Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Qodari: Cawapres Berpengaruh Tentukan Kemenangan

Selasa, 7 Desember 2021 | 17:42 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia telah merilis hasil survei peta elektoral terkini calon presiden dan wakil presiden 2024 mendatang. Hasil survei menunjukkan dari sejumlah nama besar yang disurvei belum ada kandidat calon presiden yang memiliki elektabilitas dominan guna memenangkan pertarungan.

Menanggapi hasil temuan survei tersebut, Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari menyampaikan bahwa survei dari Indikator ini dianggap penting dan menarik karena ada faktor penentu kemenangan dari calon presiden yaitu sosok dari calon wakil presiden.

“Jika mencermati hasil survei, hasilnya sangat menarik yaitu ada the power of cawapres, karena ternyata cawapres penentu kemenangan, ada cawapres yang bisa menaikkan suara capres nya, pasangannya, ada juga yang bisa menurunkan contoh yang bisa menaikkan itu adalah Erick Thohir dan Sandiaga Uno,” ujar M Qodari melalui keterangan, Selasa (7/12/2021).

Menurut Qodari, pertarungan di Pilpres 2024 akan semakin ketat dan kompetitif mengingat selisih diantara kandidat sangat ketat dan tipis. “Maka ke depan yang akan menentukan kemenangan adalah pengaruh dari calon wakil presidennya.” Papar Qodari

Hal menarik lainnya dari hasil survei tersebut, lanjut Qodari bahwa posisi cawapres juga ternyata ada kelasnya. Qodari kemudian membagi tiga kelas cawapres berdasarkan perolehan elektabilitasnya, yakni; papan atas dengan peroleh 10% ke atas, papan tengah sekitar 5-10% dan papan bawah kurang dari 5%.

Jika melihat hasil survei, maka posisi cawapres papan atas yaitu Sandiaga Uno 30,6%, Ridwan Kamil 13,2% dan Erick Thohir 10,2%. Selanjutnya, papan tengah Agus Harimurti Yudhoyono 9,3% dan Khofifah Indar Parawansa 6.0%. Kemudian papan bawah, Puan Maharani 4.4%, Airlangga Hartarto 3,8%.

“Jadi kalau melihat simulasi yang ada, posisi cawapres dari kelas papan atas yang dapat menambah perolehan suara pasangannya,” urai Qodari

Dengan begitu, kata Qodari peta konstelasi bisa berubah karena melihat posisi cawapres ikut menyumbang suara.

“Jadi dengan survei ini bahwa ternyata posisi cawapres itu menentukan capres menjadi turun itu ketika berpasangan dengan cawapres papan bawah dan yang naik adalah nama-nama yang berpasangan cawapres papan atas,” beber Qodari.

Qodari menambahkan, dari data survei yang ada menunjukkan bahwa nama Sandiaga Uno, Ridwan Kamil dan Erick Thohir masuk papan atas jajaran cawapres 2024 dan berpotensi membantu dongkrak suara pasangannya.

Disebutkan dalam survei dengan simulasi 3 nama, Prabowo Subianto memiliki elektabilitas 35,5%, Ganjar Pranowo 30% dan Anies Baswedan 23,7%.

Namun, jika dilakukan simulasi dengan pasangan cawapres konstelasi berubah. Suara pasangan kandidat ada yang mengalami kenaikan bahkan ada yang turun. Seperti Prabowo Subianto - Puan Maharani turun signifikan 6-8% dari 35,5% menjadi 29,6% dan 28,1%, Ganjar Pranowo – Airlangga Hartarto turun sekitar 2,8% dari 30% jadi 28,8% sedangkan Anies Baswedan – Erick Thohir naik sekitar 4,5% dari 23,7% jadi 28,2%.

“Ada cawapres yang bisa menaikkan suara capres-nya, pasangannya ada juga yang bisa menurunkan contoh yang bisa menaikkan itu adalah Erick Thohir,” ucapnya.

Lanjut Qodari, dari simulasi tiga pasangan di atas posisi cawapres di papan bawah berpotensi menggerogoti elektabilitas pasangannya.

“Simulasi lainya dengan tiga nama pasangan capres cawapres, Anies Baswedan–Sandiaga Uno naik 2,6% mencapai 30,8%, Ganjar Pranowo–Erick Thohir juga naik 1,1% menjadi 31,1% sementara pasangan Prabowo Subianto–Puan Maharani tetap turun 8% menjadi 28,1%," ulasnya.

Melihat data survei diatas, Qodari menyatakan elektabilitas Prabowo Subianto yang tadinya tinggi, begitu dipasangkan dengan Ketua DPR, Puan Maharani malah menjadi turun.

Qodari kemudian memprediksi, hasil survei ini bukan hanya dapat mengubah konstelasi perolehan suara saja, juga lebih lanjut dapat mempengaruhi skema koalisi yang selama ini sudah dibangun.

“Dengan survei Indikator ini jangan-jangan Pak Prabowo ini enggak jadi berpasangan ini dengan Puan, bubar ini poros PDIP-Gerindra bisa enggak jadi, atau pilihan rasionalnya Prabowo kembali memilih Sandi sebagai wakilnya,” paparnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Survei: Hadapi Pandemi dengan Baik, Airlangga dan Golkar Berpeluang di 2024

Peran Airlangga Hartarto dalam menangani pandemi Covid-19 dengan baik membuatnya serta Partai Golkar berpeluang pada Pemilu serta Pilpres 2024 mendatang.

POLITIK | 20 Januari 2022

Komisi III DPR: Anggaran BNN ke Depan hingga Rp 5 Triliun

Komisi III DPR meminta Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk mengusulkan anggaran hingga Rp 5 triliun

POLITIK | 20 Januari 2022

Pelaksanaan Pemilu 2024, KPU Usul 14 Februari

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengusulkan agar pemungutan suara di Pemilu 2024 diselenggarakan pada 14 Februari 2024

POLITIK | 20 Januari 2022

Usul Alternatif Jadwal Pemilu 2024, KPU: 14 Februari

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengusulkan agar Pemilu 2024 digelar pada 14 Februari.

POLITIK | 20 Januari 2022

KSP: Pemerintah Pastikan Pasokan Minyak Goreng Cukup Hingga 6 Bulan

Pasokan minyak goreng aman dan mencukupi kebutuhan rakyat hingga enam bulan ke depan.

POLITIK | 20 Januari 2022

Arteria Dahlan Pasrah Terima Sanksi dari PDIP

Arteria Dahlan mengaku pasrah menerima sanksi dari PDIP.

POLITIK | 20 Januari 2022

Soal Bahasa Sunda, PDIP Akhirnya Beri Sanksi kepada Arteria Dahlan

DPP PDIP memberikan sanksi peringatan kepada anggota Fraksi PDIP DPR Arteria Dahlan atas pernyataannya tentang bahasa Sunda.

POLITIK | 20 Januari 2022

Laskar Ganjar-Puan Berikan Manfaat Bagi Masyarakat

LGP hadir guna memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

POLITIK | 20 Januari 2022

Saan Imbau Arteria Minta Maaf Soal Ganti Kajati Berbahasa Sunda

Ketua DPW NasDem Jawa Barat Saan Mustopa menilai Arteria Dahlan harus meminta maaf soal ucapannya tentang ganti Kajati berbahasa Sunda.

POLITIK | 19 Januari 2022

Soal Ganti Kajati Berbahasa Sunda, Arteria Persilakan Ridwan Kamil Lapor MKD

Anggota DPR dari Fraksi PDIP Arteria Dahlan mempersilakan Gubernur Jabar Ridwan Kamil melaporkannya ke MKD DPR terkait pernyataan ganti Kajati berbahasa Sunda.

POLITIK | 19 Januari 2022


TAG POPULER

# Arteria Dahlan


# Rahmat Effendi


# IBL


# Gaga Muhammad


# Kereta Peluru



TERKINI
Gandeng Pegadaian, BRI Tingkatkan Layanan Digital Perbankan

Gandeng Pegadaian, BRI Tingkatkan Layanan Digital Perbankan

EKONOMI | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings