

"Bangsa Indonesia akan tetap menjadi bangsa yang utuh, ketika Papua dilihat menjadi bagian dalam NKRI, dan tidak ada stigma yang diberikan," tandas Herry saat diskusi online bertajuk “Papua Dalam Keberagamaan Indonesia”, Senin (15/6/2020).

Herry mengatakan tindakan rasisme masih kerap menimpa kelompok tertentu. Tak heran terjadi gejolak dan muncul kemarahan masyarakat. Karenanya negara harus memberi rasa aman dengan memberikan tindakan hukum terhadap mereka yang rasis.

Herry menyadari, para mahasiswa Papua yang menempuh pendidikan di luar kota pernah mengalami perilaku rasis. Hal itu tentu ditentang, tapi paling penting bagaimana menyikapinya perlakukan itu.

"Menyikapi stigma yang diberikan kepada kami. Bagaimana menyikapi dan menanggapinya hal ini (rasis) bisa terselesaikan dengan baik," ujar Herry.

Disebutkan bercermin pada kejadian unjuk rasa di Papua tahun 2019 untuk menentang rasisme terhadap mahasiswa Papua di Jawa Timur. Gelombang protes pun terus terjadi dan kericuhan tak terhindari.

"Jadi ketika kita bicara soal rasisme, yang dihadapi mahasiswa Papua di Surabaya berdampak luas menjadi persoalan global di masyarakat Papua," ucap Herry.

Kala itu kelompok masyarakat di Biak turut menyuarakan aspirasi mereka, untuk menolak tindakan rasisme yang terjadi. Dialog dan komunikasi tetap dilakukan kepada tokoh masyarakat agar tercipta kondisi yang kondusif.

"Saya pun melakukan pendekatan-pendekatan kepada tokoh masyarakat, tokoh adat dan agama untuk dapat berdiskusi," tuturnya.

Boleh menyuarakan pendapat sebagai bentuk protes. Semua sepakat dan menentang tindakan rasisme. Namun saat menyuarakan aspirasi melakukannya dengan cara sesuai ketentuan konstitusi.

"Saya menyiapkan pola untuk masyarakat, silakan datang dan menyampaikan aspirasi mereka. Bahwa kami tidak setuju dengan rasisme, tapi tidak dengan cara anarkis," pesannya.

Cara yang sama disampaikanya kepada seluruh mahasiswa Papua yang mengenyam pendidikan di wilayah Jawa maupun kota lainnya untuk memberikan pemahaman yang sama.

"Kita menolak rasisme tapi menyikapinya dengan positif dan lebih elegan. Lebih tenang untuk menghadapinya, tidak harus dengan tindakan anarkis," tegas Herry.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Menpora Ingin Liga Berjenjang Jadi Fondasi Pembinaan Usia Dini

Menpora berharap talenta hasil pembinaan usia dini ini dapat bergabung di tim nasional nantinya.

NASIONAL | 16 Juni 2020

Menpora Resmi Membuka GoPay Arena Championship

Turnamen eSports ini akan mempertandingkan tiga gim populer yaitu Mobile Legends, Free Fire, dan PUBG.

NASIONAL | 16 Juni 2020

BUMN Rangkul UMKM Melalui Pasar Digital

Platform PaDi UMKM ini akan merangkul 17.000 UMKM yang bernaung di bawah delapan BUMN terkait.

NASIONAL | 16 Juni 2020

Pemerintah Pastikan Pengembangan Kendaraan Listrik Berlanjut

Insentif yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 73 Tahun 2019

NASIONAL | 16 Juni 2020

Kemdagri Tegaskan Fintech Hanya Bisa Verifikasi Data Kependudukan

Lembaga pinjaman online wajib mendapatkan izin dan rekomendasi dari OJK.

NASIONAL | 16 Juni 2020

Gandeng Facebook, UI Sinergikan Big Data untuk Riset Covid-19

Facebook merupakan mitra yang mendukung para peneliti UI dalam menghasilkan riset dan inovasi terkini di tengah pandemi .

NASIONAL | 16 Juni 2020

Kejari Bogor Usut Perkara Ambruknya Gedung KONI

14 hari mengumpulkan data dan klarifikasi kepada Dispora Kabupaten Bogor

NASIONAL | 16 Juni 2020

Museum Sejarah Jakarta Persingkat Jam Kunjungan

Pembatasan dalam satu waktu kisaran 250 orang.

NASIONAL | 16 Juni 2020

Ini Tiga Kategori Protokol Olahraga di Era New Normal

Protokol olahraga di era new normal dibagi menjadi tiga kategori yaitu pelatihan, kejuaraan, serta kegiatan olahraga masyarakat.

NASIONAL | 16 Juni 2020

SKK MIgas: Harga Minyak Bakal Capai Keseimbangan Baru US$ 60 Per Barel

Titik keseimbangan baru harga minyak tersebut mungkin terjadi pada 2024 atau 2025.

NASIONAL | 16 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS