Tenaga Kesehatan Terpapar Corona Meninggal Dunia, Pemerintah Lakukan Tracing
INDEX

BISNIS-27 475.43 (1.56) | COMPOSITE 5239.25 (8.44) | DBX 942.586 (3.09) | I-GRADE 144.073 (0.48) | IDX30 452.114 (0.96) | IDX80 117.485 (0.01) | IDXBUMN20 304.584 (-1.03) | IDXG30 122.866 (0.56) | IDXHIDIV20 403.689 (1.47) | IDXQ30 132.106 (0.2) | IDXSMC-COM 215.133 (-0.89) | IDXSMC-LIQ 255.556 (-1.51) | IDXV30 109.857 (-1.2) | INFOBANK15 865.729 (4.79) | Investor33 393.055 (1.58) | ISSI 152.239 (-0.26) | JII 564.942 (-0.02) | JII70 190.105 (-0.16) | KOMPAS100 1059.8 (3.26) | LQ45 825.804 (1.41) | MBX 1459.88 (2.01) | MNC36 298.184 (1.34) | PEFINDO25 269.462 (-4.26) | SMInfra18 256.042 (-0.93) | SRI-KEHATI 333.768 (1.39) |

Tenaga Kesehatan Terpapar Corona Meninggal Dunia, Pemerintah Lakukan Tracing

Senin, 16 Maret 2020 | 21:36 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / Rully Satriadi

Jakarta, Beritasatu.com – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Corona Achmad Yurianto mengatakan ada tenaga kesehatan yang terpapar virus corona atau Covid-19 saat memberikan layanan kesehatan kepada pasien positif, dan  meninggal dunia.

"Ada tenaga kesehatan kita yang terpapar dan kemudian sampai meninggal kita prihatin juga," kata Achmad Yurianto di RSPI Prof Dr Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta, Senin (16/3/2020).

Saat ini, pemerintah sedang melakukan penelusuran kontak dari tenaga medis yang terinfeksi virus corona tersebut. Penulusuran kontak dilakukan untuk mengetahui penularan virus yang dialami tenaga kesehatan tersebut dari pasien atau di luar pasien.

"Kami tetap akan melakukan tracing apakah ini ketularan pasien pada saat dia bekerja atau mungkin ketularan di luar. Karena di beberapa kasus kita juga punya tenaga kesehatan yang tertular positif dan sudah sembuh, ternyata ketularannya di luar, bukan saat menjalankan profesinya sebagai tenaga kesehatan. Bisa saja itu terjadi,” jelas Achmad Yurianto.

Dengan adanya peristiwa ini, Achmad Yurianto mengharapkan para tenaga kesehatan atau medis yang bekerja di rumah sakit dapat menerapkan SOP perlindungan diri. Karena bekerja di rumah sakit itu memiliki risiko cukup tinggi.

“Memang bekeja di dunia kesehatan, apalagi di rumah sakit, khususnya di rumah sakit penyakit infeksi, harus disadari betul, bahwa risiko itu ada. Bukan berarti pasrah, tidak. Tetapi penerapan SOP perlindungan diri itu mutlak dilakukan,” tegasnya.

Karena itu, lanjutnya, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan sudah mengingatkan para tenaga medis yang bekerja di rumah sakit terkai perlindungan diri, dan mengupayakan pencegahan agar dirinya tidak tertular.

"Kami selalu mengingatkan kepada teman-teman yang bekerja di dalam dunia medis karena ini bukan ilmu baru. Semua pelajaran yang diberikan kepada tenaga kesehatan yang kontak pasien pelajaran pertama itu adalah perlindungan diri. Bagaimana mengupayakan pencegahan agar tidak tertular itu adalah pelajaran nomor satu, dan basis apalagi untuk rumah sakit yang sudah terakreditasi ini sudah menjadi standar," papar Achmad Yurianto.

Seperti diketahui, kasus positif corona di Indonesia per hari ini, Senin (16/3/2020), telah bertambah 17 kasus, sehingga total menjadi 134 kasus. Di antaranya, delapan pasien positif sudah sembuh, dan lima orang meninggal dunia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Antisipasi Corona, Publik Diimbau Tunda Kunjungan ke Masjid Istiqlal

Pengurus Masjid Istiqlal meminta kepada pihak yang ingin mengunjungi masjid terbesar di Asia Tenggara itu untuk menunda maksudnya hingga beberapa pekan ke depan

NASIONAL | 16 Maret 2020

Libur Sekolah Berarti Tetap Belajar di Rumah

Banyak sekolah yang mempergunakan teknologi digital dan media sosial untuk memberikan tugas kepada murid.

NASIONAL | 16 Maret 2020

Antisipasi Dampak Corona, Kemsos Percepat Pencairan PKH

Setiap tahun, Kemsos memberikan bantuan PKH diberikan empat tahap yakni bulan Januari, April, Juli dan Oktober.

NASIONAL | 16 Maret 2020

Pantau Ketersediaan Bahan Pokok, Satgas Pangan: Tak Ada Kelangkaan

Sejauh ini Satgas Pangan belum mendapat informasi perihal kelangkaan bahan pokok di berbagai wilayah Indonesia.

NASIONAL | 16 Maret 2020

Aplikasi Klassku Bimbing Anak Belajar Efektif di Rumah

Klassku hadir sebagai inovasi agar belajar di rumah tetap efektif dan asyik seperti di sekolah.

NASIONAL | 16 Maret 2020

Gubernur Sumut dan Plt Wali Kota Medan Masuk ODP Virus Corona

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bersama Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution masuk dalam kategori ODP virus corona atau Covid-19.

NASIONAL | 16 Maret 2020

Gelar Kongres, Prodem Ingatkan Pemerintah untuk Mengayomi Rakyat Kecil

Menurut Prodem, seharusnya pertumbuhan ekonomi harus berbanding lurus dengan kesejahteraan masyarakat.

NASIONAL | 16 Maret 2020

Jasa Marga Gandeng IPB Tanam 42 Pohon Langka di Rest Area Km 88 B Purbaleunyi

PT Jasa Marga bekerja sama dengan IPB menanam pohon langka dalam rangka HUT ke-42 di Rest Area Km 88B (arah Jakarta) Purbaleunyi.

NASIONAL | 16 Maret 2020

Antisipasi Puncak Corona di Lebaran, Pemerintah Siapkan 306 RS dan Stok Sembako

Pemerintah menyatakan sudah menyiapkan sekitar 306 rumah sakit baik swasta atau negeri, Polri dan BUMN untuk menangani pasien Covid-19.

NASIONAL | 16 Maret 2020

Dirjen PDT Kembangkan Pariwisata Digital di Rumah Budaya Sumba

Untuk meningkatkan potensi pariwisata desa, Dirjen PDT Samsul Widodo akan menerapkan teknologi informasi untuk Rumah Budaya Sumba.

NASIONAL | 16 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS