RUU Cipta Kerja Akan Dongkrak Kualitas Tenaga Kerja Indonesia
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

RUU Cipta Kerja Akan Dongkrak Kualitas Tenaga Kerja Indonesia

Senin, 3 Agustus 2020 | 14:17 WIB
Oleh : Yustinus Paat / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara, Gunawan Benjamin menyatakan RUU Cipta Keja akan memperbaiki iklim investasi Indonesia yang menurun akibat berbagai hal, salah satunya pandemi Covid-19. Dia mengatakan RUU Cipta Kerja akan membuat investor mendapat kepastian hukum saat berinvestasi di Indonesia.

"Investor itu berharap ada kepastian hukum, ada regulasi yang baik. Ada kesempatan untuk berbisnis tapi tidak dilindungi UU? Ini yang sebenarnya diminta oleh investor. Sehingga kalau kita tidak memberikan semacam kepastian dalam bentuk UU, saya khawatirkan investor juga takut datang ke Indonesia," ujar Benjamin saat dihubungi, Senin (3/8/2020).

Benjamin menilai investasi bukan hal yang negatif. Dia mengatakan investasi dapat menciptakan lapangan kerja dan membuat Indonesia menjadi negara yang dapat bersaing dengan negara lain.

Tak hanya itu, dia menuturkan investasi akan membuat kualitas tenaga kerja di dalam negeri mengalami peningkatan dan mampu bersaing dengan tenaga kerja dari negara lain.

"Kita punya pesaing yang sangat berat. Mungkin kalau kita bicara Vietnam, Malaysia, Singapura itu sebenarnya adalah negara-negara yang menjadi pesaing kita untuk membuka diri untuk investor datang ke negara kita," ujar Benjamin

"Jadi memang secara umum RUU Cipta Kerja ini kita harapkan bisa menjadi jembatan agar investor bisa masuk ke Indonesia," ujarnya.

Benjamin juga mengatakan RUU Cipta Kerja akan merubah budaya kerja tenaga kerja di Indonesia menjadi lebih produktif. Sebab, dia menilai produktivitas tenaga kerja Indonesia masih kalah dengan negara tetangga, misalnya Vietnam.

"Kita memang harus berubah budayanya. Tidak bisa seperti yang seperti sekarang ini. Tidak bisa hanya mengharapkan dengan regulasi yang ada yang kita jalani sekarang," ujar Benjamin.

Benjamin menambahkan salah satu bentuk perubahan budaya kerja yang mungkin bisa dilakukan adalah merubah budaya jam kerja. Dia menilai banyak negara maju tidak mengedepankan jam kerja dalam menggaji pekerjanya, melainkan apa yang bisa dihasilkan pekerja selama bekerja.

"Jadi jangan sampai kita menggunakan template yang lama sehingga kita tertutup untuk investor masuk, sehingga investasi tidak jalan. penggangguran tinggi, kemiskinan tak bisa dientaskan. Itu jebakannya yang perlu diwaspadai," ujarnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Daya Beli Lemah, Juli 2020 Terjadi Deflasi 0,10%

Kelompok pengeluaran yang memberikan andil atau sumbangan deflasi, yaitu kelompok makanan, minuman, tembakau dan transportasi.

EKONOMI | 3 Agustus 2020

Bursa Asia Berbalik Menguat Ditopang Data Tiongkok

Bursa Asia cenderung menguat menjelang akhir perdagangan Senin (3/8/2020) ditopang pemulihan sektor manufaktur Tiongkok.

EKONOMI | 3 Agustus 2020

Semester I-2020, BTN Kantongi Laba Bersih Rp 768 Miliar

Laba bersih BTN ditopang oleh perolehan pendapatan bunga bersih semester 1-2020 sebesar Rp 4,43 triliun.

EKONOMI | 3 Agustus 2020

Tim Tripartit Tuntas Bahas RUU Cipta Kerja

Tim Tripartit telah selesaikan bahas RUU Cipta Kerja.

EKONOMI | 3 Agustus 2020

Kurs Rupiah Terdepresiasi ke Rp 14.625

Kurs rupiah berada di level Rp 14.625 per dolar AS atau terdepresiasi 25 poin (0,17 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.600.

EKONOMI | 3 Agustus 2020

400 Saham Melemah, IHSG Terjungkal 2,6%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 2,57 persen ke kisaran 5.017,36 pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Senin (3/8/2020).

EKONOMI | 3 Agustus 2020

TelkomGroup Salurkan Lebih dari 1.000 Hewan Kurban di Seluruh Indonesia

Menyambut Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah yang jatuh pada 31 Juli 2020, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bekerjasama dengan Majelis Ta'lim

EKONOMI | 3 Agustus 2020

BPS Catat Deflasi Juli Sebesar 0,1%

Badan Pusat Statistik mencatat pada Juli 2020 terjadi deflasi sebesar 0,10 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 104,95.

EKONOMI | 3 Agustus 2020

Semester I, Laba Emiten Kapal Tanker BULL Naik 3,3 Kali Lipat

Pendapatan usaha sebesar US$ 98 juta di semester pertama 2020 atau naik 2 kali lipat dari US$ 48,8 juta di semester pertama 2019.

EKONOMI | 3 Agustus 2020

Kempupera Bangun Rusun Mahasiswa ITP Senilai Rp 12,49 Miliar

Kempupera terus dorong pembangunan rusun mahasiswa.

EKONOMI | 3 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS