Cegah Wabah Corona Khusus bagi Lansia, PSI Usul Tiga Metode Karantina
INDEX

BISNIS-27 475.43 (1.56) | COMPOSITE 5239.25 (8.44) | DBX 942.586 (3.09) | I-GRADE 144.073 (0.48) | IDX30 452.114 (0.96) | IDX80 117.485 (0.01) | IDXBUMN20 304.584 (-1.03) | IDXG30 122.866 (0.56) | IDXHIDIV20 403.689 (1.47) | IDXQ30 132.106 (0.2) | IDXSMC-COM 215.133 (-0.89) | IDXSMC-LIQ 255.556 (-1.51) | IDXV30 109.857 (-1.2) | INFOBANK15 865.729 (4.79) | Investor33 393.055 (1.58) | ISSI 152.239 (-0.26) | JII 564.942 (-0.02) | JII70 190.105 (-0.16) | KOMPAS100 1059.8 (3.26) | LQ45 825.804 (1.41) | MBX 1459.88 (2.01) | MNC36 298.184 (1.34) | PEFINDO25 269.462 (-4.26) | SMInfra18 256.042 (-0.93) | SRI-KEHATI 333.768 (1.39) |

Cegah Wabah Corona Khusus bagi Lansia, PSI Usul Tiga Metode Karantina

Kamis, 26 Maret 2020 | 19:03 WIB
Oleh : Yustinus Paat / Rully Satriadi

Jakarta, Beritasatu.com - Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov DKI Jakarta untuk segera menjalankan kebijakan karantina dan pembatasan interaksi fisik masyarakat di ruang publik secara lebih ketat. Pasalnya, jumlah kasus positif corona dan yang meninggal naik secara drastis dari hari ke hari.

“Di antara berbagai kelompok usia, belajar dari data di Tiongkok dan Korea Selatan, tingkat kematian kelompok lanjut usia (lansia) sangat tinggi. Untuk melindungi warga lansia, saya kira tidak ada cara lain, Pemprov DKI Jakarta harus lebih ketat membatasi interaksi warga melalui karantina wilayah di kawasan-kawasan yang berisiko tinggi,” ujar Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Idris Ahmad di Jakarta, Kamis (26/3/2020).

Idris mengakui kebijakan karantina memang akan mengakibatkan dampak ekonomi dan sosial yang tidak kecil. Namun, menurut Idris, ada tiga metode karantina wilayah yang bisa diterapkan untuk meminimalkan dampak tersebut.

Pertama, karantina wilayah dipilih pada kawasan-kawasan tertentu berdasarkan tingkat risiko potensi penyebaran virus corona, kepadatan penduduk, dan ketersediaan sumber daya pemerintah.

“Dengan memilih karantina wilayah pada kawasan-kawasan tertentu, maka aktivitas ekonomi Jakarta tidak akan lumpuh. Saya kira ini jalan tengah yang dapat diambil. Selain bisa mengurangi penyebaran kasus, dampak ekonomi yang ditimbulkan juga tidak terlalu berat,” tutur Idris.

Idris memberikan contoh, karantina wilayah bisa dilakukan di level kelurahan yang tingkat penyebaran kasusnya tinggi. “Karena unit pengamatannya yang kecil, akan lebih mudah bagi Pemprov DKI untuk melakukan pengawasan dan memenuhi kebutuhan warga yang dikarantina, seperti distribusi pangan dan obat-obatan,” kata Idris.

Kedua, agar karantina wilayah lebih efektif, perlu diikuti dengan memperluas karantina sektoral dengan cara membatasi jam operasional, atau bahkan jika perlu menutup pusat-pusat kerumunan massa untuk sementara waktu. Karantina sektoral sebenarnya sudah dilakukan pemprov dengan meliburkan sekolah, menutup tempat hiburan dan rekreasi, serta menunda kegiatan peribadatan di rumah ibadah.

Namun demikian, beberapa pusat keramaian seperti pasar masih cukup ramai, terutama di akhir pekan.

“Misalnya untuk pasar, bisa dengan membatasi operasional hanya sekian jam per hari atau hanya dibuka pada hari-hari tertentu, terutama pasar yang tidak menjual bahan makanan,” tandas Idris.

Bersamaan dengan itu, Idris menerangkan, Pemprov DKI perlu mendidik warga untuk mengubah pola berbelanja bahan pokok.

“Warga perlu dibiasakan untuk memiliki stok bahan makanan di rumah, sehingga tidak perlu belanja ke pasar atau warung setiap hari. Berikutnya, alihkan jual-beli bahan makanan ke warung-warung kecil di sekitar rumah warga. Dengan demikian, pergerakan warga menjadi lebih kecil dan mengurangi interaksi fisik dengan massa yang lebih besar,” jelasnya.

Ketiga, lanjut Idris, Pemprov DKI Jakarta bisa membatasi kerumunan warga di ruang publik. Saat ini belum ada aturan yang jelas, sehingga pelaksanaannya masih jauh dari ideal. Menurut dia, seharusnya ada ketentuan yang jelas tentang berapa jumlah maksimal orang boleh berkumpul di ruang publik.

"Di Jerman misalnya, hanya boleh maksimal 2 orang, terkecuali anggota keluarga. Juga perlu diatur berapa jumlah maksimal untuk acara berkumpul di dalam ruangan, misalnya pernikahan, seminar, atau hajatan. Dengan aturan yang jelas, maka warga dapat mengatur dirinya dan petugas di lapangan bisa ambil tindakan tegas,” tandas Idris.

Dengan ketiga metode tersebut, Idris berharap bisa menekan laju penyebaran virus secara lebih cepat dan terukur. Apalagi lebaran akan tiba dua bulan lagi.

“Saat ini Jakarta berada dalam situasi darurat. Karantina memang seperti pil yang pahit, namun mau tidak mau kota ini memerlukannya agar bisa segera sembuh,” pungkas Idris.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pengamat: Jangan Ada Tokoh Sesatkan Publik terkait Covid-19

Para patron ini harus merujuk pada satu informasi yang akurat yaitu yang berasal dari pemerintah.

NASIONAL | 26 Maret 2020

Pemkot dan Pemkab Tangerang Siap Gelar Rapid Test Corona

Pemkot dan Pemkab Tangerang sudah menerima alat rapid test dari Pemerintah Pusat.

NASIONAL | 26 Maret 2020

Peneliti Indonesia Diminta Membuat Vaksin Lokal untuk Covid-19.

Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Prof Amin Soebandrio mengatakan peneliti Indonesia harus bisa membuat vaksin lokal untuk pandemi Covid-19.

NASIONAL | 26 Maret 2020

Wapres Imbau Masyarakat Jangan Pulang Kampung dan Dukung Pemda Awasi Perbatasan

Pemerintah akan segera memutuskan soal kebijakan larangan terkait mudik Idul Fitri.

NASIONAL | 26 Maret 2020

67 Titik Area Publik di Kota Serang Disemprot Disinfektan

Area publik seperti terminal, pasar, masjid, jalur-jalur protokol, hingga pondok pesantren tempat banyak orang berkerumun.

NASIONAL | 26 Maret 2020

Jateng Kini Mampu Cek Virus Corona Sendiri

Dalam sehari, tempat itu bisa melakukan pengecekan hingga 40 sampel.

NASIONAL | 26 Maret 2020

Baznas Memulai Program Cash For Work dengan Melibatkan Ojol

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) berinisiatif memberdayakan masyarakat yang bekerja di sektor informal atau kelompok rentan, yang terdampak ekonominya akibat pandemik virus korona ata baru atau Covid-19 dalam program Cash for Work

NASIONAL | 26 Maret 2020

Kemdagri: Ada Enam Tugas RT dan RW Melawan Covid-19

Tugas atau peran pemerintahan kelurahan atau desa, RT-RW serta kader kesehatan dalam penangangan covid-19 meliputi beberapa hak.

NASIONAL | 26 Maret 2020

Kasus Covid-19 Bertambah 103, Total Menjadi 893 Orang

Hari ini, pasien positif Covid-19 bertambah 103 orang, sehingga total kasus di 27 provinsi sebanyak 893 orang.

NASIONAL | 26 Maret 2020

Cegah Corona, Pemerintah Diminta Batasi Migrasi Warga

Masifnya penyebaran virus Covid-19 tidak lepas dari kurangnya kesadaran masyarakat terhadap imbauan yang diserukan pemerintah.

NASIONAL | 26 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS