Ketua Baleg Sebut Omnibus Law Bisa Cepat Selesai dengan Syarat Ini
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Ketua Baleg Sebut Omnibus Law Bisa Cepat Selesai dengan Syarat Ini

Rabu, 19 Februari 2020 | 12:29 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR, Supratman Andi Agtas, menyatakan bahwa omnibus law, RUU Perpajakan dan RUU Cipta Kerja, bisa diselesaikan dengan cepat asal fraksi-fraksi bisa sepakat dengan subtansinya.

Presiden Joko Widodo sendiri pernah meminta agar kedua RUU itu bisa selesai pembahasannya di DPR dalam waktu 100 hari. Namun, banyak yang tak yakin bahwa keinginan itu bisa terpenuhi. Namun, Supratman mengatakan lama tidaknya pembahasan RUU sangat tergantung dengan sikap fraksi-fraksi di DPR.

"Jangankan 100 hari, 10 hari bisa selesai kalau seluruh fraksi sepakat pada subtansinya," kata Supratman, Rabu (19/2/2020).

Masalahnya, tak ada yang bisa berandai-andai bahwa sikap 9 fraksi yang ada di DPR bisa seragam dan semua mendukung kedua legislasi tersebut. Apalagi, media massa menyajikan berbagai macam pandangan publik, khususnya penolakan dari kalangan buruh untuk RUU Cipta Kerja.

Seandainya Baleg diserahi tanggung jawab membahas RUU itu, Politikus Gerindra itu menilai bahwa kuncinya adalah dengan melibatkan buruh untuk menyampaikan suaranya. Bukan hanya buruh, pemerintah daerah juga akan dilibatkan karena terkena dampak isi aturan dimaksud.

"Intinya bagaimana supaya RUU Cipta Kerja ini bisa betul-betul dalam rangka menumbuhkan cipta lapangan kerja yang akhirnya bisa memberikan dampak yang positif bagi masyarakat," kata Supratman.

Masalah lainnya, hingga saat ini belum dilaksanakan rapat Badan Musyawarah (Bamus) untuk membahas masukan draf kedua RUU dari pemerintah. Nantinya, di rapat itulah akan diputuskan apakah RUU itu akan dibahas lebih lanjut di Baleg, atau dibahas hanya di satu komisi DPR, atau melibatkan sejumlah komisi dengan pembentukan Panitia Khusus (Pansus).

Menurutnya, lebih baik semua pihak sabar dulu menunggu rapat Bamus untuk dilanjutkan penyerahan naskah akademik serta draf RUU ke masing-masing fraksi.

"Karena nanti kan kapan akan dibahas tergantung fraksi. Fraksi-fraksi itu yang juga akan menyerahkan nama anggotanya ke alat kelengkapan dewan yang ditugaskan membahas draf RUU," katanya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

SMSI dan LPDS Sepakat Kerja Sama Jaga Kualitas Media Siber

Kerja sama LPDS-SMSI akan dilakukan khusus di bidang pendidikan dan pelatihan jurnalistik dalam platform media siber.

NASIONAL | 19 Februari 2020

Satu Tewas dalam Baku Tembak di Intan Jaya, Papua

Tim pasukan gabungan TNI dan Polri terlibat baku tembak dengan KSB di Intan Jaya, Papua.

NASIONAL | 19 Februari 2020

1 dari 3 Anak Merokok, Sekolah dan Orangtua Tingkatkan Pengawasan

Kebiasaan orangtua merokok di rumah dan guru di sekolah mendorong anak untuk merokok setiap hari.

NASIONAL | 19 Februari 2020

Tiga Tersangka Sunda Empire Tidak Alami Gangguan Jiwa

Penyidikan terhadap ketiga tersangka Sunda Empire akan terus dilanjutkan karena mereka tidak alami gangguan jiwa dan dalam kondisi kejiwaan yang normal.

NASIONAL | 19 Februari 2020

Akademisi dan Pelaku Usaha Nilai Perlunya Omnibus Law UMKM

Omnibus Law untuk UMKM diperlukan karena banyak peraturan yang memang menghambat, khususnya untuk para pelaku UMKM.

NASIONAL | 19 Februari 2020

Hari Raya Galungan, Warga Bali Diimbau Tak Pasang Penjor Dekat Jaringan Listrik

Momentum perayaan hari raya suci Galungan dan Kuningan menjadi perhatian PLN Unit Induk Distribusi Bali.

NASIONAL | 19 Februari 2020

Kejagung Periksa 15 Pemilik Rekening Saham Kasus Jiwasraya

Penyidik Kejagung juga melakukan pemeriksaan terhadap 12 orang saksi terkait dugaan perkara tindak pidana korupsi PT. Asuransi Jiwasraya (AJS).

NASIONAL | 19 Februari 2020

Soal RUU Ciptaker, Mahfud MD: Kalau Ada Protes Sampaikan ke DPR

Dikatakan Mahfud MD, protes RUU Ciptaker seperti itu memang seharusnya dilakukan karena masih dalam tahap RUU dan harus disampaikan ke DPR.

NASIONAL | 19 Februari 2020

Rakornis Deputi, Lima Program Prioritas Menpora Jadi Landasan

Apabila tidak sesuai dengan lima program prioritas Menpora Zainudin Amali, rencana kegiatan tersebut akan dicoret.

NASIONAL | 19 Februari 2020

Menpora Tak Ragukan Kesiapan IJBA Gelar Kejuaraan Dunia Jetski

Kaya akan prestasi, kesiapan IJBA dalam menggelar kejuaraan dunia jetski pada Juni mendatang sudah tidak diragukan lagi.

NASIONAL | 18 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS