Peringati HPSN 2020, Unilever Indonesia Relaunching Program Bank Sampah
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

Peringati HPSN 2020, Unilever Indonesia Relaunching Program Bank Sampah

Minggu, 1 Maret 2020 | 19:59 WIB
Oleh : Yustinus Paat / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - PT Unilever Indonesia, Tbk. menyelenggarakan relaunching program Bank Sampah ‘Green and Clean’ dalam rangkaian roadshow di empat kota yaitu Makassar, Medan, Jakarta, dan Bali,, Minggu (1/3/2020). Relaunching program Bank Sampah ini merupakan bentuk komitmen jangka panjang PT Unilever Indonesia mengatasi permasalahan sampah.

Di tengah semangat peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2020, program Bank Sampah ini menjadi salah satu langkah nyata Unilever Indonesia dalam mendukung pemerintah Indonesia mewujudkan ‘Indonesia Bebas Polusi Plastik pada Tahun 2040’.

“Hingga saat ini, sampah, khususnya sampah plastik, masih menjadi masalah besar dunia, termasuk Indonesia. Kami berkomitmen untuk mengurangi keberadaan sampah melalui program Bank Sampah," ujar Head of Corporate Affair & Sustainability Unilever Indonesia, Nurdiana Darus di Taman Menteng, Jakarta, Minggu (1/3/2020).

Terhadap penanggulangan sampah plastik, kata Nurdiana, paling lambat pada tahun 2025, Unilever secara global berkomitmen mengurangi setengah dari penggunaan virgin plastic atau plastik baru. Caranya dengan cara mengurangi penggunaan kemasan plastik sebanyak lebih dari 100.000 ton, dan mempercepat penggunaan plastik daur ulang.

"Selain itu, Unilever juga terus membantu mengumpulkan dan memproses lebih banyak kemasan plastik daripada yang dijualnya," tandasnya.

Nurdiana menyampaikan di dalam agenda mewujudkan ‘Indonesia Bebas Polusi Plastik pada Tahun 2040’ yang disampaikan pada pertemuan World Economic Forum di Swiss bulan Januari 2020 lalu, pihak pemerintah mencanangkan salah satu target penting, yaitu menggandakan pengumpulan sampah plastik menjadi 80% pada tahun 2025.

Selain itu, di dalam Kebijakan dan Strategi Nasional (Jakstranas) juga pemerintah menargetkan pencapaian 30% pengurangan sampah, dan 70% penanganan sampah pada tahun 2025.

"Unilever Indonesia selaku pihak produsen secara aktif mendukung pencapaian target tersebut dengan mengembangkan beberapa jenis program untuk memaksimalkan pengumpulan sampah, dari mulai bank sampah berbasis komunitas, pengumpulan melalui jaringan di permukiman dan toko, hingga program kerja sama dengan pengepul," ungkapnya.

Menurut data Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, masyarakat Jakarta memproduksi sampah sebanyak 7.400 ton per hari. Mayoritas sampah tersebut berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA). Selain kapasitas penampungan di TPA kini semakin menipis, masih banyak masyarakat yang belum sadar untuk mengurangi, memanfaatkan kembali, ataupun mengolah kembali sampah mereka.

"Menyikapi masalah tersebut, tahapan pengumpulan sampah menjadi pilar yang sangat penting, terutama untuk menyokong konsep circular economy atau ekonomi sirkuler sebagai tema besar dari pengelolaan sampah di Indonesia," kata Nurdiana.

Seperti diketahui, ekonomi sirkuler tidak hanya berbicara soal nilai tambah pengelolaan sampah bagi kelestarian lingkungan, namun juga bagaimana upaya ini mampu menciptakan nilai tambah ekonomi baru, dan juga nilai tambah dari sisi sosial, termasuk pemberdayaan masyarakat.

Unilever Indonesia, kata Nurdiana, melihat potensi pengembangan bank sampah dalam menciptakan berbagai manfaat ekonomi, sosial maupun lingkungan masih sangat besar, sehingga konsep ini terus dipelajari dan dikembangkan sejak tahun 2008.

Keberhasilan dari program ini, tutur dia, terlihat dari semakin besarnya jumlah unit bank sampah, jumlah masyarakat yang terlibat, hingga sampah yang berhasil dikumpulkan dan dijual.

"Ke depannya, Unilever akan melanjutkan pengembangan program bank sampah di Indonesia, dengan berfokus pada pengembangan Bank Sampah Induk, Bank Sampah Sektoral, dan digitalisasi bank sampah," ujar Nurdiana.

Hingga saat ini, terdapat 3.859 bank sampah binaan Unilever di seluruh Indonesia yang telah membantu mengurangi 12.487 ton beban sampah ke TPA di tahun 2019. Di Jakarta secara khusus, hingga tahun 2019 Unilever Indonesia melalui program bank sampah telah membina sebanyak 513 bank sampah, melibatkan hampir 150.000 orang dalam mengumpulkan 1,657 ton sampah non-organik, sehingga berhasil mengumpulkan pendapatan hingga lebih dari Rp 2 miliar.

"Pencapaian ini salah satunya terwujud berkat kerja sama yang erat antara Unilever Indonesia dengan Yayasan Rumah Pelangi dalam mengembangkan program ini sejak tahun 2013," pungkas Nurdiana.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Mahfud: BNPT Telah Mendata Anak-anak WNI Eks ISIS

Anak-anak WNI eks ISIS yang berstatus yatim dan berusia dibawah 10 tahun, rencananya akan dipulangkan ke tanah air.

NASIONAL | 1 Maret 2020

PKB Minta Pemerintah Indonesia Berkontribusi Selesaikan Konflik Bernuansa Agama di India

Amandemen UU Kewerganegaraan di India melanggar resolusi Dewan HAM PBB 16/18.

NASIONAL | 1 Maret 2020

Kempupera Mulai Tata Trotoar dan Drainase di Labuan Bajo

Kempupera mulai tata trotoar Labuan Bajo

NASIONAL | 1 Maret 2020

BMKG: Maret Diprediksi Intensitas Hujan Menurun

Dalam kurun waktu dua hari mendatang, diprediksi intesitas hujan di Jakarta menurun.

NASIONAL | 1 Maret 2020

Arman Depari Jadi Anggota Dewan Kehormatan Sinergi Nawacita

BNN dan SNCI mempunyai pandangan yang sama bagaimana menyiapkan generasi masa depan bebas narkoba.

NASIONAL | 1 Maret 2020

Warga Korea di Solo Bunuh Diri karena Takut Virus Corona

Warga negara Korea =nekat bunuh diri karena ketakutan mengira dirinya terinfeksi virus corona. Setelah diperiksa, ternyata hasilnya negatif.

NASIONAL | 1 Maret 2020

BMKG: Hujan Lebat Berpotensi Terjadi Malam-Dini Hari

BMKG menyatakan, sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi dilanda hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat.

NASIONAL | 1 Maret 2020

Proyek KA Cepat Jakarta-Bandung Dihentikan Dua Pekan

Kementerian PUPR menilai pembangunan proyek kereta cepat ini kurang memperhatikan manajemen proyek.

NASIONAL | 1 Maret 2020

Longsor, Puluhan Desa di Sarolangun Jambi Terisolir

Material longsor yang menimbun badan jalan di beberapa lokasi membuat ruas jalan Sarolangun–Batangasai belum bisa dilalui kendaraan.

NASIONAL | 1 Maret 2020

Negatif Virus Corona, TKA di Bengkulu Tetap Dipantau Dinkes

Dinas Kesehatan (Dinkes) Bengkulu terus mengawasi seorang pasien suspect virus corona yang sempat menjalani observasi di RSUD M Yunus.

NASIONAL | 1 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS