Logo BeritaSatu

Setuju UU IKN, Demokrat Beri Catatan

Selasa, 18 Januari 2022 | 14:38 WIB
Oleh : Yustinus Paat / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Fraksi Partai Demokrat (FPD) menegaskan, pihaknya sepakat dengan UU Ibu Kota Negara (IKN) yang sudah disahkan. Meskipun, demikian, Partai Demokrat tetap memberikan sejumlah catatan kritis.

“Kami Fraksi Partai Demokrat ingin menegeaskan kembali tetap konsisten bersepakat untuk menerima RUU IKN menjadi undang-undang. Namun demikian kami ingin menegaskan kembali beberapa catatan,” ujar Anggota Fraksi Partai Demokrat Suhardi Duka dalam Rapat Paripurna, di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (18/1/2022).

Pertama, kata Suhardi, pemindahan Ibu Kota bukanlah pemindahan ruang kerja, tetapi pemidahan ruang kehidupan banyak orang. Karena itu, kata dia, perlu menjadi perhatian dan prioritas tentang ruang pendidikan, transportasi, fasilitas rumah sakit dan fasilitas sosial lainnya termasuk pembuangan limbah dan sampah.

Selain itu, kata Suhardi, sekitar 2.058 hektare kawasan hutan di lokasi IKN baru akan berubah fungsi menjadi kawasan pemukiman. Karena itu, tutur dia, perlu melakukan pembangunan yang berorientasi pada lingkungan.

“Jangan sampai 2.058 hektare kawasan hutan yang di dalamnya ada potensi kayu, tambang, dan lain sebagainya menjadi rebutan para pihak, justru akan merusak lingkungan. Dengan demikian, maka pemerintah harus berhati-hati sekaligus melakukan perencanaan yang matang untuk kesemuanya bisa menjadi kepentingan bangsa dan negara, bukan kepentingan orang per orang,” ungkap Suhardi.

Sebelumya, Anggota Pansus dari Fraksi Partai Demokrat Muslim membeberkan catatan mini partainya dalam Raker Pansus dan pemerintah Selasa (18/1/2022) dini hari. Muslim menegaskan bahwa pemidahan Ibu Kota Negara bukan hanya milik Pemerintah, DPR dan DPD saja, tetapi milik seluruh rakyat Indonesia. Karena itulah, proses ini tidak cukup hanya dengan membuat undang-undang, namun harus dipahami sebagai proses teknokratis dan politis sebagai agenda bersama seluruh komponen bangsa.

"Karena itulah, kami memberikan sejumlah catatan kritis. Misalnya, soal waktu. Kami memandang, tidak perlu terburu-buru. Sempurnakan konsep dan persiapannya, mencakup seluruh aspek pemindahan IKN, termasuk perbaikan rencana induk yang menjadi acuan proyek prioritas nasional ini secara lebih serius,"kata Muslim.

Catatan berikutnya, terkait lingkungan. Menurut dia, pemindahan ini berkonsekuensi pada kemungkinan pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang terus menerus dan praktis akan mempengaruhi fungsi ekologis jangka panjang. "Pengelolaan lingkungan hidup berkelanjutan (environmental sustainable development) perlu dilakukan dengan melibatkan kearifan lokal masyarakat setempat/ adat melalui pengakuan hak-hak konstitusionalnya yang sebaiknya tercantum dalam RUU ini, pelestarian lingkungan, mitigasi bencana, dan pola konsumsi ramah lingkungan,"tambah Muslim.

FPD juga menilai, kajian terkait keamanan dan pertahanan belum dilakukan secara komprehensif. Padahal, ancaman keamanan dan pertahanan terhadap IKN tidak bisa dianggap enteng. Hal ini perlu mendapat perhatian dan diantisipasi. Karena dilihat dari posisi IKN di alur laut kepulauan Indonesia (ALKI) II dan choke point atau titik sempit dunia; maka IKN akan mudah diserang dari arah utara.

Lokasi IKN juga mendekati Flight Information Region (FIR) milik negara tetangga, seperti Malaysia, dan Filipina serta dikelilingi oleh aliansi-aliansi pertahanan, seperti FPDA The Five Power Defence Arrangements Malaysia, Aliansi AUKUS (Australia, UK, USA), dan terdampak dari One Belt One Road atau OBOR BRI Tiongkok. "Ini semua berpotensi menjadi pintu baru ancaman pertahanan dan gangguan keamanan IKN,” imbuhnya.

FPD juga mengingatkan, pelibatan banyak pihak asing dalam blue print pembangunan IKN nantinya juga perlu diantisipasi. Karena berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap keamanan dan pertahanan IKN ke depan. Tak kalah penting, masalah pendanaan. FPD meminta pemerintah mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh kondisi fiskal dan kemampuan APBN. Sebagai proyek prioritas strategis nasional, pemindahan IKN membutuhkan sumber daya pembiayaan anggaran yang besar.

Dalam perencanaannya, anggaran pemindahan dan pembangunan IKN senilai Rp 466,98 triliun yang sebagian besar akan menggunakan pembiayaan APBN dan sisanya dibiayai melalui skema KPBU dan swasta. "Dilihat dari besarannya, beban APBN dalam proyek ini sangat tidak rasional apalagi jika dilihat dalam kurun waktu kurang lebih dua tahun ke depan, terlebih dalam kondisi perekonomian nasional yang kurang mendukung dan masih terdampak pandemi Covid-19. Nilai tersebut tentu memberikan tambahan tekanan pembiayaan APBN ke depannya," kata Muslim.

Dalam hal ini pula, FPD meminta pemerintah menentukan skala prioritas terkait pengelolaan keuangan negara. Apalagi per akhir Desember 2021, utang pemerintah sudah menembus Rp 6.908,87 triliun dan penerimaan negara dari sektor pajak yang diukur dari tax ratio-nya justru semakin menurun.

“Jangan lupa pula masalah psikologi-sosialnya. Pemerintah perlu mengkaji dan mencermati, sejauh mana manfaat langsung yang dapat dirasakan masyarakat sebagai bagian dari opportunity IKN baru. Jangan sampai pembangunan IKN baru tidak berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” papar Muslim.

Terakhir, FPD mengingatkan agar proses pembangunan IKN baru mengedepankan prinsip akuntabilitas dan transparansi yang sesuai dengan prosedur dan dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini dimaksudkan agar pembangunan IKN baru dapat berjalan dan kemudian digunakan sesuai fungsinya.

“Jangan sampai pembangunan yang dipaksakan kemudian malah membuat pembangunan IKN terbengkalai, tidak sesuai dengan rencana, dan gagal, karena akan ada konsekuensi cost ekonomi dan sosial yang sangat mahal,” kata Muslim.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Panitia: Iklan Bir di Formula E Jakarta Sponsor Global FEO

Panitia penyelenggara Formula E Jakarta menyebut iklan bir pada ajang balap mobil listrik di Ancol itu merupakan sponsor global Formula E Operation (FEO).

NEWS | 26 Mei 2022

Hepatitis Akut Dapat Dicegah, Waspadai Gejala Awal Ini

Penyakit hepatitis akut yang juga sudah menyebar ke Indonesia hingga kini memang masih belum diketahui penyebabnya.

NEWS | 26 Mei 2022

Flash Coffee Suarakan Manfaat Cloud Computing bagi Kemajuan Usaha

Flash Coffee suarakan manfaat cloud computing bagi kemajuan usaha seiring mendapatkan segudang manfaat

NEWS | 26 Mei 2022

Data Kasus Positif dan Kematian Covid-19 di Jakarta sampai 26 Mei 2022

Data pergerakan kasus positif dan kematian harian Covid-19 di Jakarta sampai 26 Mei 2022.

NEWS | 26 Mei 2022

Satgas: Pekan Depan Harga Migor di Bogor Sesuai HET

Satgas Pengawasan Harga Minyak Goreng Kota Bogor menargetkan harga minyak goreng (migor) di pasaran di Kota Bogor akan sesuai HET pada pekan depan

NEWS | 26 Mei 2022

Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 26 Mei 2022

Infografik penerima vaksin Covid-19 sampai 26 Mei 2022.

NEWS | 26 Mei 2022

Sahroni: Tiket Termurah Formula E Terjual 45 Persen

Panitia Formula E Jakarta menyebutkan, hingga saat ini penjualan tiket termurah yakni Ancol Festival dan Circuit Festival mencapai 45 persen.

NEWS | 26 Mei 2022

Hadapi Cacar Monyet, Inggris Beli 20.000 Dosis Vaksin

Menghadapi cacar monyet, Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) mengatakan, telah membeli lebih dari 20.000 dosis vaksin.

NEWS | 26 Mei 2022

Data Kasus Aktif Covid-19 sampai 26 Mei 2022

Infografik kasus aktif Covid-19 sampai 26 Mei 2022.

NEWS | 26 Mei 2022

Data Prevalensi Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi pada 26 Mei 2022

Infografik prevalensi tertinggi Covid-19 tingkat provinsi pada 26 Mei 2022.

NEWS | 26 Mei 2022


TAG POPULER

# Adik Jokowi Menikah


# Yeremia Rambitan


# Joe Biden


# Alex Noerdin


# KRL


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Panitia: Iklan Bir di Formula E Jakarta Sponsor Global FEO

Panitia: Iklan Bir di Formula E Jakarta Sponsor Global FEO

NEWS | 14 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings